By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 8 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Ekonomi > PDB Naik, Pajak Jadi Andalan Negara Rapuh Struktural
Ekonomi

PDB Naik, Pajak Jadi Andalan Negara Rapuh Struktural

Diajeng Maharani
Last updated: January 6, 2026 1:16 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id — Di tengah narasi pertumbuhan ekonomi yang terus digaungkan, kondisi negara rapuh struktural justru semakin nyata terlihat. Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tercatat meningkat dan kerap dijadikan legitimasi keberhasilan kebijakan ekonomi. Namun di balik kenaikan PDB tersebut, negara semakin menggantungkan pembiayaan fiskalnya pada pajak rakyat, terutama pajak konsumsi, alih-alih memperbaiki fondasi ekonomi dan struktur penerimaan secara berkeadilan.

Dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah menegaskan komitmen menjaga pertumbuhan ekonomi di kisaran positif. Namun bersamaan dengan itu, muncul kebijakan dan wacana yang menempatkan pajak sebagai tulang punggung utama negara, mulai dari optimalisasi penerimaan pajak hingga rencana kenaikan PPN menjadi 12 persen. Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius: jika PDB naik, mengapa negara justru semakin agresif menarik pajak dari rakyat?

Pertumbuhan Makro, Fondasi Fiskal Rapuh

Kenaikan PDB belum tentu mencerminkan kekuatan fiskal negara. Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini lebih banyak ditopang sektor tertentu seperti komoditas, perbankan, dan industri padat modal yang tidak menyerap tenaga kerja secara luas. Sementara itu, rasio pajak terhadap PDB justru tergolong rendah dan tidak stabil, menandakan lemahnya kapasitas negara dalam memobilisasi penerimaan secara struktural.

Alih-alih memperluas basis pajak yang adil dan produktif, negara cenderung memilih jalan cepat dengan membebani konsumsi masyarakat. Dalam konteks negara rapuh struktural, pajak bukan lagi instrumen pemerataan, melainkan alat tambal sulam untuk menutup lubang fiskal.

Pajak Konsumsi dan Beban Rakyat

Ketergantungan pada pajak konsumsi seperti PPN berisiko memperdalam tekanan ekonomi rumah tangga. Pajak jenis ini bersifat regresif, karena memukul kelompok berpendapatan rendah dan kelas menengah lebih keras dibanding kelompok kaya. Ketika daya beli masyarakat sedang tertekan oleh kenaikan biaya hidup dan ketidakpastian kerja, menjadikan pajak sebagai andalan utama justru berpotensi melemahkan konsumsi domestik penopang utama PDB itu sendiri.

Ironisnya, negara menuntut lebih banyak dari rakyat, sementara perlindungan sosial dan kualitas layanan publik belum sepenuhnya membaik.

You Might Also Like

Kursi DPRD DKI Berkurang, Partai X: Rakyat Ditinggalkan, Lagi!
Pemimpin Sejati Melayani dan Memerintah dengan Nurani
Importir Barang Bekas Akan Didenda, Partai X: Lindungi Industri, Jangan Rugikan Rakyat!
Ketatanegaraan yang Rusak dan Nasib Generasi Z

Ilusi Kemandirian Fiskal

Mengklaim kemandirian fiskal melalui peningkatan pajak di tengah struktur ekonomi yang timpang adalah ilusi. Negara tampak kuat karena PDB naik, tetapi rapuh karena ketergantungan pada penerimaan jangka pendek dan minimnya transformasi ekonomi. Jika pertumbuhan melambat atau konsumsi turun, fondasi fiskal akan kembali goyah.

Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan utama bukan pada kurangnya pajak, melainkan pada struktur ekonomi dan arah kebijakan yang belum berpihak pada keadilan dan keberlanjutan.

Solusi: Memperkuat Struktur, Bukan Menekan Rakyat

Untuk keluar dari jebakan negara rapuh struktural, diperlukan langkah kebijakan yang lebih mendasar, antara lain:

  1. Menghentikan ketergantungan berlebihan pada pajak konsumsi, terutama di tengah tekanan daya beli masyarakat.
  2. Mereformasi sistem perpajakan secara progresif, dengan memperkuat pajak kekayaan, keuntungan besar, dan sektor ekonomi berpenghasilan tinggi.
  3. Mendorong transformasi ekonomi dan industrialisasi padat karya, agar pertumbuhan PDB sejalan dengan peningkatan pendapatan rakyat.
  4. Meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas belanja negara, sehingga pajak benar-benar kembali dalam bentuk layanan publik yang dirasakan masyarakat.
  5. Menjadikan kesejahteraan rakyat sebagai basis ketahanan fiskal, bukan sekadar angka pertumbuhan dan target penerimaan.

PDB yang naik seharusnya memberi ruang napas bagi rakyat, bukan menjadi alasan untuk menarik pajak lebih dalam. Tanpa pembenahan struktural, negara akan terus tampak tumbuh di data, tetapi rapuh dalam kenyataan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Indonesia Negara Paling Bahagia, Kebahagiaan Harus Merata untuk Semua Rakyat!
Next Article Indonesia Negara Bahagia: Antara Angka Survei dan Ilusi Kenegaraan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

negara gagal
Pemerintah

Negara Gagal Karena Kesalahan Sistem Negara

May 26, 2025
Pemerintah

RUU Hak Cipta, Partai X: Lindungi Karya Anak Bangsa dari Pembajakan!

November 13, 2025
Pendidikan

Anak Disarankan ke Barak, Komnas PA Ingatkan Asesmen: Partai X Tegas, Pendidikan Bukan Militerisasi!

May 21, 2025
Seputar Pajak

Sering Hiraukan Saksi Ahli, Hakim Pajak Putus Sengketa dengan Alat Bukti Tipis

August 5, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.