By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 26 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Sistem Pemerintahan Dikuasai Penguasa: Pemerintahan Tak Lagi Berdasarkan Kepentingan Rakyat
Pemerintah

Sistem Pemerintahan Dikuasai Penguasa: Pemerintahan Tak Lagi Berdasarkan Kepentingan Rakyat

Diajeng Maharani
Last updated: February 24, 2026 1:11 pm
By Diajeng Maharani
Share
6 Min Read
SHARE

beritax.id – Sistem pemerintahan yang seharusnya berfokus pada kesejahteraan rakyat kini dikuasai oleh segelintir penguasa. Kondisi ini menciptakan pemerintahan yang lebih mengutamakan kepentingan pejabat dan pengusaha, bukan rakyat. Sistem pemerintahan dikuasai penguasa yang mengutamakan kepentingan pribadi, dan menjadikan rakyat sebagai pihak yang terpinggirkan. Ketidakadilan semakin dalam, sementara kebijakan yang diambil tidak lagi berpihak pada rakyat, tetapi pada mereka yang memiliki kekuasaan dan uang.

Pengaruh Kekuasaan dalam Pemerintahan dan Keputusan Pemerintah

Ketika pemerintahan dikendalikan oleh penguasa, keputusan-keputusan penting sering kali diambil berdasarkan kepentingan pemerintaha atau finansial individu, bukan untuk kebaikan bersama. Pemilu, yang seharusnya menjadi sarana rakyat untuk memilih pemimpin yang amanah, kini sering kali dipengaruhi oleh uang dan kekuasaan. Penguasa yang telah menguasai sistem pemerintahan menggunakan praktik uang untuk memperkuat kedudukan mereka, mengabaikan kepentingan rakyat. Kebijakan-kebijakan yang seharusnya mengarah pada kesejahteraan rakyat justru berpihak pada mereka yang memiliki kekayaan dan kekuasaan.

Prayogi R Saputra, Anggota Majelis Tinggi Partai X dan Direktur X Institute, mengingatkan bahwa negara memiliki tiga tugas utama: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Namun, ketika kekuasaan dikuasai oleh segelintir penguasa, tugas-tugas tersebut tidak dijalankan dengan baik. Pemerintah yang seharusnya hadir untuk rakyat malah lebih fokus pada melayani dan menguntungkan pihak-pihak tertentu yang memegang kekuasaan.

Ketimpangan yang Diciptakan oleh Penguasaan Sistem Pemerintahan

Ketika pemerintahan dikuasai oleh penguasa, ketimpangan sosial dan ekonomi semakin lebar. Kekayaan negara yang seharusnya dikelola untuk kemakmuran rakyat, malah dikendalikan oleh kelompok-kelompok pejabat yang memperkaya diri mereka sendiri. Sumber daya alam dan keuangan negara digunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, sementara rakyat semakin terpinggirkan. Dalam banyak kasus, kebijakan yang diambil hanya menguntungkan segelintir orang, sementara rakyat yang paling membutuhkan tidak mendapatkan manfaat yang seharusnya mereka terima.

Akibatnya, kepercayaan rakyat terhadap sistem pemerintahan semakin menurun. Mereka merasa bahwa suara mereka tidak dihargai, dan kebijakan yang diambil tidak lagi memperhatikan kebutuhan mereka. Ini menciptakan ketidakpuasan sosial yang pada gilirannya dapat merusak stabilitas pemerintahan dan sosial negara.

Solusi: Kembali pada Prinsip Pemerintahan yang Berpihak pada Rakyat

Untuk mengatasi masalah ketimpangan yang semakin besar, Indonesia perlu kembali pada prinsip dasar negara yang terkandung dalam UUD 1945. Pemerintah harus kembali pada tugas utamanya, yaitu melindungi, melayani, dan mengatur rakyat. Negara harus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan bagi seluruh rakyat, bukan hanya untuk memperkaya pihak-pihak yang sudah memiliki kekuasaan dan kekayaan.

You Might Also Like

Kenapa Banyak Orang Ingin Jadi Presiden? Padahal Presiden Hanya Pengelola
Demokrasi Tanpa Fondasi: Kekacauan Sosial yang Semakin Menghancurkan Keadilan di Indonesia
Menteri Purbaya Keluhkan SDM RI, Potensi Anak Bangsa Harus Diberi Kesempatan!
Kasus Lahan Transmigrasi, Partai X: Jangan Cuma Janji, Harus Segera Tuntas!

