By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Friday, 13 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Kegagalan Sistem Negara: Luhut Bicara Data, Rakyat Bicara Kenyataan
Pemerintah

Kegagalan Sistem Negara: Luhut Bicara Data, Rakyat Bicara Kenyataan

Diajeng Maharani
Last updated: December 29, 2025 12:52 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Pernyataan pemerintah yang kerap menekankan keberhasilan berbasis data kembali menuai kritik publik. Saat pejabat menyampaikan grafik, angka pertumbuhan, dan klaim stabilitas, banyak warga justru masih bergulat dengan harga kebutuhan pokok yang naik, ruang hidup yang menyempit, serta akses layanan dasar yang timpang. Jurang antara data resmi dan kenyataan sosial kian terasa. Hal ini menunjukkan kegagalan negara untuk mensejahterakan rakyat.

Situasi ini memperlihatkan masalah mendasar dalam cara negara membaca kondisi rakyat: terlalu percaya pada angka, terlalu sedikit mendengar pengalaman hidup warga.

Narasi Data Versus Realitas Lapangan

Dalam berbagai kesempatan, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kerap menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah telah berbasis big data dan analisis objektif. Namun di lapangan, masyarakat di wilayah tambang, kawasan industri, hingga daerah terdampak proyek strategis nasional masih menghadapi penggusuran, kerusakan lingkungan, dan menurunnya kualitas hidup.

Ketika keluhan warga disanggah dengan data makro, negara terlihat lebih sibuk membela angka ketimbang menyelesaikan persoalan nyata.

Data Menjadi Tameng Kekuasaan

Penggunaan data yang tidak disertai keterbukaan metodologi dan verifikasi lapangan berpotensi menjadikan teknologi sebagai tameng kekuasaan. Data dipakai untuk menutup kritik, bukan untuk memperbaiki kebijakan.

Dalam kondisi ini, rakyat tidak lagi diposisikan sebagai subjek pembangunan, melainkan sebagai objek statistik yang bisa diabaikan jika tidak sesuai narasi resmi.

You Might Also Like

Desa Wisata Diandalkan Ekonomi, Partai X: Jalan dan Akses Belum Selesai, Sudah Diharap Jadi Sumber Pemasukan!
Cak Nun: Pemerintah Kacau, Rakyat Berontak, Saatnya Dewan Negara Dibentuk!
Open Government Dikaji, Partai X: Transparansi Jangan Hanya Jadi Slogan
Keadilan Sosial Tidak Terjadi Sendiri, Harus Diperjuangkan Rakyat

Ketika pengalaman hidup rakyat terus-menerus dibantah oleh klaim data pemerintah, yang tumbuh adalah krisis kepercayaan. Rakyat merasa tidak didengar, sementara negara terlihat jauh dan defensif.

Kebijakan yang lahir dari pembacaan data tanpa empati akhirnya kehilangan legitimasi sosial.

Tanggapan Rinto Setiyawan: Negara Tidak Hidup di Tabel Excel

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menegaskan bahwa negara tidak boleh terjebak dalam logika teknokratis yang mengabaikan realitas rakyat.

“Tugas negara itu tiga dan tidak bisa ditawar: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Ketiganya tidak bisa dijalankan hanya dengan data jika kenyataan hidup rakyat diabaikan,” tegas Rinto.

Menurutnya, data seharusnya membantu negara memahami penderitaan rakyat, bukan menafikannya.

Rinto menambahkan, pemimpin negara harus berani keluar dari ruang rapat dan dashboard digital untuk melihat langsung dampak kebijakan. Tanpa itu, kebijakan hanya akan terlihat baik di laporan, tetapi buruk di kehidupan nyata.

Negara yang kuat adalah negara yang berani dikoreksi oleh kenyataan.

Solusi dan Rekomendasi

Untuk menjembatani jurang antara data dan realitas, Partai X mendorong:

  • Audit kebijakan berbasis dampak nyata di lapangan, bukan hanya indikator makro
  • Keterbukaan data dan metodologi pengambilan keputusan publik
  • Pelibatan warga terdampak dalam evaluasi kebijakan strategis
  • Penghentian penggunaan data sebagai alat pembungkam kritik
  • Penguatan fungsi negara sebagai pelindung dan pelayan rakyat, bukan pembela narasi

Partai X menegaskan, data penting, tetapi kenyataan rakyat jauh lebih penting. Negara tidak boleh kalah oleh grafik ketika rakyat sedang kalah oleh keadaan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article IWPI: Target Pajak 2025 Terancam Gagal, Sistem Tekan Rakyat Tak Pernah Bangun Kepatuhan
Next Article Kegagalan Negara Sibuk Mengatur Kekuasaan, Rakyat Dibiarkan Mengurus Nasibnya Sendiri

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Ekonomi

Belanda Ambil Rp504 Kuadriliun dari Indonesia, Partai X: Hentikan Nostalgia, Tegakkan Keadilan Ekonomi Hari Ini!

June 12, 2025
Sinau Kebangsaan" Surabaya Hadirkan Empat Pilar Negara, dari Sultan Ternate hingga Jenderal (Purn) Fachrul Razi
Pemerintah

Sinau Kebangsaan” Surabaya Hadirkan Empat Pilar Negara, dari Sultan Ternate hingga Jenderal (Purn) Fachrul Razi

November 11, 2025
Pemerintah

Kisah Sri Mulyani Dituduh Terlibat Dalam Pemakzulan Gus Dur

December 1, 2025
Angka Resmi Indah, Realitas Pahit: Pertumbuhan Ekonomi Semu dan Beban Rakyat
Ekonomi

Angka Resmi Indah, Realitas Pahit: Pertumbuhan Ekonomi Semu dan Beban Rakyat

January 8, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.