By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 4 March 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Istana Bilang Tarif 32% Tak Terkait BRICS, Partai X: Kalau Semua Dibilang Tak Terkait, Apa Sebenarnya yang Diurus?
Pemerintah

Istana Bilang Tarif 32% Tak Terkait BRICS, Partai X: Kalau Semua Dibilang Tak Terkait, Apa Sebenarnya yang Diurus?

Diajeng Maharani
Last updated: July 14, 2025 1:12 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah kebijakan tarif impor 32 persen dari Amerika Serikat terkait keanggotaan Indonesia di BRICS. Menurutnya, tarif itu tidak hanya diterapkan pada Indonesia, tetapi juga terhadap 21 negara lain. Prasetyo menyatakan, tarif tersebut adalah bagian dari kebijakan umum Presiden AS Donald Trump dan bukan tanggapan terhadap keputusan Indonesia bergabung dalam forum ekonomi BRICS.

Contents
Diplomasi Ekonomi atau Sekadar Damage Control?Solusi Partai X: Negosiasi Tegas, Ekonomi Rakyat Dilindungi

Ia menyampaikan bahwa tim negosiator Indonesia dipimpin oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto telah berada di Washington untuk mencari solusi. Sementara itu, Presiden Trump menegaskan tetap akan mengenakan tarif dan menambahkannya jika Indonesia melakukan pembalasan. Istana berharap negosiasi akan menghasilkan pengurangan tarif dan tidak memengaruhi perdagangan kedua negara secara signifikan.

Diplomasi Ekonomi atau Sekadar Damage Control?

Partai X mempertanyakan pernyataan Istana yang cenderung menghindari isu sensitif keanggotaan Indonesia di BRICS. Bila memang tidak terkait, mengapa Indonesia termasuk dalam daftar negara yang tarif impornya tertinggi? Jika benar tidak ada kaitannya, maka diplomasi ekonomi kita patut dipertanyakan efektivitasnya.

Menurut Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X-Institute, Prayogi R Saputra, pemerintah tidak boleh berlindung di balik retorika diplomatik sambil membiarkan rakyat jadi korban. Pemerintah seolah ingin menenangkan publik, namun tak mampu menjelaskan secara jujur dampak keputusan-keputusan strategis luar negeri.

Bagi Partai X, tugas pemerintah bukan hanya menjaga hubungan luar negeri, tapi juga memastikan kedaulatan ekonomi bangsa. Prinsip keadilan global harus dijaga dengan keberanian, bukan dengan tunduk pada tekanan ekonomi negara besar. Jika kebijakan perdagangan membuat industri dalam negeri tercekik, maka pemerintah gagal mengatur dan melindungi rakyatnya.

Kedaulatan ekonomi bukan hanya soal neraca ekspor-impor, tapi keberpihakan terhadap nasib petani, buruh, dan UMKM yang terdampak tarif tinggi. Partai X menegaskan: diplomasi harus disertai keberanian mengambil sikap demi keadilan dalam sistem perdagangan global.

You Might Also Like

Mutasi Besar-besaran Polri Disebut Momen Berbenah, Partai X: Jangan Ganti Orang Kalau Sistemnya Tetap Busuk!
Ojol Terus Demo, Partai X: Kalau Perppu Pun Tak Terbit, Rakyat Disuruh Diam Saja?
Kaleidoskop 2025: Saat Rakyat Indonesia Diuji oleh Keadaan
Pengkhianatan Terhadap Konstitusi: Mengapa Kepercayaan Rakyat Meleset

Solusi Partai X: Negosiasi Tegas, Ekonomi Rakyat Dilindungi

Partai X menawarkan pendekatan ekonomi alternatif yang tidak tunduk pada tekanan global. Pertama, negosiasi bilateral harus dikawal publik secara terbuka dan akuntabel. 

Kedua, bentuk Komite Perlindungan Industri Rakyat untuk mengantisipasi dampak tarif internasional terhadap produksi dalam negeri.

Ketiga, perkuat jalur ekspor ke negara-negara BRICS lainnya dengan insentif logistik dan pembiayaan. Keempat, lakukan audit kebijakan luar negeri agar tidak menempatkan Indonesia dalam posisi tawar lemah. Terakhir, wujudkan prinsip ekonomi berdaulat: rakyat dilibatkan dalam setiap keputusan strategis.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Cak Nun: Hanya Revolusi Ketatanegaraan Luar Biasa yang Bisa Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara
Next Article Pemerintah melalui Kementerian Keuangan baru saja merilis Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 37 Tahun 2025 tentang pajak e-commerce. PMK 37/2025: Pajak E-Commerce Tanpa Sosialisasi, Rakyat yang Kena Getahnya

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Internasional

Tiga Tahapan Penjajahan: Cak Nun Analisis Iran Diserang oleh Israel dan Amerika

March 4, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Rakyat Kerja Rodi, Tapi Hanya Oligarki yang Menuai Keuntungan
Pemerintah

Rakyat Kerja Rodi, Tapi Hanya Oligarki yang Menuai Keuntungan

March 2, 2026
menggunakan istilah "fault tree", atau pohon kesalahan. Menurut Cak Nun, "struktur kesalahan bernegara kita akarnya salah
Pemerintah

Cak Nun: Kesalahan Merawat “Pohon Negara”, Generasi Z Jadi Tumbal Termahal

July 11, 2025
Pemerintah

Wamenkop Sebut KDKMP Malut Triliunan, Partai X: Rakyat Tak Kebagian Satu Rupiah!

October 6, 2025
KriminalPendidikan

Kejagung Periksa Kasus Laptop, Partai X: Proyek Pendidikan Jangan Jadi Proyek Tipu Rakyat!

June 9, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.