By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 6 August 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Usulan Pangkas Penerima MBG Dinilai Harus Tetap Utamakan Kesejahteraan Rakyat
Pemerintah

Usulan Pangkas Penerima MBG Dinilai Harus Tetap Utamakan Kesejahteraan Rakyat

Diajeng Maharini
Last updated: August 4, 2026 1:23 pm
By Diajeng Maharini
Share
6 Min Read
SHARE

beritax.id — Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mengusulkan agar pemerintah melakukan penyesuaian jumlah penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari rencana awal sekitar 82 juta orang menjadi sekitar 26 juta penerima. Usulan tersebut disampaikan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa anggaran program MBG harus dipisahkan dari dana pendidikan.  Charles menilai penerima manfaat MBG sebaiknya difokuskan kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan tambahan asupan gizi, seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak yang memiliki risiko stunting. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar program dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. “Desain ulang penerima manfaat perlu dilakukan agar program benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujar Charles.

Contents
Refocusing Anggaran Harus Tetap Menjaga Tujuan ProgramProgram Gizi Harus Tetap Berorientasi pada Kepentingan RakyatRakyat sebagai Pemilik Kedaulatan, Pemerintah sebagai PelayanKetepatan Sasaran Menjadi Kunci Efektivitas Program NegaraSolusi Partai X: Penguatan Program MBG Berbasis Keadilan dan Pelayanan RakyatPenutup: Efektivitas Program Harus Bermuara pada Kesejahteraan Rakyat

Refocusing Anggaran Harus Tetap Menjaga Tujuan Program

Charles menjelaskan bahwa berdasarkan kajian yang dilakukan bersama sejumlah peneliti, jumlah masyarakat yang membutuhkan intervensi tambahan gizi diperkirakan sekitar 26 juta orang. Dengan penyesuaian sasaran tersebut, kebutuhan anggaran MBG juga dinilai dapat berkurang secara signifikan sehingga tidak membebani sektor anggaran lainnya. Menurutnya, pengurangan jumlah penerima manfaat dapat membuat kebutuhan anggaran yang sebelumnya diproyeksikan mencapai lebih dari Rp200 triliun menjadi lebih efisien. Namun, Charles juga mengingatkan pemerintah agar memperhatikan dampak terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang telah dibangun. Jika jumlah penerima berkurang, maka pemerintah perlu menyiapkan skema penyelesaian agar masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pembangunan SPPG tidak mengalami kerugian.

Program Gizi Harus Tetap Berorientasi pada Kepentingan Rakyat

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R Saputra, menilai penyesuaian kebijakan Program Makan Bergizi Gratis harus tetap ditempatkan dalam kerangka pemenuhan hak dasar masyarakat. Menurut Prayogi, negara memiliki tiga tugas utama, yaitu melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. “Program pemenuhan gizi merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam melayani rakyat. Namun pelayanan tersebut harus dilakukan secara tepat sasaran, efektif, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Prayogi.

Prayogi menjelaskan bahwa berdasarkan prinsip Partai X, negara merupakan entitas yang terdiri dari wilayah, rakyat, dan pemerintah yang harus menjalankan kewenangan secara efektif, efisien, serta transparan dengan tujuan mewujudkan kedaulatan, keadilan, dan kesejahteraan seluruh rakyat.

Rakyat sebagai Pemilik Kedaulatan, Pemerintah sebagai Pelayan

Prayogi menegaskan bahwa setiap kebijakan negara harus menempatkan rakyat sebagai tujuan utama, bukan sekadar sebagai objek program. “Rakyat adalah pemilik kedaulatan negara sehingga rakyat adalah raja. Pemerintah dan pejabat bukanlah penguasa pemegang kekuasaan, melainkan pelayan rakyat,” kata Prayogi mengutip prinsip Partai X.

Menurutnya, Program MBG harus memastikan bahwa setiap anggaran negara benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perlindungan gizi. Ia menilai keberhasilan program bukan hanya diukur dari jumlah penerima, tetapi dari sejauh mana manfaat program mampu memperbaiki kualitas kesehatan dan masa depan generasi bangsa.

