By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 11 April 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Struktur Ketatanegaraan Iran: Kedaulatan Rakyat dalam Bingkai Kepemimpinan Strategis
Pemerintah

Struktur Ketatanegaraan Iran: Kedaulatan Rakyat dalam Bingkai Kepemimpinan Strategis

Diajeng Maharani
Last updated: April 10, 2026 1:56 pm
By Diajeng Maharani
Share
5 Min Read
SHARE

beritax.id – Struktur ketatanegaraan Iran merupakan contoh sistem yang mengedepankan kedaulatan rakyat dengan sebuah bingkai kepemimpinan strategis yang kokoh. Dalam sistem ini, rakyat memiliki kekuatan untuk menentukan arah negara, namun kekuasaan tersebut dijalankan melalui lembaga-lembaga yang berfungsi untuk menjaga stabilitas negara secara jangka panjang. Sistem ini berlapis, di mana setiap lembaga memiliki peran yang sangat vital dalam pengambilan keputusan strategis negara.

Struktur Ketatanegaraan Iran

Di Iran, struktur ketatanegaraan berpusat pada Pemimpin Agung (Supreme Leader) yang memiliki peran sentral dalam menentukan arah negara. Pemimpin Agung bukan hanya sebagai simbol kekuasaan, tetapi juga sebagai penjaga stabilitas. Pemilihan Pemimpin Agung dilakukan oleh Majelis Pakar, yang terdiri dari 88 anggota ulama. Majelis ini memiliki kewenangan untuk mengawasi dan memilih Pemimpin Agung. Struktur ini memastikan bahwa kedaulatan tetap berada di tangan rakyat, meskipun kekuasaan tersebut dijalankan melalui lembaga yang lebih tinggi.

Selain itu, Dewan Penentu Kebijakan atau Expediency Council, bertugas memberikan nasihat kepada Pemimpin Agung serta berperan dalam menyelesaikan perbedaan kebijakan antar lembaga negara. Dewan ini menjadi lembaga yang memiliki peran strategis dalam pengambilan keputusan nasional.

Struktur Ketatanegaraan Sekolah Negarawan

Di Indonesia, konsep Sekolah Negarawan memiliki sistem yang mirip dengan Iran dalam hal pembagian kekuasaan yang jelas. Dalam konsep ini, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menjadi lembaga yang memiliki kewenangan dalam menentukan arah negara. MPR tidak hanya sebagai lembaga legislatif, tetapi juga sebagai lembaga tertinggi yang mengawasi kebijakan jangka panjang negara.

Dalam konsep Sekolah Negarawan, Pimpinan MPR memiliki peran yang hampir setara dengan Pemimpin Agung di Iran. Pimpinan MPR bertugas untuk menentukan arah strategis negara dan mengawasi jalannya pemerintahan. Sementara itu, Presiden bertindak sebagai kepala pemerintahan yang lebih fokus pada pelaksanaan kebijakan dan administrasi negara.

Kesamaan Antara Iran dan Sekolah Negarawan

Kedua sistem ini memiliki kesamaan yang mendalam dalam cara pembagian kekuasaan dan pengawasan terhadap pemerintah. Dalam struktur ketatanegaraan Iran, meskipun rakyat memiliki kedaulatan, namun kekuasaan dijalankan oleh lembaga-lembaga yang diangkat untuk menjaga stabilitas dan keselarasan kebijakan. Begitu pula dalam Sekolah Negarawan, meskipun kekuasaan rakyat tetap ada, kekuasaan tersebut dijalankan melalui MPR yang memiliki peran pengawasan penting.

