By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 4 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Kemajuan Tanpa Kedaulatan: Ketika Indonesia Emas 2026 Hanya Jadi Slogan Kosong
Pemerintah

Kemajuan Tanpa Kedaulatan: Ketika Indonesia Emas 2026 Hanya Jadi Slogan Kosong

Diajeng Maharani
Last updated: February 3, 2026 1:14 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Indonesia Emas 2026 dijanjikan sebagai puncak kemajuan ekonomi, sosial, dan pemerintahan. Namun, kemajuan tanpa kedaulatan hanya akan menjadi slogan kosong. Ketika kebijakan pembangunan lebih mengutamakan kepentingan luar negeri dan korporasi besar. Rakyat Indonesia hanya menjadi penonton dalam proses yang seharusnya melibatkan mereka. Tanpa kedaulatan dalam menentukan kebijakan ekonomi dan pemerintahan, Indonesia Emas 2026 hanya akan menjadi janji kosong yang tidak menyentuh kehidupan nyata rakyat.

Ketergantungan pada Kebijakan Asing dan Pengaruhnya pada Kemajuan

Kemajuan yang dicanangkan oleh pemerintah sering kali bergantung pada kebijakan asing dan kepentingan perusahaan global. Indonesia terus menghadapi ketergantungan pada utang luar negeri dan proyek-proyek yang lebih menguntungkan pihak asing. Sementara itu, rakyat Indonesia yang seharusnya mendapat manfaat langsung dari kebijakan pembangunan justru terpinggirkan. Tanpa kedaulatan dalam menentukan kebijakan ekonomi yang berpihak pada kepentingan domestik, Indonesia tidak akan dapat mencapai kemajuan yang sesungguhnya.

Pemerintah sering kali mengklaim adanya partisipasi rakyat dalam pembangunan, namun kenyataannya keputusan-keputusan strategis tetap berada di tangan segelintir pejabat. Rakyat hanya diberi ruang terbatas untuk terlibat, sementara keputusan besar yang memengaruhi hidup mereka tetap diambil tanpa melibatkan mereka secara substansial. Proses ini menciptakan ilusi partisipasi, di mana rakyat merasa terlibat tetapi tidak memiliki kendali nyata atas kebijakan yang diterapkan.

Tanggapan Rinto Setiyawan: Tugas Negara untuk Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat

Rinto Setiyawan, Anggota Majelis Tinggi Partai X, mengingatkan bahwa tugas negara adalah melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Negara harus mampu mengembalikan kedaulatan pemerintahan dan ekonomi untuk memastikan bahwa kebijakan pembangunan benar-benar berpihak pada rakyat. Kemajuan tidak hanya bisa diukur dengan angka-angka ekonomi, tetapi dengan sejauh mana kebijakan yang diterapkan mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Solusi untuk Mewujudkan Kemajuan yang Sesungguhnya

  1. Menguatkan Kedaulatan Ekonomi dan Pemerintahan
    Negara harus berkomitmen untuk mengurangi ketergantungan pada kebijakan luar negeri dan perusahaan asing. Kebijakan yang lebih pro-rakyat dan berdaulat dapat menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.
  2. Pemberdayaan Rakyat dalam Proses Pengambilan Keputusan
    Rakyat harus dilibatkan secara nyata dalam pengambilan keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka. Setiap kebijakan harus melalui konsultasi yang mendalam dan memperhatikan suara rakyat.
  3. Pembangunan Infrastruktur untuk Kesejahteraan Rakyat
    Pembangunan infrastruktur harus difokuskan pada sektor-sektor yang memberikan manfaat langsung bagi rakyat, seperti pendidikan, kesehatan, dan akses ekonomi yang adil.
  4. Penguatan Sektor UMKM dan Ekonomi Lokal
    Negara harus mendukung sektor ekonomi lokal dan UMKM untuk mengurangi ketergantungan pada korporasi besar. Kebijakan yang mendorong pemberdayaan ekonomi domestik akan menciptakan lapangan kerja dan mengurangi ketimpangan.
  5. Mengurangi Ketergantungan pada Utang Luar Negeri
    Negara harus lebih bijak dalam pengelolaan utang luar negeri dan lebih memprioritaskan pembiayaan dari sumber daya domestik yang dapat memberikan keuntungan jangka panjang.

Kemajuan tanpa kedaulatan hanyalah sebuah utopia kosong. Rinto Setiyawan menekankan bahwa negara harus melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat dengan kebijakan yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat, bukan hanya angka-angka pembangunan yang tidak merata. Indonesia Emas 2026 hanya akan terwujud jika rakyat memiliki kendali atas kebijakan yang mengatur kehidupan mereka, memastikan bahwa kemajuan tidak hanya menjadi slogan kosong, tetapi kenyataan yang dirasakan oleh semua.

You Might Also Like

Mentan Panggil Pengusaha, Partai X: Harga Naik, Rakyat Selalu Jadi Korban!
Iran-Israel Memanas, Menteri Bilang UMKM Prioritas, Partai X: Konflik Jauh Jadi Alasan Gagal Urus Ekonomi Rakyat!
PLN & Kemendikbud Riset Listrik, Partai X: Jangan Sampai Kampus & Rumah Rakyat Tetap Gelap Gulita!!
DJP Mengaku Bisa Kembangkan Sendiri Coretax, IWPI: KPK Harus Periksa Mantan Dirjen Pajak & Eks Menkeu
TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Indonesia Emas 2026: Janji Pembangunan yang Tak Pernah Tertunai
Next Article Kemendikdasmen Usulkan TPG untuk 1,2 Juta Guru, Kesejahteraan Guru Harus Ditingkatkan!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) merespons penahanan dua pejabatnya oleh Kejaksaan Negeri Lhokseumawe
Pemerintah

Dua Pejabat PKP Tersangka Korupsi, Kementerian Bersuara, Partai X: Bukan Klarifikasi, Tapi Pembongkaran Total!

July 30, 2025
Pemerintah

PPHN Lewat Amendemen UUD, Partai X Tekankan Arah Kebangsaan

December 5, 2025
Pemerintah

MK Bacakan 17 Putusan, Partai X: Penegakan Hukum Harus Konsisten, Jangan Pilih Kasus!

October 17, 2025
Ekonomi

Kenaikan Upah, Partai X: Buruh Butuh Kenaikan Nyata, Bukan Sekadar Wacana!

October 14, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.