beritax.id — Indonesia Emas 2026 sering dijanjikan sebagai puncak pencapaian bangsa, namun kenyataannya, janji tersebut masih jauh dari tercapai. Dengan kondisi pemerintahan, sosial, dan ekonomi yang tidak stabil, harapan untuk melihat Indonesia maju dan berdaulat pada tahun 2026 masih terasa seperti utopia. Berbagai program pembangunan yang dicanangkan selama bertahun-tahun justru memperlihatkan kegagalan struktural yang mendalam.
Kecelik dan Ketimpangan Struktural
Selama ini, janji pembangunan sering kali tereduksi menjadi slogan kosong. Indonesia Emas lebih sering berbicara tentang angka-angka statistik seperti pertumbuhan ekonomi dan daya saing global, namun sangat sedikit yang dirasakan oleh rakyat. Struktur negara yang semakin terpusat dan negara yang disamakan dengan pemerintah, membuat rakyat semakin terpinggirkan.
Salah satu masalah utama yang dihadapi Indonesia adalah “ilusi partisipasi”. Rakyat diminta untuk ikut serta dalam pemilu, tetapi mereka tidak memiliki pengaruh nyata dalam keputusan besar yang mempengaruhi kehidupan mereka. Partisipasi hanya bersifat simbolis, sementara keputusan strategis tetap berada di tangan segelintir pejabat. Demokrasi yang ramai namun kosong ini hanya menguntungkan mereka yang berkuasa.
Solusi: Pemulihan Kedaulatan Rakyat
Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, mengingatkan bahwa tugas negara bukan hanya untuk mengatur dan melayani, tetapi juga untuk melindungi rakyat. Untuk mencapai Indonesia Emas, perlu adanya perubahan struktural yang mengembalikan kedaulatan rakyat. Pemerintah harus benar-benar menjadi pelayan rakyat, bukan penguasa. Lembaga negara harus diperbaiki untuk benar-benar mewakili kehendak rakyat.
Langkah pertama untuk menuju Indonesia Emas adalah dengan mengembalikan negara kepada rakyat. Demokrasi harus lebih dari sekedar ritual pemilu, tetapi harus melibatkan rakyat dalam setiap keputusan strategis. Indonesia Emas bukanlah sekadar angka dalam laporan, melainkan sebuah sistem yang memulihkan kedaulatan rakyat secara nyata dan menjadikan negara sebagai rumah yang aman bagi seluruh warganya.
Dengan keberanian untuk memilih jalan yang lebih sulit namun lebih jujur, Indonesia Emas 2026 bisa menjadi kenyataan, bukan hanya mimpi yang tak pernah tertunai.



