By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 5 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Wicked Problem atau Krisis yang Diabaikan?
Pemerintah

Wicked Problem atau Krisis yang Diabaikan?

Diajeng Maharani
Last updated: February 4, 2026 1:26 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Istilah wicked problem sering digunakan untuk menggambarkan masalah besar yang dihadapi bangsa ini, seperti korupsi dan ketimpangan sosial. Masalah-masalah ini sering dianggap terlalu kompleks untuk dipecahkan. Namun, apakah ini benar-benar wicked problem yang tak terpecahkan, atau sebenarnya kita sedang menghadapi krisis yang diabaikan? Ketidakmampuan negara untuk mengatasi masalah besar semakin terlihat jelas, dan ini menjadi alasan untuk mengabaikan perubahan yang dibutuhkan.

Wicked Problem: Apakah Itu Alibi? 

Wicked problem menggambarkan masalah yang sulit dipecahkan karena kompleksitasnya yang tinggi. Namun, sering kali istilah ini digunakan sebagai alibi. Daripada mencari solusi konkret, kita justru disuguhkan dengan narasi bahwa masalah besar tersebut terlalu rumit. Hal ini memungkinkan kegagalan negara dalam menangani masalah secara sistematik dan terus berlangsung tanpa perubahan yang berarti. Istilah wicked problem seolah memberi legitimasi pada ketidakmampuan negara untuk menyelesaikan masalah struktural yang ada.

Tugas Negara: Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, mengingatkan bahwa negara memiliki tiga tugas utama: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Ketika negara gagal menjalankan tugas ini, maka masalah yang muncul seharusnya dapat diatasi. Negara yang tidak berfungsi sesuai dengan tugas dasarnya akan menciptakan kegagalan kebijakan yang semakin memburuk. Krisis yang ada bukanlah wicked problem, melainkan hasil dari ketidakmampuan negara untuk menjalankan fungsi dasar tersebut dengan efektif.

Krisis yang Diabaikan: Desain Negara yang Salah

Adapun krisis yang dihadapi negara ini bukan semata-mata karena kompleksitas masalah, tetapi akibat dari desain negara yang salah. Negara yang tidak didasarkan pada prinsip-prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas akan terus memproduksi masalah yang tampaknya mustahil dipecahkan. Ketika negara tidak bisa melindungi rakyatnya, atau kebijakan tidak berpihak pada rakyat, itu bukan wicked problem—itu adalah kegagalan desain negara yang harus segera diperbaiki. Negara yang gagal menjalankan prinsip dasar ini hanya akan terus memperburuk keadaan.

Solusi: Reformasi Desain Negara

Untuk mengatasi masalah besar yang dianggap wicked problem, solusi yang dibutuhkan adalah perubahan struktural dalam desain negara. Pemerintah harus memperbaiki pembagian kewenangan, mengutamakan transparansi, dan menegakkan akuntabilitas di setiap level. Pendidikan politik yang lebih merata dan sistem hukum yang lebih tegas juga menjadi langkah penting untuk membentuk pemerintahan yang lebih adil dan berfungsi dengan baik. Negara harus kembali pada filosofi dasar negara yang berpihak pada rakyat dan memastikan semua kebijakan dapat memberikan manfaat yang adil bagi semua pihak.

Kesimpulan

Masalah yang terus-menerus disebut sebagai wicked problem sebenarnya adalah krisis yang diabaikan oleh negara. Ketika negara gagal melindungi, melayani, dan mengatur rakyat dengan baik, kita tidak sedang menghadapi masalah kompleks yang tak terpecahkan, melainkan kegagalan kebijakan yang perlu segera diperbaiki. Hanya dengan melakukan reformasi dalam desain negara dan kembali pada prinsip keadilan, negara dapat mengatasi krisis ini dan memberikan kesejahteraan bagi rakyat.

You Might Also Like

Manipulasi Laporan Keuangan: Proyek Siluman di Balik Data yang Diatur
Krisis Pengawasan dalam Sistem Pengadaan Elektronik
Pemda dan BUMD Pinjam Uang, Partai X: Rakyat Pusing, Pusat Justru Sanggup!
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Terasa Jauh dari Rakyat
TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Mengurai “Wicked Problem” di Balik Kegagalan Sistem Negara
Next Article Ketimpangan dalam Demokrasi: Demokrasi yang Tidak Pernah Berarti Bagi Rakyat

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Ketimpangan dalam Demokrasi: Ketika Kepentingan Korporasi Menghancurkan Proses Demokratis

February 4, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) terus meningkatkan profesionalitas prajurit dalam menjalankan tugas negara.
Pemerintah

Paspampres Tingkatkan Profesionalitas, Partai X: Disiplin di Istana, Tapi Rakyat Masih Dihadang Saat Demo!

July 4, 2025
Pengadilan Vonis Mati Menteri RI karena Korupsi, Partai X: Hukum Harus Ditegakkan
Pemerintah

Pengadilan Vonis Mati Menteri RI karena Korupsi, Partai X: Hukum Harus Ditegakkan

August 29, 2025
Pendidikan

Legislator Ingatkan Penyimpanan Bahan Baku MBG, Partai X: Kenapa Tak Prioritaskan Akses Gizi yang Merata?

August 12, 2025
Pemerintah

Menteri HAM Ingatkan Aparat, Partai X: Rakyat Demo Bukan Musuh Negara! 

September 3, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.