By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 1 September 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Internasional > Sekolah Negarawan Persatuan Harus Dimulai dari Kebiasaan Duduk dan Berdialog Bersama
Internasional

Sekolah Negarawan Persatuan Harus Dimulai dari Kebiasaan Duduk dan Berdialog Bersama

Diajeng Maharini
Last updated: September 1, 2026 11:26 am
By Diajeng Maharini
Share
4 Min Read
SHARE

TEHERAN — Bagi Sekolah Negarawan, salah satu pelajaran penting dari Konferensi Internasional Persatuan Islam di Teheran adalah bahwa persatuan umat tidak dapat dibangun hanya melalui slogan. Persatuan membutuhkan perjumpaan yang dilakukan secara terus-menerus melalui ruang dialog dan komunikasi. Pemahaman tersebut menjadi semakin relevan ketika delegasi Sekolah Negarawan mengikuti berbagai rangkaian agenda yang mempertemukan tokoh-tokoh Islam dari berbagai negara dan latar belakang pemikiran.

Delegasi Sekolah Negarawan yang hadir terdiri atas Direktur Prayogi R. Saputra, PhD, Wakil Direktur Rinto Setiyawan, serta Direktur International Affairs untuk Urusan Iran Abdullah Assegaf. Kehadiran delegasi menjadi bagian dari proses pembelajaran mengenai bagaimana persatuan dapat dibangun melalui hubungan antarmanusia. Berbagai pertemuan yang berlangsung di Iran memberikan gambaran bahwa dialog menjadi salah satu cara penting untuk memahami keberagaman.

Dalam forum tersebut, salah satu pesan yang terus mengemuka adalah pentingnya mencegah perbedaan keyakinan dan mazhab berkembang menjadi keterasingan serta perpecahan. Bagi Sekolah Negarawan, pesan tersebut memiliki dimensi pendidikan yang sangat kuat. Kemampuan hidup bersama dalam keberagaman tidak lahir secara otomatis, tetapi perlu dibangun melalui proses pembelajaran yang berkelanjutan.

Seseorang perlu belajar mendengarkan pandangan orang lain dan memahami bahwa perbedaan tidak selalu menjadi ancaman. Perbedaan dapat menjadi ruang untuk memperluas wawasan apabila disikapi dengan keterbukaan dan penghormatan. Selain itu, masyarakat juga perlu memiliki kemampuan menemukan kepentingan bersama tanpa harus menghilangkan identitas masing-masing.

Karena itu, ruang akademik memiliki posisi yang sangat penting dalam membangun tradisi dialog. Universitas, lembaga penelitian, forum ulama, dan organisasi masyarakat dapat menjadi tempat untuk mempertemukan berbagai pandangan secara sehat dan konstruktif. Melalui ruang tersebut, masyarakat dapat belajar bahwa keberagaman dapat dikelola melalui pengetahuan dan komunikasi yang baik.

Sekolah Negarawan melihat bahwa kerja sama antarnegara juga dapat memainkan peran dalam memperluas ruang perjumpaan. Pertukaran akademisi, mahasiswa, peneliti, dan pemimpin muda dapat membuka kesempatan untuk saling mengenal serta memahami pengalaman masyarakat dari berbagai negara. Hubungan yang dibangun melalui pendidikan dan kebudayaan dapat menjadi fondasi penting bagi kerja sama yang berkelanjutan.

You Might Also Like

Zulhas Gagal Paham Pajak: Logika Negara yang Terbalik
Keamanan Siber Katanya, Pengawasan Siber Jadinya
Di Balik “Wicked Problem”: Membedah Konsekuensi dari Struktur Negara yang Salah
Hukum Tak Cukup Mengobati Korupsi Penyakit Jiwa

Dalam konteks hubungan Indonesia dan Iran, ruang kerja sama tersebut masih memiliki peluang yang luas. Kedua negara memiliki pengalaman sejarah dan karakter masyarakat yang berbeda, tetapi dapat bertemu dalam berbagai bidang seperti pendidikan, kebudayaan, penelitian, teknologi, serta pengembangan sumber daya manusia. Pertukaran pengalaman tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman bersama.

Persatuan tidak selalu harus dimulai dari ruang yang besar. Persatuan dapat tumbuh dari lingkungan akademik, dari mahasiswa yang saling berdiskusi, dari para ulama yang bersedia duduk bersama, maupun dari percakapan sederhana antarmanusia yang memiliki latar belakang berbeda. Setiap perjumpaan yang dibangun dengan rasa saling menghormati dapat menjadi langkah kecil menuju hubungan yang lebih kuat.

Inilah yang dirasakan delegasi Sekolah Negarawan selama mengikuti rangkaian agenda di Iran. Perjumpaan dengan berbagai lembaga dan tokoh memberikan pengalaman bahwa hubungan antarbangsa dan persatuan tidak hanya dibangun melalui keputusan besar, tetapi juga melalui kepercayaan yang tumbuh di antara manusia. Dialog menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai perbedaan menuju pemahaman bersama.

Karena itu, pesan persatuan dari Teheran memiliki relevansi luas bagi Indonesia. Persatuan bukan berarti meminta semua orang memiliki pandangan yang sama atau menghilangkan keberagaman yang ada. Persatuan berarti memastikan bahwa perbedaan tidak membuat manusia berhenti saling menghormati, duduk bersama, dan menjaga hubungan sebagai satu kesatuan masyarakat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Persatuan Islam Tidak Berarti Menghapus Perbedaan tetapi Mengubahnya Menjadi Kekuatan
Next Article Sekolah Negarawan Perluas Pendidikan Kebangsaan ke Iran, Bangun Jembatan Peradaban Berbasis Kemanusiaan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

BBM subsidi
Pemerintah

Pertamina Tindak Tegas Penyalahgunaan BBM Subsidi Demi Hak Rakyat

May 25, 2026
Pemerintah

Polri Disuruh Berantas Grup Menyimpang, Partai X: Jangan Cuma Tangkap Akun Nyeleneh, Tapi Diam Saat Kejahatan Terorganisir Online!

July 9, 2025
Pemerintah

Kebudayaan Saraf Bangsa: Fondasi Moral bagi Ketahanan Nasional

April 15, 2026
Komite I DPD RI kembali berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menuntaskan berbagai persoalan ASN PPPK.
Pemerintah

ASN PPPK Masih Bermasalah, Partai X: Negara Tak Boleh Tutup Mata terhadap Nasib Pegawainya Sendiri!

July 21, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.