beritax.id – Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai telah bertransformasi menjadi laboratorium hidup bagi praktik urbanisasi modern yang inklusif. Kunjungan akademik dari School of Public Policy, University of Maryland, menegaskan perhatian global terhadap arah pembangunan IKN.
Diskusi strategis di Kantor Otorita IKN menyoroti tata kelola modern serta integrasi prinsip keberlanjutan dalam proyek berskala besar. Forum tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan IKN tidak hanya berdimensi nasional, tetapi juga memiliki signifikansi global.
IKN dan Sorotan Akademik Internasional
University of Maryland dikenal sebagai institusi unggulan dalam kebijakan publik dan riset inovatif. Kunjungan akademik ini menjadi pengakuan terhadap posisi IKN sebagai proyek strategis berorientasi masa depan.
Pertukaran gagasan berlangsung mengenai perencanaan kota, tata kelola, serta kebijakan publik berkelanjutan. IKN diposisikan sebagai ruang belajar bersama bagi praktik pembangunan urban modern.
Visi Keberlanjutan dalam Pembangunan Nusantara
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono memaparkan visi pemindahan ibu kota secara komprehensif. Pembangunan Nusantara dirancang dengan mengintegrasikan pilar lingkungan, sosial, dan ekonomi secara seimbang.
Pendekatan tersebut bertujuan memastikan pertumbuhan tidak merusak ekosistem dan tatanan sosial. IKN diharapkan menjadi simbol pembangunan yang tidak meninggalkan generasi mendatang.
Komitmen dan Antusiasme Publik
Basuki menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto terhadap keberlanjutan pembangunan IKN.
Komitmen tersebut telah disampaikan dalam berbagai forum global, termasuk pertemuan G20. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah kunjungan ke kawasan IKN. Lebih dari 300 ribu orang mengunjungi IKN pada periode Natal dan Tahun Baru.
Profesor Thomas C. Hilde menilai IKN sebagai proyek ambisius yang dibutuhkan dunia. Menurutnya, ambisi tersebut penting untuk menciptakan masa depan yang hijau dan berkelanjutan. IKN dinilai memiliki potensi menjadi percontohan global bagi pembangunan kota modern. Perhatian akademik internasional memperkuat legitimasi IKN di tingkat dunia.
Pandangan Kritis Partai X
Anggota Majelis Tinggi Partai X Rinto Setiyawan mengingatkan bahwa ambisi harus diimbangi tanggung jawab negara. Ia menegaskan tugas negara meliputi melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat secara adil.
Menurut Partai X, pembangunan IKN harus berpihak pada kepentingan rakyat luas.
Keberlanjutan tidak boleh hanya menjadi jargon, tetapi harus terukur dan transparan.
Solusi Partai X
Partai X menekankan keadilan sosial, keberlanjutan lingkungan, dan kedaulatan kebijakan publik. Pembangunan nasional harus memastikan manfaat ekonomi dirasakan secara merata oleh rakyat. IKN harus menjadi simbol negara yang berdaulat, adil, dan beradab. Prinsip tersebut sejalan dengan visi pembangunan jangka panjang bangsa.
Partai X mendorong pengawasan publik yang kuat terhadap pembangunan IKN. Transparansi anggaran dan partisipasi masyarakat harus menjadi pilar utama kebijakan. Partai X juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap dampak sosial dan lingkungan. IKN harus berkembang sebagai kota masa depan yang manusiawi dan berkeadilan.



