By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 6 October 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Ekonomi > Pos Pengaduan Perempuan dan Anak, Ingatkan Pemerintah Lindungi Warga
Ekonomi

Pos Pengaduan Perempuan dan Anak, Ingatkan Pemerintah Lindungi Warga

Diajeng Maharini
Last updated: April 2, 2026 1:43 pm
By Diajeng Maharini
Share
5 Min Read
SHARE

beritax.id – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa koperasi desa/kelurahan (kopdes) Merah Putih kini tidak hanya berfungsi sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga akan dilengkapi dengan pos pengaduan bagi perempuan dan anak. Hal ini diungkapkan Ferry saat menerima Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta pada Selasa (31/3).

Menurut Ferry, setiap gerai atau klinik Kopdes Merah Putih nantinya akan menyediakan ruang khusus sebagai pos pengaduan kasus perempuan dan anak. Ini merupakan langkah afirmatif untuk melindungi kepentingan perempuan dan anak-anak, terutama di daerah, desa, dan kelurahan.

“Ini adalah bentuk afirmatif kami untuk melindungi kepentingan perempuan dan anak-anak di daerah, desa, dan kelurahan,” kata Ferry. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah berkomitmen untuk tidak hanya mendorong sektor ekonomi. Tetapi juga memberikan perhatian terhadap perlindungan sosial, terutama bagi kelompok rentan di masyarakat.

Kolaborasi Pemerintah dalam Penguatan Ekonomi Perempuan

Pada pertemuan tersebut, kedua kementerian juga membahas kolaborasi dalam penguatan peran perempuan, termasuk perlindungan sosial di tingkat desa dan kelurahan. Kerja sama antara Kementerian Koperasi dan Kementerian PPPA berfokus pada penguatan ekonomi perempuan melalui integrasi program Kopdes Merah Putih dengan program Ruang Bersama Indonesia.

Ferry juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan mendorong kelompok perempuan produktif binaan Kementerian PPPA untuk bertransformasi menjadi koperasi. Selain pendampingan, Kementerian Koperasi akan memberikan dukungan pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Hal ini untuk memastikan bahwa perempuan dapat berkontribusi lebih besar dalam ekonomi lokal.

Mendorong Partisipasi Perempuan di Desa

Selain itu, kedua kementerian sepakat untuk mendorong partisipasi aktif perempuan di desa dan kelurahan dalam bergabung dengan Kopdes Merah Putih serta koperasi lainnya. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat keberadaan koperasi sebagai bagian dari solusi pembangunan ekonomi yang inklusif.

You Might Also Like

Di Balik Restrukturisasi, Saham Rakyat Jadi Saham Pemerintah
Pemilu Dibajak Uang: Demokrasi Kita Tertukar dengan Kepentingan Penguasa
Pemerintah Pusat Bukan Bank, Menolak Logika Hutang antar Sesama Pelayan Publik
Siapa yang Mengatur Peta Kekuasaan? Saat Demokrasi Berhadapan dengan Oligarki

Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menyambut baik rencana penyediaan pos pengaduan di gerai koperasi. Menurutnya, ini merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Langkah ini sangat tepat, karena unit pelaksana teknis daerah saat ini baru tersedia di kota/kabupaten,” ujarnya.

Arifah juga menyebutkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan program Ruang Bersama Indonesia. Adapun yang bertujuan untuk menyelesaikan berbagai persoalan desa secara kolektif, seperti ekonomi, kesehatan, hingga ketahanan pangan.

Sebagai langkah awal, kedua kementerian sepakat untuk segera menjalankan proyek percontohan di sejumlah daerah tanpa menunggu rampungnya nota kesepahaman (MoU). “Kita bisa langsung mulai di daerah yang koperasi desanya sudah berjalan dan gerakan perempuannya sudah ada,” jelas Arifah.

Tanggapan Anggota Majelis Tinggi Partai X

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R Saputra, menanggapi positif langkah ini sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk melindungi hak-hak perempuan dan anak-anak. Namun, Prayogi menekankan bahwa kebijakan ini harus terus diiringi dengan implementasi yang efektif di lapangan. “Tugas negara adalah melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Langkah ini menunjukkan pemerintah mengakui pentingnya melindungi kelompok rentan. Tetapi tantangan sesungguhnya terletak pada implementasi yang harus cepat dan tepat,” ujar Prayogi.

Prinsip Partai X: Fokus pada Perlindungan dan Pemberdayaan Rakyat

Prinsip Partai X menekankan pentingnya perlindungan terhadap setiap anggota masyarakat, terutama yang paling rentan, seperti perempuan dan anak. Langkah-langkah yang diambil harus berorientasi pada pemberdayaan sosial dan ekonomi, bukan hanya simbolis. “Kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pemerintah,” tambah Prayogi.

Solusi Partai X: Optimalisasi Layanan Sosial dan Ekonomi untuk Rakyat

  1. Peningkatan Akses Layanan Perlindungan: Pemerintah harus memastikan bahwa pos pengaduan di koperasi desa dapat diakses oleh seluruh perempuan dan anak di daerah, tanpa terkendala birokrasi atau geografis.
  2. Pendampingan Ekonomi Berkelanjutan: Partai X mendorong agar program pemberdayaan ekonomi, seperti Kopdes Merah Putih, dapat memperkuat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Dengan memberikan akses pembiayaan yang lebih mudah bagi perempuan.
  3. Pemantauan dan Evaluasi yang Ketat: Agar kebijakan ini berjalan sesuai tujuan, perlu adanya sistem pemantauan dan evaluasi yang ketat terhadap pelaksanaan program. Agar dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Kesimpulan

Inisiatif pemerintah untuk melindungi perempuan dan anak melalui pos pengaduan di Kopdes Merah Putih adalah langkah yang baik dan sesuai dengan prinsip perlindungan sosial. Namun, tantangan terletak pada implementasi yang harus dijalankan dengan penuh komitmen dan memastikan bahwa layanan ini benar-benar dapat mengakses seluruh lapisan masyarakat, terutama yang berada di desa-desa terpencil. Pemerintah perlu menjaga agar kebijakan ini tetap berorientasi pada pemberdayaan sosial dan ekonomi yang menyeluruh.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Indonesia dan Ilusi Demokrasi
Next Article Mensos Ingatkan Sekolah Rakyat Persiapkan Penerimaan Siswa, Fokus Kesejahteraan Rakyat

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

RUU KUHAP Minim Partisipasi, Partai X: Hukum Tanpa Rakyat Hanya Alat Kekuasaan!

September 3, 2025
DPR Bahas Tata Kelola Birokrasi, Partai X: Yang Dikelola Rapatnya, Bukan Pelayanan Rakyatnya!
Pemerintah

DPR Bahas Tata Kelola Birokrasi, Partai X: Yang Dikelola Rapatnya, Bukan Pelayanan Rakyatnya!

July 1, 2025
Pemerintah

DPD: Penurunan TKD Jadi Momentum Tingkatkan PAD, Partai X: Jangan Tingkatkan PAD dari Dompet Rakyat

August 22, 2025
Internasional

Kunjungan Delegasi Sekolah Negarawan ke Perpustakaan Universitas Leiden: Menyelami Khazanah Literasi Nusantara di Jantung Belanda

September 30, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.