By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sunday, 10 May 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Kegagalan Sistem: Investasi Dijaga, Rumah Rakyat Digusur
Pemerintah

Kegagalan Sistem: Investasi Dijaga, Rumah Rakyat Digusur

Diajeng Maharani
Last updated: December 29, 2025 1:00 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Dalam beberapa tahun terakhir, agenda percepatan investasi menjadi mantra utama pembangunan. Kawasan industri, proyek strategis nasional, dan pengembangan infrastruktur digencarkan dengan dalih pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Namun di balik angka-angka optimistis itu, terselip kisah lain yang jarang mendapat panggung: warga yang kehilangan rumah, tanah, dan sumber penghidupan. Hal ini menunjukkan kegagalan sistem pemerintahan.

Kasus penggusuran di kawasan pesisir, bantaran sungai, hingga wilayah yang ditetapkan sebagai kawasan proyek kembali mengemuka. Prosesnya sering berlangsung cepat, sementara dialog dengan warga berjalan singkat atau sekadar formalitas.

Hukum Tajam ke Bawah, Lunak ke Atas

Dalam banyak peristiwa, aparat bergerak sigap mengamankan proyek investasi, tetapi lamban melindungi hak-hak warga terdampak. Surat peringatan datang beruntun, tenggat waktu dipersempit, dan opsi relokasi kerap tidak sebanding dengan nilai kehilangan yang dialami warga. Sementara itu, pelanggaran prosedur oleh pemodal mulai dari analisis dampak lingkungan hingga izin sosial kerap diselesaikan secara administratif.

Situasi ini menimbulkan kesan kuat bahwa hukum hadir lebih dulu untuk menjaga investasi, bukan melindungi rakyat.

Pembangunan Tanpa Persetujuan Sosial

Pembangunan yang berkelanjutan seharusnya berdiri di atas persetujuan sosial. Namun praktik di lapangan menunjukkan sebaliknya. Warga baru mengetahui rencana proyek saat alat berat datang. Keberatan dianggap menghambat kemajuan, protes dicap anti-pembangunan.

Padahal, pembangunan yang mengabaikan hak atas tempat tinggal dan penghidupan justru menciptakan masalah sosial baru: kemiskinan perkotaan, konflik horizontal, dan trauma kolektif.

You Might Also Like

Redenominasi Butuh Rp5 Triliun, Partai X: Jangan Mainkan Uang Rakyat!
Pemangkasan Anggaran Tak Ganggu Pembangunan, Partai X: Rakyat Justru Terabaikan!
Harga Beras Gagal Naik, Partai X: Omongan Pejabat Lebih Murah
Curhat Menhaj soal Anggaran Tertinggal, Kesejahteraan Rakyat Harus Diperhatikan!

Ketika investasi dijaga dengan segala cara, tetapi rumah rakyat digusur tanpa keadilan, pertumbuhan ekonomi kehilangan maknanya. Keuntungan terpusat pada segelintir pihak, sementara beban sosial dipikul oleh masyarakat kecil. Negara terlihat hadir, tetapi keberpihakannya dipertanyakan.

Solusi: Menempatkan Rakyat sebagai Subjek Pembangunan

Pemerintah perlu memastikan bahwa investasi tidak berjalan dengan mengorbankan hak dasar warga. Setiap proyek harus memenuhi persetujuan bebas, didahulukan, dan diinformasikan secara utuh kepada masyarakat terdampak. Skema relokasi dan ganti rugi wajib adil, layak, dan berbasis pemulihan kehidupan, bukan sekadar pengosongan lahan.

Selain itu, pengawasan terhadap kepatuhan investor harus diperketat, dengan sanksi tegas bagi pelanggaran lingkungan dan sosial. Pembangunan yang kuat adalah pembangunan yang disepakati, bukan dipaksakan. Jika investasi terus dijaga dengan mengorbankan rumah rakyat, maka yang tumbuh bukan kesejahteraan, melainkan ketidakadilan yang diwariskan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kebijakan Pemerintah Dibuat Cepat, Rakyat Menanggung Dampaknya Lama
Next Article Sistem yang Gagal Narasi Kekuasaan Luhut: Data Dijadikan Tameng, Kritik Ditekan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Demokrasi tanpa arah
Pemerintah

Ketika Kebijakan Berubah-ubah, Demokrasi Tanpa Arah Terbaca

May 7, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Kegerahan Publik Memuncak: Rakyat Menuntut Kembali Hak Mengoreksi Wakilnya

December 1, 2025
Berita TerkiniPemerintah

Pemerintah Indonesia Gagal Melahirkan Keadilan?

July 8, 2025
Ekonomi

Ancaman PHK di Balik Klaim Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

January 6, 2026
Pemerintah

KemenImipas Bangun 200 Dapur Sehat, Program MBG Harus Transparan!

January 6, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.