By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 26 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Kebijakan Pemerintahan Merugikan: Kenapa Tidak Prioritaskan Kesejahteraan Warga?
Pemerintah

Kebijakan Pemerintahan Merugikan: Kenapa Tidak Prioritaskan Kesejahteraan Warga?

Diajeng Maharani
Last updated: February 25, 2026 2:12 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Kebijakan pemerintahan merugikan rakyat semakin terlihat jelas ketika kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah lebih mengutamakan kepentingan segelintir pejabat dan penguasa, daripada kesejahteraan rakyat banyak. Walaupun Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, kebijakan ekonomi yang dibuat sering kali menguntungkan pejabat dan korporasi besar, sementara rakyat semakin terpinggirkan.

Ketimpangan Sosial yang Meningkat

Banyak kebijakan pembangunan yang seharusnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, namun malah memperburuk ketimpangan sosial. Program pembangunan yang dibiayai oleh uang pajak rakyat lebih banyak memberikan manfaat pada segelintir penguasa dan korporasi besar. Hal ini mengarah pada situasi di mana rakyat semakin kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka. Sementara kekayaan negara dikuasai oleh pihak-pihak yang dekat dengan kekuasaan.

Di sektor-sektor vital seperti pendidikan, kesehatan, dan perumahan, kebijakan yang seharusnya mengutamakan rakyat justru lebih berpihak pada pembangunan infrastruktur yang menguntungkan pejabat dan pengusaha besar. Rakyat yang seharusnya mendapatkan akses terhadap pelayanan dasar justru menjadi korban ketidakadilan dalam distribusi anggaran negara.

Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Tidak Optimal

Indonesia, dengan kekayaan alam yang melimpah, seharusnya dapat mengelola sumber daya alamnya dengan lebih baik. Namun, kenyataannya, banyak kekayaan alam yang dieksploitasi oleh korporasi asing atau penguasa yang memiliki kepentingan pribadi. Sumber daya alam yang melimpah seharusnya bisa mendanai sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat. Namun saat ini lebih banyak mengalir ke luar negeri.

Pengelolaan sumber daya alam yang tidak transparan dan lebih banyak menguntungkan pihak asing semakin memperburuk ketimpangan yang ada di masyarakat. Pemerintah seharusnya dapat mengoptimalkan potensi kekayaan alam ini untuk mengurangi ketergantungan pada utang luar negeri dan memberikan manfaat langsung kepada rakyat Indonesia.

Pentingnya Pengelolaan Ekonomi yang Berkeadilan

Ketergantungan negara pada utang luar negeri telah mengalihkan perhatian dari upaya mengelola sumber daya alam yang lebih strategis. Pengelolaan utang yang tidak bijak menyebabkan Indonesia rentan terhadap krisis ekonomi. Selain itu, sebagian besar dana negara digunakan untuk membayar bunga utang, sementara sektor-sektor penting lainnya terabaikan.

You Might Also Like

Larangan Kepala Daerah Keluar Wilayah hingga 2026, Publik Harap Pelayanan Tidak Ditelantarkan
Impor Beras 364.300 Ton, Partai X Soroti Ketergantungan Ekspor-Impor
MBG Bermasalah, Partai X: Hajat Rakyat Tak Boleh Jadi Proyek Harian!
Kedaulatan Rakyat Bisa Hilang Pelan-Pelan Tanpa Kita Sadar

Dalam hal ini, pemerintah perlu melakukan evaluasi kembali terhadap kebijakan utang dan memastikan bahwa dana yang dipinjam tidak membebani generasi mendatang. Selain itu, pengelolaan sumber daya alam harus lebih berfokus pada kepentingan rakyat, bukan hanya menguntungkan segelintir kelompok.

Solusi dari Prinsip Partai X

Berdasarkan prinsip dari Partai X, beberapa solusi yang dapat diterapkan untuk memperbaiki kebijakan pemerintahan yang merugikan rakyat adalah:

  1. Desentralisasi Pengelolaan Sumber Daya Alam
    Memberikan kewenangan lebih besar kepada daerah untuk mengelola sumber daya alam, memastikan rakyat lokal mendapatkan manfaat langsung dari kekayaan alam mereka.
  2. Pengelolaan Utang yang Bertanggung Jawab
    Mengurangi ketergantungan pada utang luar negeri dengan lebih mengoptimalkan kekayaan alam dan sektor dalam negeri untuk mendanai pembangunan.
  3. Kebijakan Ekonomi yang Berpihak pada Rakyat
    Menerapkan kebijakan ekonomi yang lebih adil, di mana kepentingan rakyat diutamakan, bukan hanya kepentingan segelintir pejabat.
  4. Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintahan
    Menjamin bahwa kebijakan yang diambil selalu mengutamakan kesejahteraan rakyat. Dengan transparansi yang lebih tinggi dalam pengelolaan anggaran negara.
  5. Pemberdayaan Ekonomi Rakyat
    Mendorong pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Agar lebih banyak rakyat kecil yang dapat berpartisipasi dalam ekonomi formal.

Kesimpulan

Kebijakan pemerintahan yang merugikan rakyat semakin memperburuk ketimpangan sosial dan ekonomi di Indonesia. Pemerintah harus segera mengevaluasi kebijakan yang ada dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang dikeluarkan berpihak pada kepentingan rakyat. Dengan pengelolaan yang bijak terhadap sumber daya alam, utang, dan kebijakan ekonomi yang lebih inklusif. Indonesia dapat mencapai kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyatnya.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Ibrahim Arief Eks Konsultan Koreksi Gaji Nadiem, Transparansi Gaji Harus Ditingkatkan!
Next Article Kebijakan Pemerintahan Merugikan: Keuntungan Ekspor, Namun Rakyat Masih Terkekang Kebijakan Pemerintahan Merugikan: Keuntungan Ekspor, Namun Rakyat Masih Terkekang

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) tampil di panggung
Ekonomi

UMKM Peruri Dipamerkan di Bangkok, Partai X: Kenapa di Luar Negeri Diperkuat, di Dalam Negeri Dibiarkan?

July 30, 2025
Pemerintah

Sidang Nadiem Makarim Ungkap Pejabat Diperkaya, Korupsi Harus Dibersihkan!

January 6, 2026
Pemerintah

Indonesia Krisis: Pemerintah Klaim Sejahtera, Kelas Menengah Jatuh Perlahan

December 30, 2025
Menteri Keuangan Sri Mulyani menanggapi kritik tentang realisasi anggaran pendidikan yang tak mencapai 20 persen dari APBN.
Pendidikan

Anggaran Pendidikan Tak Capai 20 Persen, Partai X: Kalau Janji Konstitusi Diabaikan, Apa Lagi yang Bisa Dipercaya Rakyat?

July 25, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.