By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 21 July 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Ekonomi > Istana Bicara CEPA, Partai X: Apa Manfaatnya untuk Petani, Nelayan, dan Buruh Indonesia?
Ekonomi

Istana Bicara CEPA, Partai X: Apa Manfaatnya untuk Petani, Nelayan, dan Buruh Indonesia?

Diajeng Maharini
Last updated: July 17, 2025 12:20 pm
By Diajeng Maharini
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id — Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan keberhasilan negosiasi perjanjian dagang Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (EU CEPA).

Contents
Kritik Partai X: Jangan Ulang Kesalahan Perjanjian Bebas BeaSolusi Partai X: Diplomasi Ekonomi Berbasis Kepentingan Nasional

Kesepakatan ini disampaikan dalam kunjungan kenegaraan ke Gedung Berlaymont, Brussels, bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Hasan Nasbi, menilai perjanjian ini sebagai kemenangan diplomasi yang menyentuh banyak aspek nasional.

Menurutnya, ekspor Indonesia ke Uni Eropa diprediksi meningkat hingga 50 persen dengan produk bebas tarif masuk pasar Eropa.

Kritik Partai X: Jangan Ulang Kesalahan Perjanjian Bebas Bea

Partai X menilai keberhasilan CEPA seharusnya tidak dinilai dari angka perdagangan semata. Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X-Institute, Prayogi R Saputra, mempertanyakan urgensi manfaat langsung perjanjian ini untuk rakyat.

“Kalau petani tak bisa jual hasil panennya, nelayan tak bisa bersaing, buruh di-PHK karena impor, itu bukan kemenangan,” tegasnya.

Prayogi mengingatkan bahwa tugas negara adalah tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat agar sejahtera. Menurutnya, pengalaman masa lalu dengan perjanjian serupa sering kali menyingkirkan kepentingan domestik.

You Might Also Like

Menko Kumham: Diaspora Mitra Penting, Partai X Desak Diplomasi yang Seimbang, Jangan Hanya Untuk Pejabat!
Pajak Menyengsarakan Rakyat: Sistem Pajak yang Tak Punya Rasa Keadilan Sosial!
Rakyat Sudah Terjepit, Cak Nun Serukan Revolusi Damai Ketatanegaraan
Menata Ulang Makna Negara agar Kembali Setia pada Cita Kemerdekaan

Partai X menekankan bahwa pemerintah adalah bagian kecil dari rakyat yang diberi kewenangan untuk menjamin keadilan.

Negara harus memastikan kebijakan luar negeri tidak merusak ketahanan ekonomi lokal dan menghancurkan nilai tambah nasional.

Negarawan sejati, kata Prayogi, adalah mereka yang mampu menimbang dampak jangka panjang terhadap keadilan rakyat kecil. CEPA dinilai hanya akan bermanfaat jika disertai penguatan kapasitas produksi lokal, perlindungan komoditas strategis, dan regulasi ketat terhadap banjir produk asing.

Solusi Partai X: Diplomasi Ekonomi Berbasis Kepentingan Nasional

Solusi Partai X jelas: kebijakan dagang luar negeri harus berbasis perlindungan dan penguatan sektor domestik yang padat karya. CEPA tidak boleh menjadi jalan masuk liberalisasi buta yang mematikan usaha tani, nelayan, UMKM, dan industri kecil-menengah.

“Setiap kerja sama internasional wajib diaudit secara berkala, disesuaikan dengan kondisi pasar dan kapasitas rakyat,” tambah Prayogi.

Melalui Sekolah Negarawan, Partai X mendorong kader dan birokrat memahami dimensi makro dan mikro dari setiap perjanjian ekonomi global.

Mereka dilatih untuk menempatkan rakyat sebagai poros dari setiap kebijakan publik, bukan hanya angka-angka dalam dokumen kerja sama.

Partai X menuntut transparansi dan partisipasi publik dalam setiap proses negosiasi dagang. Kebijakan luar negeri harus dikembalikan pada orientasi dasar: untuk siapa negara ini dijalankan?

“Jika CEPA sukses, maka keberhasilan itu harus diukur dari berapa banyak perut rakyat terisi, bukan sekadar grafik naik,” tutup Prayogi.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Wakil Ketua Komisi X Lalu Hadrian Irfani mengungkapkan, kebijakan rombel tersebut menyebabkan banyak sekolah sepi murid Sekolah Sepi Murid, Partai X: Rakyat Dipaksa Pilih Antara Bayar Mahal atau Putus Sekolah!
Next Article Isu dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo kembali mencuat ke permukaan, menyulut diskursus publik yang tajam. Bukan Rakyat, PDIP yang Harus Bertanggung Jawab Atas Ijazah Jokowi?

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Saat Kritik Diabaikan, Pemerintah Sibuk Mengatur Semakin Nyata

May 15, 2026
Pemerintah

MK Bacakan 17 Putusan, Partai X: Penegakan Hukum Harus Konsisten, Jangan Pilih Kasus!

October 17, 2025
Pemerintah

Mengelola Dana LPDP: Apakah Blacklist Penerima Beasiswa Solusi yang Tepat?

February 25, 2026
Stunting Bukan Tanggung Jawab Penuh Kemenkes, Partai X: Kalau Gagal Kolektif, Kenapa Suksesnya Selalu Individual?
Sosial

Stunting Bukan Tanggung Jawab Penuh Kemenkes, Partai X: Kalau Gagal Kolektif, Kenapa Suksesnya Selalu Individual?

July 2, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.