By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 19 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Seputar Pajak > Rakyat Diperas Pajak: Keuntungan Korporasi Meningkat, Rakyat Semakin Terkuras!
Seputar Pajak

Rakyat Diperas Pajak: Keuntungan Korporasi Meningkat, Rakyat Semakin Terkuras!

Diajeng Maharani
Last updated: February 18, 2026 1:27 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Rakyat diperas pajak yang semakin tinggi, namun keuntungan korporasi justru terus meningkat. Sementara itu, rakyat yang sudah terbebani dengan biaya hidup yang tinggi harus menanggung beban pajak yang semakin besar. Meskipun pemerintah mengklaim bahwa pajak digunakan untuk membiayai pembangunan dan kesejahteraan rakyat, kenyataannya, kebijakan pajak yang ada lebih menguntungkan korporasi besar dan segelintir pejabat ekonomi, sementara rakyat semakin terhimpit.

Pajak yang Membebani Rakyat 

Pajak yang dipungut oleh pemerintah semakin berat bagi rakyat, terutama bagi mereka yang berada di kelas menengah dan bawah. Sektor-sektor penting seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur yang seharusnya dibiayai dengan pajak tidak menunjukkan perbaikan yang signifikan. Sebaliknya, rakyat harus menanggung pajak yang semakin tinggi, sementara mereka yang lebih mampu, seperti korporasi besar, sering kali dapat menghindari kewajiban pajak mereka.

Keuntungan yang didapatkan oleh korporasi besar terus meningkat, sementara rakyat semakin tertekan dengan harga barang yang melambung dan biaya hidup yang semakin tinggi. Meskipun rakyat membayar pajak, mereka tidak merasakan manfaatnya secara langsung, sementara korporasi besar dan individu kaya semakin kaya berkat kebijakan pajak yang menguntungkan mereka.

Ketimpangan Sosial yang Meningkat

Ketidakadilan dalam sistem pajak semakin memperburuk ketimpangan sosial di Indonesia. Masyarakat miskin dan kelas menengah yang sudah kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari kini harus menghadapi pajak yang semakin tinggi. Sementara segelintir perusahaan besar dan individu kaya lebih mudah menghindari kewajiban pajak mereka. Hal ini menciptakan ketidaksetaraan yang semakin melebar, di mana sebagian besar kekayaan negara dikuasai oleh segelintir orang. Sementara mayoritas rakyat tetap terperangkap dalam kemiskinan.

Sementara itu, pemerintah terus memungut pajak dengan alasan untuk membiayai proyek pembangunan. Namun sebagian besar proyek tersebut tidak memberikan manfaat langsung bagi rakyat. Rakyat merasa terabaikan, meskipun mereka terus membayar pajak yang semakin tinggi. Ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah.

Solusi dari Prinsip Partai X

Partai X mengusulkan beberapa solusi untuk mengatasi ketidakadilan dalam kebijakan pajak dan memastikan pajak digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, antara lain:

You Might Also Like

Istana Bicara CEPA, Partai X: Apa Manfaatnya untuk Petani, Nelayan, dan Buruh Indonesia?
Demokrasi Tanpa Integritas: Ketika Janji Pembangunan Hanya Menjadi Alat Penipuan
Demokrasi Hanya Ilusi: Mengapa Proses Pemilu Hanya Menguntungkan Segelintir Orang?
Pengamat Sebut Sektor Riset Penting, Partai X: Riset Canggih, Rakyat Tetap Tertinggal!
  1. Pajak yang Lebih Adil dan Progresif
    Pajak harus diterapkan secara progresif, di mana orang kaya dan korporasi besar membayar lebih sesuai dengan kemampuan mereka, sementara rakyat dibebaskan dari pajak yang berat.
  2. Transparansi Penggunaan Pajak
    Memastikan bahwa pajak yang dipungut digunakan dengan transparansi dan efisiensi untuk membiayai sektor-sektor yang langsung bermanfaat bagi rakyat, seperti pendidikan dan kesehatan.
  3. Insentif untuk UMKM
    Memberikan insentif pajak bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini agar mereka dapat berkembang, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan daya saing.
  4. Pengurangan Pajak untuk Sektor Kebutuhan Pokok
    Mengurangi pajak untuk sektor-sektor yang menghasilkan barang-barang kebutuhan pokok seperti pangan, bahan bakar, dan obat-obatan, guna menurunkan harga barang dan meningkatkan daya beli masyarakat.
  5. Pemisahan Negara dan Pemerintah
    Memastikan kebijakan ekonomi dan pajak lebih berpihak pada kesejahteraan rakyat, bukan pada kepentingan atau penguasa.

Kesimpulan

Rakyat diperas pajak yang semakin tinggi, sementara keuntungan korporasi terus meningkat tanpa memberikan manfaat langsung pada rakyat. Pembebanan pajak yang tidak adil semakin memperburuk ketimpangan sosial, di mana rakyat semakin terhimpit. Untuk itu, reformasi dalam sistem pajak diperlukan agar pajak digunakan untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk memperkaya segelintir pejabat. Dengan kebijakan yang lebih adil, pajak dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat dan memastikan pembangunan yang merata.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article IMF Usul Naikkan Pajak Penghasilan, Defisit Harus Dikelola dengan Hati-hati!
Next Article Rakyat Diperas Pajak Setiap Hari, Tapi Korporasi Tetap Untung!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pendidikan

Eks Direktur Kampus Korupsi, Partai X: Dunia Pendidikan Jangan Jadi Lahan Penggelapan Baru!

June 13, 2025
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil dua orang saksi dalam kasus dugaan gratifikasi pengadaan di MPR RI.
Pemerintah

Kasus Gratifikasi MPR Diusut Lagi, Partai X: Saksi Dipanggil Berkali-Kali, Tapi Dalangnya Tak Pernah Tersentuh!

June 25, 2025
PemerintahSeputar Pajak

Eks Dirjen Diperiksa, Partai X Tekankan Bersihkan Pajak dari Atas ke Bawah!

November 27, 2025
Ekonomi

Krisis Ekonomi Global Bukan Alasan untuk Membiarkan Rakyat Menjadi Korban

December 12, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.