By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 5 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Ekonomi > Krisis Kesejahteraan: Buruh Terpinggirkan di Negeri Pekerja Keras
EkonomiPemerintah

Krisis Kesejahteraan: Buruh Terpinggirkan di Negeri Pekerja Keras

Diajeng Maharani
Last updated: January 2, 2026 10:20 am
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Krisis kesejahteraan semakin nyata dirasakan buruh di negeri yang kerap dibanggakan sebagai bangsa pekerja keras. Di balik narasi pertumbuhan dan produktivitas, buruh menghadapi upah stagnan, jam kerja panjang, kepastian kerja yang rapuh, serta kenaikan biaya hidup yang terus menekan. Ketika ekonomi diklaim bergerak maju, buruh justru berjalan di tempat bahkan mundur. Situasi ini menandakan jurang antara cerita keberhasilan makro dan realitas keseharian pekerja.

Kenaikan harga pangan, transportasi, dan perumahan tidak diimbangi dengan peningkatan upah yang layak. Banyak buruh dipaksa mengencangkan ikat pinggang, menunda kebutuhan dasar, dan mencari pekerjaan tambahan demi bertahan. Fleksibilitas kerja yang dijanjikan sering berujung pada ketidakpastian pendapatan dan minim perlindungan.

Buruh bekerja lebih keras, namun hasilnya kian menipis.

Regulasi Ketenagakerjaan yang Belum Berpihak

Sejumlah kebijakan ketenagakerjaan dinilai lebih ramah pada efisiensi usaha ketimbang perlindungan pekerja. Mekanisme kontrak jangka pendek, alih daya, dan lemahnya pengawasan membuka ruang praktik yang merugikan buruh. Di sisi lain, akses terhadap jaminan sosial dan keselamatan kerja masih belum merata.

Negara hadir sebagai pengatur prosedur, tetapi belum sepenuhnya sebagai pelindung.

Tanggapan Rinto Setiyawan: Negara Harus Hadir untuk Buruh

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menegaskan bahwa buruh tidak boleh dipinggirkan dalam agenda pembangunan.

You Might Also Like

Ketika Kritik Proyek Dibungkam, Padahal Alam Sedang Memberi Peringatan
Uya Kuya dan Eko Joget di DPR, Partai X: Wakil Rakyat Harus Jaga Wibawa!
Mengapa Pendidikan Karakter Penting untuk Menyelamatkan Negara?
Kasus Pajak Djarum, Partai X: Tax Amnesty Jangan Jadi Alibi Korupsi!

“Tugas negara itu tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Buruh adalah tulang punggung ekonomi. Jika mereka terpinggirkan, berarti negara gagal menjalankan tugas dasarnya,” tegas Rinto.

Menurutnya, pembangunan tanpa keadilan bagi buruh hanya akan memperlebar ketimpangan dan memicu krisis sosial.

Dampak Jangka Panjang bagi Produktivitas Nasional

Mengabaikan kesejahteraan buruh berisiko menurunkan produktivitas, memperbesar konflik industrial, dan melemahkan daya saing nasional. Buruh yang tidak sejahtera sulit berkontribusi optimal. Dalam jangka panjang, ekonomi yang bertumpu pada tenaga kerja murah dan tidak terlindungi akan rapuh.

Kesejahteraan buruh adalah fondasi keberlanjutan ekonomi.

Solusi: Mengembalikan Pusat Kebijakan pada Buruh

Untuk keluar dari krisis kesejahteraan, langkah konkret perlu segera diambil:

  1. Penyesuaian upah yang adil dan responsif terhadap biaya hidup.
  2. Penguatan perlindungan kerja dari praktik kontrak berulang dan alih daya yang merugikan.
  3. Pengawasan ketenagakerjaan yang tegas dan transparan.
  4. Perluasan jaminan sosial dan keselamatan kerja bagi seluruh pekerja.
  5. Dialog sosial yang bermakna antara pemerintah, buruh, dan pengusaha.

Rinto Setiyawan menutup dengan penegasan negeri pekerja keras seharusnya menjamin kehidupan yang layak bagi para pekerjanya. Tanpa itu, krisis kesejahteraan akan terus menjadi luka terbuka.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Keadilan Hilang: Korupsi Tidak Lagi Tersembunyi, Tapi Dilindungi Sistem Keadilan Hilang: Korupsi Tidak Lagi Tersembunyi, Tapi Dilindungi Sistem
Next Article Doa Tahlukah untuk Negara: Sekolah Negarawan Kirim Pesan Keras pada Kekuasaan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Dalam kondisi struktur ketatanegaraan yang sehat, rakyat idealnya berada dalam satu posisi: subjek yang sadar, kritis, dan aktif
Pemerintah

5 Kategori Rakyat dalam Struktur Ketatanegaraan yang Rusak

January 3, 2026
Pemerintah

RUU KUHAP Tak Diintervensi, Partai X: Tak Diintervensi Siapa? Tapi Masih Pro Kekuasaan Juga!

June 25, 2025
Pemerintah

Indonesia Krisis: Produktivitas Dijunjung, Kesejahteraan Ditinggalkan

December 31, 2025
Pemerintah

Menko Kumham: Diaspora Mitra Penting, Partai X Desak Diplomasi yang Seimbang, Jangan Hanya Untuk Pejabat!

August 14, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.