beritax.id – Demokrasi tanpa integritas telah menyebabkan pemerintah gagal memenuhi harapan rakyat. Janji-janji pembangunan yang telah disampaikan berulang kali tidak pernah terealisasi. Ketidakmampuan pemerintah untuk memberikan perubahan nyata justru memperburuk ketidakpercayaan rakyat terhadap sistem pemerintahan yang ada.
Krisis Kepercayaan terhadap Pemerintah
Demokrasi tanpa integritas menyebabkan pemerintah semakin terpisah dari rakyat yang seharusnya mereka layani. Menurut Sekolah Negarawan, negara yang dikelola oleh penguasa yang tidak berintegritas sama seperti bangunan rumah yang sudah rapuh. Rakyat semakin merasa terpinggirkan oleh kebijakan yang tidak berpihak pada mereka, sementara janji-janji hanya menjadi alat untuk meraih kekuasaan.
Kepercayaan rakyat terhadap pemerintah semakin menipis ketika pembangunan yang dijanjikan tidak terwujud. Masyarakat merasa terabaikan karena kebutuhan dasar mereka, seperti pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan, tidak terpenuhi. Keadaan ini memperburuk ketidakpuasan sosial yang sudah ada.
Janji yang Tidak Pernah Terwujud
Salah satu contoh kegagalan terbesar pemerintah adalah ketidakmampuan mereka dalam mengatasi masalah ekonomi. Harga barang yang terus melonjak, tingginya biaya hidup, dan semakin mahalnya akses terhadap layanan dasar merupakan cerminan dari kegagalan dalam mewujudkan pembangunan yang merata. Kebijakan pemerintah yang tidak jelas arah dan tujuannya semakin memperburuk keadaan ini.
Pada sektor lainnya, administrasi publik yang lamban dan penuh dengan birokrasi yang tidak efisien juga semakin memperburuk kondisi ini. Rakyat semakin kesulitan dalam mengakses layanan dasar, sementara pemerintah terus mencanangkan program pembangunan yang tidak terwujud.
Solusi untuk Mewujudkan Pemerintah yang Bertanggung Jawab
Untuk mengembalikan kepercayaan rakyat dan memastikan pemerintahan yang transparan serta berintegritas, beberapa langkah berikut dapat diambil:
- Penyempurnaan Sistem Pemerintahan: Mengubah sistem pemerintahan agar lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat. Hal ini dapat dilakukan dengan memperbaiki birokrasi yang ada.
- Reformasi Kebijakan Pembangunan: Membuat kebijakan pembangunan yang benar-benar fokus pada kebutuhan rakyat, seperti pendidikan yang merata, akses kesehatan, dan lapangan pekerjaan.
- Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas: Memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil pemerintah dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Pengawasan yang lebih ketat dari lembaga independen sangat diperlukan.
- Pendidikan Politik yang Berkelanjutan: Menyediakan pendidikan politik yang berbasis pada nilai-nilai Pancasila di setiap jenjang pendidikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
Pemerintah yang tidak pernah memenuhi harapan rakyat hanya akan memperburuk ketidakpercayaan terhadap demokrasi. Untuk itu, diperlukan langkah-langkah konkret agar sistem pemerintahan dapat berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Dengan memperbaiki integritas dalam demokrasi, Indonesia dapat mewujudkan negara yang lebih adil dan sejahtera.