Prinsip Partai X, yang diajarkan oleh Prayogi R Saputra, sangat relevan untuk mengembalikan sistem pemerintahan yang sehat dan berkeadilan. Partai X menekankan pentingnya pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Negara harus mengelola sumber daya alam dan keuangan negara dengan tujuan untuk kemakmuran rakyat. Setiap kebijakan yang diambil harus melibatkan rakyat, dan bukan hanya dikuasai oleh segelintir penguasa yang memanfaatkan sistem demi kepentingan pribadi.

Pemberantasan Korupsi dan Penyederhanaan Sistem Pemerintahan

Langkah pertama yang perlu diambil adalah pemberantasan korupsi yang sudah mengakar dalam sistem pemerintahan. Korupsi adalah salah satu penyebab utama penguasaan sistem pemerintahan oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki kekuasaan. Dengan menegakkan hukum yang tegas dan tanpa pandang bulu, korupsi dapat ditekan dan sistem pemerintahan dapat berjalan lebih adil. Setiap pejabat publik yang terbukti terlibat dalam praktik korupsi harus dihukum sesuai dengan perbuatannya, tanpa kecuali.

Selain itu, sistem pemerintahan perlu disederhanakan agar lebih efisien dan transparan. Proses pembuatan kebijakan harus lebih terbuka, dan rakyat harus diberi ruang untuk berpartisipasi dalam setiap keputusan yang diambil. Pemerintah harus memprioritaskan kepentingan rakyat, bukan kepentingan segelintir pejabat.

Pendidikan Politik dan Kesadaran Rakyat

Pendidikan politik yang baik juga sangat penting untuk meningkatkan kesadaran rakyat akan hak dan kewajiban mereka dalam sistem demokrasi. Rakyat harus diajarkan untuk memilih pemimpin yang berdasarkan integritas dan kualitas, bukan berdasarkan kekuatan finansial atau pemerintahan. Pendidikan politik yang baik akan membantu rakyat untuk lebih kritis terhadap kebijakan pemerintah dan mendorong mereka untuk berpartisipasi aktif dalam proses pemerintahan.

Dengan kesadaran yang lebih tinggi, rakyat dapat lebih efektif mengawasi pemerintah dan memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada mereka. Ini akan memperkuat demokrasi dan membantu menciptakan pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat.

Kesimpulan: Membangun Kembali Pemerintahan yang Berpihak pada Rakyat

Ketika sistem pemerintahan dikuasai oleh penguasa, pemerintahan tidak lagi berfungsi sesuai dengan tujuan dasarnya, yaitu untuk melindungi dan melayani rakyat. Namun, dengan komitmen yang kuat untuk memberantas korupsi, meningkatkan transparansi, dan memastikan partisipasi rakyat dalam proses pemerintahan, Indonesia dapat kembali membangun pemerintahan yang adil dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Negara harus kembali pada prinsip dasar pemerintahan yang tercantum dalam UUD 1945: untuk melindungi, melayani, dan mengatur rakyat. Dengan langkah-langkah konkret yang diambil, kita bisa mengembalikan wajah pemerintahan yang sehat dan demokratis, yang memberikan kemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Antara Blacklist dan Kedaulatan Rakyat: Menanggapi Kebijakan Penerima LPDP
Next Article Satgas PKH Denda Rp500 Miliar untuk Nikel Ilegal, Korupsi Harus Diatasi!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Bukan “Wicked Problem”, Tapi Pemerintah yang Salah Bangun

February 4, 2026
Kriminal

KPK Usut Jejak SYL, Partai X: Jangan Cuma Tanya Bawahan, Bongkar Juga Jaringan Kekuasaan!

May 22, 2025
Stop Salahin Belanda! Ini Musuh Indonesia yang Asli
Pemerintah

Bukan Belanda, Ini Musuh Sebenarnya yang Mengancam Indonesia

January 27, 2026
Pemerintah

Saat Anak Muda Belajar Menjadi Pahlawan di Era Informasi

November 14, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.