By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 27 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Seputar Pajak > Ketika Pajak Konsumsi Meningkat, Kedaulatan Hilang: Inilah Penjajahan Modern Fiskal
Seputar Pajak

Ketika Pajak Konsumsi Meningkat, Kedaulatan Hilang: Inilah Penjajahan Modern Fiskal

Diajeng Maharani
Last updated: January 27, 2026 11:16 am
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Penjajahan modern fiskal kini semakin nyata di Indonesia, terutama dengan meningkatnya pajak konsumsi. Pajak konsumsi, seperti PPN, semakin membebani rakyat. Alih-alih menguntungkan, pajak ini justru memperburuk ketimpangan sosial. Negara kini dipaksa mengikuti kebijakan fiskal yang ditetapkan oleh lembaga global, yang seringkali tidak sesuai dengan kebutuhan nasional. Akibatnya, kedaulatan fiskal Indonesia semakin tergerus. Indonesia kehilangan kebebasan untuk merumuskan kebijakan fiskal yang berpihak pada rakyatnya.

Pajak Konsumsi: Beban bagi Rakyat, Keuntungan bagi Negara Maju

Pajak konsumsi seperti PPN yang terus naik menjadi salah satu indikator penjajahan modern fiskal. Kebijakan ini semakin mengurangi daya beli masyarakat, terutama di kalangan menengah ke bawah. Sementara itu, negara-negara maju justru mendapat keuntungan besar dari kebijakan pajak tersebut. Pajak konsumsi ini lebih sering diterapkan untuk menutupi defisit anggaran yang berasal dari kebijakan fiskal internasional yang tidak berpihak pada negara berkembang seperti Indonesia.

Tanggapan Rinto Setiyawan: Tugas Negara untuk Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat

Rinto Setiyawan, Anggota Majelis Tinggi Partai X, menegaskan bahwa negara memiliki tiga tugas utama: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Dalam menghadapi tekanan dari kebijakan fiskal global, Indonesia harus melindungi kedaulatan fiskalnya. Negara tidak boleh menyerahkan kebijakan pajak kepada lembaga internasional yang tidak memperhatikan kesejahteraan rakyat. Negara harus memastikan bahwa pajak yang diterapkan tidak memberatkan rakyat, tetapi lebih untuk kemajuan bersama.

Solusi untuk Mengembalikan Kedaulatan Fiskal dan Menyeimbangkan Kebijakan Pajak

  1. Mengurangi Ketergantungan pada Pajak Konsumsi
    Negara harus mengurangi ketergantungan pada pajak konsumsi sebagai sumber utama pendapatan. Pajak konsumsi yang regresif cenderung membebani rakyat dan menengah. Sebagai gantinya, pemerintah bisa lebih mengandalkan pajak kekayaan dan pajak perusahaan besar untuk meningkatkan pendapatan negara.
  2. Mengembangkan Kebijakan Pajak yang Berkeadilan
    Pajak yang diterapkan harus berbasis pada prinsip keadilan. Pajak kekayaan dan pajak progresif bagi kalangan atas perlu diperkenalkan untuk memperbaiki distribusi kekayaan. Negara harus berani mengenakan pajak yang lebih tinggi pada mereka yang memiliki kekayaan besar, bukan membebani masyarakat bawah dengan pajak konsumsi yang tinggi.
  3. Memperkuat Kebijakan Fiskal Domestik
    Indonesia harus memperkuat kebijakan fiskal domestik dan mengurangi ketergantungan pada lembaga internasional. Negara harus memperjuangkan kedaulatan fiskalnya dengan merumuskan kebijakan pajak yang lebih berpihak pada rakyat dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan negara maju atau lembaga internasional.
  4. Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Pajak
    Pengelolaan pajak harus lebih transparan dan akuntabel. Masyarakat harus tahu ke mana pajak yang mereka bayarkan digunakan. Pengawasan terhadap penggunaan dana negara juga perlu diperketat agar tidak ada penyalahgunaan anggaran, yang justru memperburuk ketimpangan sosial.
  5. Menjaga Kedaulatan Pajak dalam Forum Internasional
    Indonesia harus lebih aktif dalam memperjuangkan kedaulatan fiskalnya di forum internasional. Dalam kerangka globalisasi ekonomi, negara harus bisa menyesuaikan kebijakan pajaknya dengan kepentingan nasional, tanpa menuruti standar yang ditetapkan oleh negara maju yang justru merugikan negara berkembang.

Penutup: Menjaga Kedaulatan Fiskal untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Penjajahan modern fiskal yang melalui kebijakan pajak global yang tidak adil harus dihentikan. Negara harus berani kembali mengatur sistem perpajakan yang mengutamakan kesejahteraan rakyat. Rinto Setiyawan mengingatkan bahwa negara harus menjalankan tugasnya untuk melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat dengan kebijakan fiskal yang berpihak pada rakyat, bukan kepentingan global. Hanya dengan langkah-langkah reformasi yang berani, Indonesia dapat mengembalikan kedaulatan fiskalnya dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Regulasi Pajak Global dan Dampaknya pada Perekonomian Indonesia

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Krisis Negara Berawal dari Hilangnya Hikmat dalam Kepemimpinan

November 26, 2025
Pemerintah

Cak Nun: Indonesia Perlu Reformasi Tata Negara agar Tak Jadi Mainan Matador Asing

July 1, 2025
Pendidikan

Kuliah Antikorupsi Wajib, Partai X: Hukum Lemah Tak Bisa Dilawan dengan Modul!

May 5, 2025
Pemerintah

IKN Dibangun, Masyarakat Adat Dipindahkan

December 19, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.