You Might Also Like

Pertamina Tinjau Ketahanan Energi di Babel, Partai X Desak Jangan Cuma Tinjau, Tapi Bongkar Skema Kartel Energi!
Demokrasi Tanpa Keadilan: Ketika Ketidaksetaraan Menghancurkan Nilai-nilai Demokrasi
Insentif Pajak Global: Menguntungkan Korporasi atau Rakyat?
Aliran Keuangan Gelap: Meningkatnya Ketergantungan Negara pada Sumber Pembiayaan Ilegal

Salah satu inti kesamaan kedua sistem ini adalah bahwa kepemimpinan strategis dipegang oleh lembaga yang lebih tinggi dari presiden. Di Iran, Pemimpin Agung memiliki kewenangan lebih besar dibandingkan dengan Presiden. Demikian pula dalam konsep Sekolah Negarawan, pimpinan MPR berada di atas Presiden dalam hal menentukan arah strategis negara.

Selain itu, kedua sistem ini menekankan pentingnya militer sebagai pelindung negara. Di Iran, Angkatan Bersenjata langsung berada di bawah Pemimpin Agung, bukan presiden. Dalam konsep Sekolah Negarawan, Dewan Keamanan Negara berfungsi sebagai lembaga yang melindungi negara, bukan sebagai alat pemerintah.

Solusi untuk Indonesia: Membangun Sistem yang Berlapis

Indonesia bisa memperkuat stabilitas dengan mengadaptasi beberapa elemen dari sistem ketatanegaraan Iran dan konsep Sekolah Negarawan. Pertama, kedaulatan rakyat harus tetap dijaga, namun pelaksanaannya bisa melalui lembaga yang memiliki peran pengawasan yang lebih kuat. Menguatkan peran MPR sebagai lembaga tertinggi yang mengawasi kebijakan negara bisa menjadi langkah awal.

Selain itu, kepemimpinan strategis harus diperjelas. Pimpinan MPR, yang memiliki kewenangan untuk menentukan arah negara, harus memiliki kekuatan yang lebih besar daripada presiden dalam hal pengambilan keputusan strategis. Hal ini akan memastikan bahwa negara tidak bergantung pada kebijakan jangka pendek yang seringkali berubah setiap kali pergantian presiden.

Kekuatan militer juga harus ditempatkan sebagai alat negara, bukan alat pemerintah. Dengan memperkuat Dewan Keamanan Negara, Indonesia bisa menjaga ketahanan negara dan melindungi rakyat dari ancaman baik dari dalam maupun luar negeri.

Penutup

Struktur ketatanegaraan Iran dan konsep Sekolah Negarawan memiliki kesamaan dalam hal pembagian kekuasaan dan pengawasan terhadap pemerintah. Keduanya mengutamakan kepemimpinan strategis yang tidak hanya mengandalkan seorang presiden, tetapi juga lembaga yang lebih tinggi yang mengawasi kebijakan negara. Dengan memperkuat sistem ketatanegaraan yang berlapis dan lebih berfokus pada pengawasan, Indonesia bisa menciptakan stabilitas yang lebih tahan lama, di mana kedaulatan rakyat tetap terjaga dalam bingkai kepemimpinan yang strategis dan terstruktur.

Dengan langkah-langkah ini, Indonesia dapat menciptakan negara yang lebih stabil dan terarah, tanpa harus bergantung pada perubahan kebijakan yang sering terjadi dalam sistem politik yang bergantung pada pemerintahan satu individu.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Sistem Ketatanegaraan Stabil: Sistem yang Melampaui Kepentingan Kekuasaan Sesaat
Next Article Krisis konstitusional berlanjut Krisis Konstitusional Berlanjut: Ketika Pemerintah Melampaui Mandat

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Struktur Ketatanegaraan Iran: Harmoni antara Negara dan Pemerintah

April 10, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Agama

Fatwa Pajak MUI Guncang Fiskal, Partai X Serukan Keadilan Negara!

November 28, 2025
Sosial

UI Gelar Seminar Wajib Unggah KTP, Deddy Corbuzier Jadi Simbol Bela Negara?

April 25, 2025
Pemerintah

Produksi Beras Merosot, Pemerintah Sibuk Hitung Anggaran Rapat

April 2, 2026
Ekonomi

Deregulasi Penting, Partai X: Pertumbuhan di Atas 5% Harus Beri Manfaat untuk Rakyat!

October 23, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.