By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 22 April 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Penggunaan Dana BGN Dikritik, Penting untuk Prioritaskan Rakyat Bukan Barang Mewah
Pemerintah

Penggunaan Dana BGN Dikritik, Penting untuk Prioritaskan Rakyat Bukan Barang Mewah

Diajeng Maharani
Last updated: April 21, 2026 12:48 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id  – Isu pengadaan semir dan sikat sepatu senilai Rp 1,5 miliar oleh Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan publik. Kepala BGN, Dadan Hindayana, memberikan penjelasan terkait pengadaan tersebut, yang menurutnya adalah bagian dari kebutuhan pendidikan dan pelatihan dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) 2025. Program ini bertujuan untuk menyiapkan peserta sebagai pendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, pengeluaran yang terkesan tidak mendesak ini mengundang kritik terkait prioritas penggunaan dana.

Fokus Pada Penggunaan Dana untuk Kepentingan Rakyat

Dadan menjelaskan bahwa pembelian semir dan sikat sepatu merupakan perlengkapan yang diberikan kepada peserta SPPI, yang jumlahnya mencapai 30.299 orang. Meskipun pengadaan tersebut dilakukan melalui skema swakelola dengan melibatkan Universitas Pertahanan, pengeluaran sebesar Rp 1,52 miliar menjadi sorotan publik, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan kebutuhan yang lebih mendesak di sektor pangan dan kesehatan.

Menurut data, pengadaan semir sepatu menelan biaya sekitar Rp 1,25 miliar, sementara sikat semir berharga sekitar Rp 272 juta. Jika dihitung per unit, harga semir sepatu per unit mencapai Rp 41.470, sementara sikat semir dihargai Rp 10.780 per unit. Dalam pandangan banyak pihak, anggaran yang dialokasikan untuk barang-barang ini bisa digunakan untuk sektor yang lebih langsung berdampak pada kesejahteraan rakyat.

Kritik Terhadap Prioritas Penggunaan Anggaran

Meskipun Dadan mengklaim bahwa pengadaan ini adalah bagian dari kelengkapan pendidikan peserta SPPI, banyak yang mempertanyakan apakah pengeluaran tersebut sebanding dengan kebutuhan mendesak rakyat Indonesia. Dalam situasi di mana ketahanan pangan menjadi prioritas utama, penggunaan dana untuk barang-barang non-esensial seperti semir dan sikat sepatu dapat dianggap sebagai pemborosan.

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R Saputra, menegaskan bahwa tugas negara itu tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Dalam konteks ini, anggaran negara harus lebih fokus pada kebutuhan mendasar rakyat. Adapun terutama dalam menghadapi tantangan pangan dan kesehatan yang lebih kritis. Prioritas yang benar-benar menguntungkan rakyat harus menjadi dasar utama dalam setiap pengeluaran anggaran pemerintah.

Solusi Partai X: Meningkatkan Efisiensi Penggunaan Anggaran

Partai X mengusulkan beberapa langkah konkret untuk memastikan bahwa anggaran negara digunakan dengan tepat:

You Might Also Like

Stabilitas Tanpa Keadilan: Ketika Hukum Tak Lagi Melayani Rakyat
Eks Kadis Merugikan Rp36 M, Partai X: Budaya Dicuri, Tapi Pelaku Masih Diberi Panggung!
Ilmu Politik Itu Sunnah: Menegakkan Negara yang Adil dengan Kebijakan yang Tepat
Open Government Dikaji, Partai X: Transparansi Jangan Hanya Jadi Slogan
  1. Prioritaskan Kebutuhan Rakyat: Dana negara harus difokuskan pada sektor yang langsung mempengaruhi kesejahteraan rakyat, seperti pangan, kesehatan, dan pendidikan yang lebih mendasar.
  2. Evaluasi Program dengan Dampak Jelas: Setiap program harus memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan terukur. Serta berdampak langsung pada kelompok yang paling membutuhkan.
  3. Optimalisasi Penggunaan Dana: Pemerintah harus memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan manfaat maksimal untuk masyarakat. Pengeluaran yang tidak mendesak harus ditinjau kembali, dan anggaran yang ada harus digunakan seefisien mungkin.
  4. Transparansi dan Akuntabilitas: Setiap penggunaan anggaran harus diawasi dengan transparansi tinggi, agar tidak ada penyalahgunaan dana negara. Sistem pengawasan yang ketat dan pelaporan yang terbuka adalah langkah penting untuk mencegah pemborosan.

Kesimpulan

Dalam situasi ekonomi yang menantang, pengeluaran pemerintah harus benar-benar berfokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Bukan pada pembelian barang yang dapat dipertanyakan urgensinya. Program SPPI yang melibatkan pengadaan semir dan sikat sepatu sebesar Rp 1,5 miliar harus dievaluasi kembali. Dengan tujuan agar dana tersebut digunakan untuk kepentingan yang lebih langsung mendukung kebutuhan rakyat. Pemerintah harus mendengarkan kritik ini dan memastikan kebijakan anggaran yang lebih efisien dan tepat sasaran.

Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kuasa tanpa Kendali: Ketika Wewenang Berubah Jadi Alat
Next Article Saat Rakyat Dijauhkan, Kuasa tanpa Kendali Didekatkan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Ketika Kesejahteraan Menjadi Angka: Rakyat Jadi Statistika dalam Sistem Pemerintahan

March 11, 2026
Pemerintah

Gotong Royong Tanpa Keadilan: Ketika Sistem Memperbesar Ketimpangan Sosial di Negara

March 12, 2026
Pemerintah

Di Balik Bencana Sumatera: Koalisi Sunyi antara Otoritas dan Oligarki

December 15, 2025
Pemerintah

Amandemen Konstitusi Negara: Keputusan Besar yang Tidak Pernah Melibatkan Rakyat

February 5, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.