By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sunday, 11 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Ekonomi > Pertumbuhan Ekonomi Indonesia yang Menguntungkan Sistem
Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia yang Menguntungkan Sistem

Diajeng Maharani
Last updated: January 8, 2026 12:22 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id — Pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali dipromosikan sebagai capaian positif melalui berbagai indikator makro. Angka Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh, inflasi diklaim terkendali, dan stabilitas fiskal disebut terjaga. Namun di balik pertumbuhan tersebut, muncul pertanyaan mendasar: siapa yang sebenarnya diuntungkan? Bagi banyak rakyat, pertumbuhan ekonomi justru terasa lebih menguntungkan sistem dibandingkan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Dalam beberapa bulan terakhir, publik menyaksikan kontras yang tajam antara klaim keberhasilan ekonomi dan realitas sosial. Di satu sisi, pasar keuangan dan sektor padat modal menunjukkan kinerja positif. Di sisi lain, konsumsi rumah tangga melemah, pemutusan hubungan kerja di sektor padat karya terjadi, dan pekerjaan informal terus meluas. Pertumbuhan hadir di laporan, tetapi manfaatnya berhenti di lingkaran tertentu.

Pertumbuhan yang Berputar di Atas

Struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini lebih banyak ditopang oleh sektor komoditas, keuangan, dan aktivitas padat modal. Sektor-sektor ini relatif tahan terhadap guncangan dan mampu menjaga angka pertumbuhan nasional. Namun kontribusinya terhadap penciptaan lapangan kerja berkualitas dan peningkatan pendapatan rakyat sangat terbatas.

Sebaliknya, sektor manufaktur, UMKM, dan jasa yang menjadi sandaran hidup jutaan orang justru menghadapi tekanan biaya, lemahnya permintaan, dan minimnya perlindungan. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi berputar di atas dan tidak mengalir ke bawah.

Sistem Kuat, Rakyat Menahan Beban

Dalam situasi fiskal yang ketat, sistem ekonomi dijaga tetap stabil melalui optimalisasi penerimaan negara, termasuk perluasan pajak dan penyesuaian tarif layanan publik. Beban penyesuaian ini banyak ditanggung oleh masyarakat, khususnya kelas pekerja dan kelas menengah. Pendapatan stagnan bertemu dengan biaya hidup yang meningkat, membuat ruang ekonomi rumah tangga semakin sempit.

Sistem terlihat kuat, tetapi rakyat dipaksa menahan beban demi menjaga stabilitas tersebut.

You Might Also Like

Purbaya Mau Alihkan Dana Nganggur Rp233 T, Partai X: Rakyat Butuh, Jangan Cuma Laporan!
Kinerja Daerah Diingatkan, Partai X: Kepercayaan Publik Harus Dijaga
Kanal Pengaduan “Lapor Pak Amran”, Partai X Minta Pemerintah Tegas Atasi Impor Ilegal
Keadilan Hilang: Negara Menggusur atas Nama Kemajuan

Ketimpangan sebagai Konsekuensi

Pertumbuhan ekonomi yang lebih menguntungkan sistem berisiko memperdalam ketimpangan. Ketika keuntungan ekonomi terkonsentrasi, sementara mayoritas rakyat menghadapi tekanan hidup, ketahanan sosial melemah. Konsumsi domestik—motor utama ekonomi nasional—ikut tergerus, menjadikan pertumbuhan jangka panjang semakin rapuh.

Situasi ini menunjukkan bahwa persoalan utama bukan pada ada atau tidaknya pertumbuhan, melainkan pada siapa yang menikmati hasilnya.

Solusi: Menggeser Arah Pertumbuhan

Agar pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya menguntungkan sistem, diperlukan koreksi arah kebijakan yang lebih berpihak pada rakyat, antara lain:

  1. Menjadikan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama pertumbuhan ekonomi, bukan sekadar menjaga stabilitas angka makro.
  2. Mengalihkan fokus pertumbuhan ke sektor padat karya dan bernilai tambah, yang mampu menciptakan kerja layak dan pendapatan stabil.
  3. Mengurangi ketergantungan pada pajak konsumsi, serta memperkuat sistem perpajakan yang progresif dan berkeadilan.
  4. Mengendalikan biaya hidup esensial, terutama pangan, pendidikan, kesehatan, dan perumahan.
  5. Memastikan distribusi manfaat pertumbuhan yang lebih merata, agar ekonomi nasional berdiri di atas fondasi sosial yang kuat.

Pertumbuhan ekonomi seharusnya menjadi alat untuk menyejahterakan rakyat, bukan sekadar mekanisme yang menguntungkan sistem. Selama manfaatnya belum dirasakan secara luas, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih menyisakan persoalan mendasar yang harus segera dibenahi.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pemerintahan Bergaji Publik dan Krisis Representasi
Next Article OTT Kantor Pajak Jakarta Utara, IWPI: KPK Jangan Tebang Pilih

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mempertimbangkan aspirasi masyarakat
Pemerintah

RUU KUHAP Dikebut, Partai X: DPR Harus Dengar Rakyat, Bukan Cuma Menteri dan Jaksa Agung!

July 17, 2025
Sidang kasus uang palsu Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali digelar secara maraton di PN Sungguminasa.
Pemerintah

Sidang Uang Palsu Libatkan ASN, Partai X: Kalau Guru Sudah Ikut Memalsu, Apa Lagi yang Asli di Negeri Ini?

July 7, 2025
Pemerintah

Dapur MBG Sebabkan Keracunan, Partai X: Keselamatan Rakyat Harus Utama!

November 13, 2025
Pemerintah

Ustad Rosidin: Krisis Iman Kepemimpinan, Saatnya Dewan Negara Jadi Penunjuk Moral Bangsa

September 3, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.