By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 15 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Sekolah Negarawan Tekankan Pemahaman “Negara Salah Desain” dalam Diskusi FISIP UPNVJ–Aktual.com
Pemerintah

Sekolah Negarawan Tekankan Pemahaman “Negara Salah Desain” dalam Diskusi FISIP UPNVJ–Aktual.com

Diajeng Maharani
Last updated: January 15, 2026 10:40 am
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
Sekolah Negarawan Tekankan Pemahaman “Negara Salah Desain” dalam Diskusi FISIP UPNVJ–Aktual.com
SHARE

beritax.id — Sekolah Negarawan menjadi salah satu pengisi utama dalam diskusi publik bertajuk “Mengenal Cara Baru Memandang Negara bagi Gen Z” yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPN “Veteran” Jakarta bekerja sama dengan media daring Aktual.com, Selasa (13/1/2026).

Contents
1. Negara Salah Desain dan Kekeliruan Belajar Politik2. Tiga Tahap Arsitektur Negara: Fondasi Berpikir Negarawan3. Kritik Pendidikan Hukum dan Tantangan Generasi Z

Diskusi ini merupakan bagian dari rangkaian penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Agreement (IA) antara FISIP UPNVJ dan Aktual.com, yang bertujuan mendorong demokrasi kampus serta peningkatan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dalam forum tersebut, Sekolah Negarawan mengangkat tema besar “Negara Salah Desain” sebagai kritik terhadap cara belajar politik yang dinilai keliru.

1. Negara Salah Desain dan Kekeliruan Belajar Politik

Direktur Sekolah Negarawan, Yogie R. Saputra, menegaskan bahwa persoalan utama kejahatan pemerintahan di Indonesia bukan semata pada aktor atau kebijakan, melainkan pada cara memahami negara itu sendiri. Menurutnya, banyak praktik kejahatan politik berlangsung tanpa fondasi konseptual yang benar.

Yogie menjelaskan bahwa belajar politik atau demokrasi tidak bisa dimulai dari perebutan kekuasaan, elektoral, atau wacana kebijakan semata. Tanpa pemahaman desain negara, proses tersebut justru berpotensi melahirkan praktik kejahatan politik yang menyimpang.

“Jika desain negaranya tidak dipahami, maka yang dipelajari bukan politik dalam arti kenegaraan, melainkan kejahatan kekuasaan,” ujar Yogie di hadapan mahasiswa FISIP UPNVJ.

2. Tiga Tahap Arsitektur Negara: Fondasi Berpikir Negarawan

Sementara itu, Rinto Setiyawan, Wakil Direktur Sekolah Negarawan, memaparkan kerangka berpikir Sekolah Negarawan dalam memahami negara melalui tiga tahapan arsitektur.

You Might Also Like

Pancasila Bukan Slogan tetapi Pedoman Operasional
BRI Jadi Merek No. 1 di Indonesia! Partai X: Hebat, Tapi Apa Dampaknya untuk Masyarakat?
Menteri PKP Mau Lawan Rentenir, Partai X: Kok Baru Sekarang Setelah Rakyat Bertahun-Tahun Dicabik Utang Harian?
Kenaikan PBB 1000 Persen, Balikpapan Tercekik, Partai X: Rakyat Diperas Aturan

Tahap pertama adalah Filosofi Arsitektur Negara, yakni dasar negara yang menjadi fondasi nilai, tujuan, dan arah kehidupan berbangsa. Lalu tahap ini menentukan “untuk apa” sebuah negara dibangun.

Tahap kedua adalah Denah Arsitektur Negara, yang merujuk pada struktur ketatanegaraan, relasi antarlembaga negara, serta sistem pembagian dan pengawasan kekuasaan.

Tahap ketiga adalah Detail Engineering Design (DED) atau perencanaan teknis negara yang termanifestasi dalam Undang-Undang Dasar (UUD) atau konstitusi.

“Konstitusi adalah produk teknis. Ia tidak boleh dibahas atau diubah tanpa memahami dua tahap sebelumnya. Jika urutannya terbalik, negara akan mengalami salah desain,” jelas Rinto.

3. Kritik Pendidikan Hukum dan Tantangan Generasi Z

Direktur IT Sekolah Negarawan, Erick Karya, menyoroti implikasi kesalahan desain negara terhadap dunia akademik, khususnya pendidikan hukum dan politik. Ia menilai, Jurusan Hukum Tata Negara seharusnya menjadi garda terdepan dalam memahami UUD atau konstitusi, namun tetap harus berangkat dari pemahaman filosofis dan struktural negara.

“Belajar konstitusi tanpa memahami filosofi dan struktur negara sama saja dengan langsung membuat DED tanpa tahu fungsi bangunannya. Itu bukan belajar hukum negara, tapi belajar perusakan atau dekonstruksi negara,” tegas Erick.

Ia juga menekankan pentingnya literasi berbasis konsep bagi Generasi Z. Agar tidak hanya aktif menyuarakan pendapat di media sosial, tetapi juga mampu berpikir sistemik dan bertanggung jawab secara kebangsaan.

Diskusi ini sejalan dengan semangat kerja sama FISIP UPNVJ dan Aktual.com yang membuka ruang bagi mahasiswa untuk berpikir kritis, berargumentasi berbasis data dan konsep, serta membangun kesadaran politik yang lebih matang. Melalui pendekatan ini, kampus diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya menjadi pemerintah, tetapi juga calon negarawan yang memahami negara secara utuh.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Tiga bulan lalu, pada Oktober–Desember 2025, bertepatan dengan kunjungan Sekolah Negarawan saat di Eropa. Rupanya upaya Washington untuk 3 Bulan Setelah Dikunjungi Tim Sekolah Negarawan, NATO Terancam Pecah
Next Article Ruang Publik Terkikis oleh Konten Kreator Bayaran

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Eks Menag Dipanggil Soal Korupsi Haji, Partai X: Ibadahnya (Katanya) Suci, Uangnya Masih Kotor!

June 25, 2025
Kriminal

Kompolnas Awasi Kasus Mahasiswa Amikom, Partai X: Jangan Sampai Rakyat Mati Sia-Sia!

September 3, 2025
Sosial

Mensos Minta Rp12 T ke DPR, Partai X: Rakyat Butuh Anggaran, Bukan Janji!

September 4, 2025
Pemerintah

Gaji Anggota DPR Disorot Disebut Efisiensi, Partai X: Efisiensi Apa Kalau Gaji Mereka Terus Naik, Rakyat Terus Terbebani?

August 20, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.