You Might Also Like

Rakyat Tanpa Negara di Tengah Janji Kesejahteraan
Ketangguhan Negara Tak Ditentukan Senjata, Melainkan Integritas Pemimpinnya
Musyawarah Diganti Transaksi: Dari Kebijaksanaan ke Kepentingan
Indonesia Menjauh dari Cita-cita Proklamasi, Kemerdekaan Indonesia Mulai Terkikis

Ketepatan Sasaran Menjadi Kunci Efektivitas Program Negara

Prayogi mengatakan keputusan untuk melakukan evaluasi jumlah penerima MBG perlu dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan berbasis data. Menurutnya, negara harus memastikan kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak yang membutuhkan intervensi gizi menjadi prioritas utama.

“Negara harus hadir untuk mereka yang paling membutuhkan. Efektivitas program bukan hanya soal cakupan besar, tetapi bagaimana manfaat negara benar-benar dirasakan oleh rakyat,” ujarnya.

Prayogi menambahkan, pengelolaan program publik harus berjalan secara transparan dan akuntabel agar anggaran negara tidak kehilangan tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Solusi Partai X: Penguatan Program MBG Berbasis Keadilan dan Pelayanan Rakyat

Berdasarkan prinsip Partai X, Prayogi menyampaikan sejumlah solusi agar penyesuaian Program MBG tetap mampu mencapai tujuan kesejahteraan rakyat.

1. Menetapkan Sasaran Berdasarkan Data Kebutuhan Masyarakat

Pemerintah perlu menggunakan data yang akurat dalam menentukan penerima manfaat. Menurut Prayogi, program negara harus diarahkan kepada kelompok yang memiliki kebutuhan paling mendesak agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara adil.

2. Memastikan Transparansi Pengelolaan Anggaran

Prayogi mendorong agar seluruh proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan MBG dilakukan secara transparan. Hal tersebut sejalan dengan prinsip Partai X bahwa penyelenggaraan negara harus berjalan efektif, efisien, dan transparan untuk mewujudkan keadilan serta kesejahteraan rakyat. “Setiap rupiah anggaran negara harus dapat dipertanggungjawabkan karena berasal dari rakyat dan harus kembali untuk kepentingan rakyat,” katanya.

3. Melindungi Masyarakat yang Terlibat dalam Ekosistem MBG

Menurut Prayogi, pemerintah perlu memberikan kepastian kepada masyarakat yang telah terlibat dalam pembangunan SPPG maupun rantai pasok program MBG. Penyesuaian kebijakan tidak boleh menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat yang telah mengikuti program pemerintah.

4. Memperkuat Digitalisasi dan Pengawasan Program

Prayogi mendorong pemerintah membangun sistem pengawasan berbasis digital untuk memastikan distribusi bantuan pangan dan gizi berjalan tepat sasaran.Langkah tersebut sejalan dengan solusi Partai X yang mendorong transformasi birokrasi digital untuk meningkatkan akuntabilitas pelayanan publik dan mengurangi ruang manipulasi.

5. Menempatkan Program Gizi sebagai Investasi Masa Depan Bangsa

Prayogi menilai program pemenuhan gizi tidak boleh hanya dipandang sebagai bantuan jangka pendek, tetapi sebagai investasi pembangunan manusia. Menurutnya, masyarakat yang sehat akan memiliki kemampuan lebih besar untuk belajar, bekerja, dan meningkatkan kualitas kehidupannya.

Penutup: Efektivitas Program Harus Bermuara pada Kesejahteraan Rakyat

Penyesuaian Program Makan Bergizi Gratis menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat tata kelola program agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Prayogi menegaskan bahwa kebijakan negara harus selalu kembali pada tujuan utama, yaitu menghadirkan kesejahteraan rakyat.

“Negara hadir bukan hanya melalui besarnya anggaran, tetapi melalui kemampuan memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” pungkas Prayogi.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kedaulatan Rakyat Terabaikan dalam Skala Prioritas Negara dan Pemerintah

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Cak Nun: Musyawarah Kenegarawanan Indonesia, Solusi Praktis agar Rakyat Kembali Berdaulat
Pemerintah

Cak Nun: Musyawarah Kenegarawanan Indonesia, Solusi Praktis agar Rakyat Kembali Berdaulat

July 7, 2025
Pemerintah

Kenaikan BI Rate Dikritik, Ingat! Harus Pentingkan Kesejahteraan Rakyat

June 19, 2026
Teknologi

Media Digital Tumbuh, Wakil MPR Resah: Partai X Ingatkan Jangan Balut Sensor Pakai Regulasi!

May 12, 2025
Pemerintah

Ketua KPK Curhat soal SDM, Reformasi Birokrasi Harus Segera Dilakukan!

January 29, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.