By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 14 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Opini Publik Disetir Konten Kreator Bayaran
Pemerintah

Opini Publik Disetir Konten Kreator Bayaran

Diajeng Maharani
Last updated: January 14, 2026 1:38 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Di tengah ledakan penggunaan media sosial, peran konten kreator bayaran kian dominan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap isu pemerintahan, ekonomi, dan kebijakan publik. Alih-alih tumbuh secara organik dari diskusi warga, opini publik kini banyak diarahkan melalui konten pesanan yang dikemas kreatif, emosional, dan mudah viral. Praktik ini menimbulkan kekhawatiran serius tentang manipulasi kesadaran kolektif dan melemahnya kualitas demokrasi.

Dari Ekspresi Digital ke Industri Pengaruh

Media sosial awalnya dipandang sebagai ruang demokratis bagi warga untuk menyampaikan pandangan. Namun dalam perkembangannya, platform digital berubah menjadi pasar pengaruh.

Konten kreator dengan jutaan pengikut direkrut untuk:

  • Mengampanyekan kebijakan tertentu
  • Menyerang kritik terhadap pemerintah
  • Mengangkat citra tokoh atau institusi
  • Menenggelamkan isu sensitif

Konten tidak lagi sekadar ekspresi pribadi, melainkan produk komunikasi berbayar yang sering tidak diberi penanda transparan.

Opini Publik dalam Cengkeraman Algoritma dan Uang

Ketika narasi didorong oleh bayaran dan algoritma, masyarakat menghadapi realitas baru:

  • Sulit membedakan opini tulus dan pesan pesanan
  • Kritik substantif kalah oleh konten sensasional
  • Diskursus publik menjadi dangkal dan emosional
  • Kebenaran tersisih oleh popularitas

Dalam situasi ini, kebebasan berpendapat tetap ada secara formal, tetapi arah perbincangan dikendalikan oleh kekuatan modal.

You Might Also Like

Sistem Negara dalam Perspektif Analogi Skincare
ASN BerAKHLAK Wujud Pancasila? Partai X: Etika Tak Cukup di Poster, Tapi Harus Tercermin di Meja Layanan Publik!
Menteri PANRB Bahas Kenaikan Gaji PNS, Kesejahteraan Harus Merata!
Pasar 1.001 Malam Dibangun, Partai X: UMKM Jangan Jadi Pajangan!

Tanggapan Rinto Setiyawan: Negara Tak Boleh Membiarkan Manipulasi Kesadaran

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menilai maraknya konten kreator bayaran sebagai ancaman serius terhadap kedaulatan rakyat dalam berpikir.

“Tugas negara itu hanya tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Kalau opini publik dimanipulasi lewat konten bayaran, maka rakyat tidak lagi membuat keputusan secara bebas dan sadar. Negara gagal melindungi,” tegas Rinto.

Menurutnya, melayani rakyat berarti menyediakan informasi yang jujur dan utuh, bukan membanjiri ruang digital dengan propaganda terselubung.

“Mengatur rakyat pun tidak boleh dilakukan lewat rekayasa opini, tapi lewat hukum yang adil dan transparan,” tambahnya.

Akar Masalah: Regulasi Lemah dan Kekuasaan Pencitraan

Rinto mengidentifikasi dua faktor utama:

  1. Ketiadaan regulasi tegas terhadap konten berbayar di platform digital
  2. Budaya kekuasaan yang mengutamakan citra, bukan transparansi kebijakan

Kondisi ini menciptakan ekosistem di mana manipulasi narasi lebih murah dan efektif dibanding memperbaiki kebijakan.

Praktik sistematis konten kreator bayaran berpotensi:

  • Merusak rasionalitas pemilih
  • Memperdalam polarisasi sosial
  • Menurunkan kualitas kontrol publik terhadap pemerintah
  • Menggeser demokrasi menjadi sekadar pertarungan citra

Solusi: Mengembalikan Kedaulatan Opini kepada Rakyat

Partai X mendorong langkah konkret berikut:

1. Regulasi konten berbayar

Wajib diberi label jelas dan terbuka ke publik.

2. Transparansi belanja komunikasi pemerintah

Termasuk anggaran influencer dan kampanye digital.

3. Pengawasan independen platform digital

Terhadap jaringan propaganda dan buzzer.

4. Literasi digital nasional

Agar masyarakat mampu mengenali manipulasi opini.

5. Perlindungan ruang kritik digital

Supaya suara warga tidak tenggelam oleh narasi pesanan.

Ketika opini publik disetir oleh konten kreator bayaran, demokrasi kehilangan ruhnya: kebebasan berpikir dan kesadaran kolektif. Rakyat tetap bersuara, tetapi arah suara itu ditentukan pihak lain.

Seperti diingatkan Rinto Setiyawan, negara harus kembali pada mandat dasarnya: melindungi rakyat dari manipulasi informasi, melayani dengan kebenaran, dan mengatur tanpa merekayasa kesadaran publik.

Jika tidak, demokrasi hanya akan menjadi panggung digital yang ramai, tetapi dikendalikan dari balik layar.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Notaris Ungkap Transaksi Rp 809 M ke Gojek, Penegakan Hukum Harus Tegas
Next Article Kekosongan Akuntabilitas dan Erosi Pilar Keempat

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

DPR Dukung TNI Jaga Kejaksaan, Partai X: Hukum Perlu Integritas, Bukan Kawalan Militer!

May 15, 2025
Pemerintah

Mengenal Sistem Ketatanegaraan Lewat Analogi Tubuh Manusia

October 29, 2025
Pemerintah

Prabowo Perintahkan Seskab, Partai X: Pemda Harus Fokus, Bukan Formalitas!

November 21, 2025
Pemerintah

Pemerintah Tarik Utang Negara Rp463,7 T, Partai X: Utang Meningkat, Rakyat Tetap Sengsara!

September 24, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.