By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 9 May 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Menperin Akui Risiko Badai PHK Massal, Lindungi Pekerja Jadi Prioritas
Pemerintah

Menperin Akui Risiko Badai PHK Massal, Lindungi Pekerja Jadi Prioritas

Diajeng Maharani
Last updated: May 6, 2026 1:47 pm
By Diajeng Maharani
Share
2 Min Read
SHARE

beritax.id – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengakui sektor manufaktur Indonesia sedang menghadapi tekanan akibat konflik di Timur Tengah. Ia menyoroti risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di sejumlah industri. Agus mengatakan tekanan ini mencakup gangguan rantai pasok, kenaikan harga bahan baku, serta pelemahan permintaan pasar. Meski demikian, ia menegaskan kondisi ini bersifat sementara karena faktor global memengaruhi seluruh negara.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) memperingatkan potensi PHK massal dalam tiga bulan mendatang. Ancaman paling nyata terjadi di sektor tekstil dan produk tekstil (TPT), termasuk benang, kain, dan polyester.

Selain TPT, industri plastik menghadapi tekanan biaya produksi akibat lonjakan harga bahan baku impor. Hal ini juga berdampak pada sektor elektronik dan otomotif yang bergantung pada komponen berbahan plastik.

Industri semen turut merasakan dampak karena kelebihan pasokan (oversupply) akibat menurunnya permintaan selama konflik. Agus menegaskan pemerintah memantau semua sektor agar dampak PHK dapat diminimalkan.

Prayogi R Saputra: Lindungi Pekerja, Prioritaskan Rakyat

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R Saputra, menekankan tugas negara tiga, yakni melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat.

Menurut Prayogi, situasi ini menegaskan pentingnya perlindungan pekerja. Pemerintah harus mencegah PHK massal sekaligus menjaga kesejahteraan buruh melalui kebijakan fiskal dan perlindungan sosial.

You Might Also Like

Rusdi Gantikan Sahroni di DPR, Partai X: Kursi Berganti, Rakyat Tetap Sengsara!
KUR ke Produksi, Partai X: Petani Dapat Bagian atau Tidak?
Menu MBG Cuma Bahan Mentah, Partai X: Jangan Cuma Kenyang Konten, Tapi Kosong Gizi!
Purbaya, Restitusi, dan Bahaya PMK yang Melampaui UU HPP

Prinsip Partai X dan Solusi Strategis

Prinsip Partai X menekankan perlindungan rakyat, keadilan sosial, dan pengelolaan ekonomi yang adil. Solusi Partai X untuk menghadapi potensi PHK meliputi:

  1. Perlindungan Sosial – Memperkuat program jaminan sosial, termasuk bantuan pengangguran dan subsidi upah sementara.
  2. Insentif Industri – Memberikan insentif fiskal bagi perusahaan yang menjaga karyawan tetap bekerja.
  3. Pemantauan Ketat – Kementerian terkait harus memantau kondisi industri kritis, mencegah PHK sembarangan.
  4. Pelatihan Ulang SDM – Menyediakan program pelatihan dan re-skilling bagi pekerja terdampak untuk sektor lain.
  5. Kolaborasi Pemerintah-Serikat – Melibatkan serikat pekerja dalam merumuskan langkah mitigasi agar keputusan adil dan transparan.

Tekanan global membuat PHK di sektor manufaktur Indonesia berpotensi meningkat. Negara wajib menegakkan prinsip perlindungan rakyat dan keadilan kerja, selaras dengan prinsip Partai X.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pejabat Bawaslu Bikin Dokumen Fiktif, Rakyat Jadi Korban Kerugian
Next Article BI: Kondisi Rupiah Melemah, Stabilkan Ekonomi untuk Rakyat

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Demokrasi tanpa arah
Pemerintah

Demokrasi Tanpa Arah: Rakyat Memilih, Sistem Mengarahkan Sendiri

May 7, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Erosi Pilar Keempat dalam Demokrasi yang Disandera Anggaran

January 13, 2026
Pemerintah

Indonesia Bisa Mengekspor 3 Miliar Kelapa, Tingkatkan Pendapatan Petani

April 30, 2026
Ilham Akbar Habibie menilai perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok menjadi tantangan serius bagi stabilitas industri global
Internasional

Perang Dagang Lebih Bahaya dari Konflik, Partai X: Jangan Tutupi Luka Bangsa dengan Wacana Global!

July 8, 2025
Pendidikan

Guru Honorer Digaji Rp300.000, Partai X: Pekerja Rakyat Jangan Jadi Korban!

September 17, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.