By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 11 August 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Demi Modal Masuk ala Bahlil Lahadalia, Warga Rempang Dipaksa Minggir
Pemerintah

Demi Modal Masuk ala Bahlil Lahadalia, Warga Rempang Dipaksa Minggir

Diajeng Maharini
Last updated: December 24, 2025 12:39 pm
By Diajeng Maharini
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Konflik di Pulau Rempang kembali menegaskan wajah pembangunan yang timpang. Atas nama menarik investasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi, warga yang telah puluhan tahun hidup dan bergantung pada tanahnya justru diposisikan sebagai penghalang. Kebijakan yang dipromosikan pemerintah, termasuk oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dinilai lebih menomorsatukan kelancaran modal ketimbang perlindungan hak dasar warga. Ketika investasi dijadikan tujuan utama, ruang hidup rakyat kerap menjadi korban pertama.

Proyek investasi di Rempang dipromosikan sebagai motor pertumbuhan dan simbol kemajuan. Namun, narasi tersebut tidak sejalan dengan realitas di lapangan. Warga menghadapi relokasi paksa, ketidakpastian masa depan, dan minimnya ruang dialog yang setara. Pembangunan berjalan cepat, sementara suara warga tertinggal di belakang.

Relokasi yang Kehilangan Makna Keadilan

Relokasi disebut sebagai solusi, tetapi bagi warga Rempang, relokasi berarti tercerabut dari tanah leluhur, laut penghidupan, dan jaringan sosial yang telah terbangun lama. Proses pengambilan keputusan yang terburu-buru dan minim partisipasi memperdalam rasa ketidakadilan. Dalam situasi ini, relokasi lebih terasa sebagai paksaan administratif daripada kebijakan berkeadilan.

Penanganan konflik Rempang memperlihatkan kecenderungan negara hadir dengan pendekatan keamanan ketika berhadapan dengan warga, namun bersikap akomodatif terhadap kepentingan investor. Ketimpangan perlakuan ini menimbulkan kesan bahwa negara lebih sibuk menjamin kenyamanan modal daripada keselamatan rakyatnya sendiri. Akibatnya, kepercayaan publik terhadap negara terus tergerus.

Tanggapan Partai X: Investasi Tidak Boleh Mengorbankan Rakyat

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R. Saputra, menegaskan bahwa pembangunan yang meminggirkan warga adalah kegagalan kebijakan.

“Tugas negara itu ada tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Jika demi modal masuk warga Rempang dipaksa minggir, maka negara sedang salah arah. Investasi seharusnya memperkuat kehidupan rakyat, bukan menggusurnya,” tegas Prayogi.

You Might Also Like

Impor Solar C-48 Disetop, Ekonomi Harus Mandiri, Tidak Bergantung pada Impor!
Desa Wisata Masuk RUU Kepariwisataan, Partai X: Jangan Sampai Alam Dijual, Warganya Ditelantarkan!
Di Balik Otoritas, Tersembunyi Kekuasaan Tanpa Empati
Sekolah Negarawan Paparkan Konsep Tata Kelola Negara di Konferensi Internasional Belanda

Ia menambahkan bahwa pembangunan tanpa keadilan hanya akan melahirkan konflik berkepanjangan.

Dampak Sosial yang Tidak Bisa Diabaikan

Konflik Rempang bukan sekadar soal lahan, tetapi soal rasa aman, martabat, dan masa depan warga. Jika pendekatan seperti ini terus dibiarkan, negara berisiko menciptakan preseden buruk: setiap proyek besar dapat mengorbankan komunitas lokal tanpa perlindungan memadai.

Situasi ini mengancam kohesi sosial dan stabilitas jangka panjang.

Solusi dan Rekomendasi

Untuk memastikan pembangunan berjalan adil dan berkelanjutan, diperlukan langkah-langkah berikut:

  • Menghentikan pendekatan koersif terhadap warga terdampak
  • Menjamin partisipasi bermakna masyarakat sejak tahap perencanaan
  • Mengakui dan melindungi hak atas tanah dan ruang hidup warga
  • Meninjau ulang proyek investasi yang memicu konflik sosial
  • Menegaskan peran negara sebagai pelindung rakyat, bukan sekadar fasilitator modal

Partai X menegaskan, investasi tidak boleh menjadi alasan untuk menyingkirkan rakyat dari tanahnya sendiri. Negara hanya akan kuat jika pembangunan berjalan seiring dengan perlindungan hak dan martabat warganya.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Dari Mandat Rakyat ke Mandat Pejabat: Arah Kekuasaan Prabowo Dipertanyakan
Next Article Ketika Data Pribadi Dipakai untuk Membungkam, Bukan Melindungi

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Purbaya Buka Suara Soal Dana Daerah, Partai X: Data Akurat untuk Rakyat!

November 22, 2025
Internasional

Agenda Global yang Mengancam Kedaulatan Nasional: Menjaga Ruang untuk Demokrasi dan Kebijaksanaan Lokal

January 20, 2026
Pemerintah

Konstitusi yang Salah Mesin: Dari Hukum Dasar ke Kekacauan Negara 

March 10, 2026
Pemerintah

Pidato di Panggung, Gas di Jalan: Partai X Desak Jadi Aksi Nyata, Bukan Seremoni!

May 5, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.