By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 29 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Biaya Politik Tinggi: Rakyat Terjebak dalam Siklus Korupsi dan Janji Kosong
Pemerintah

Biaya Politik Tinggi: Rakyat Terjebak dalam Siklus Korupsi dan Janji Kosong

Diajeng Maharani
Last updated: January 28, 2026 1:53 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Biaya politik tinggi semakin memperburuk ketimpangan sosial di Indonesia. Setiap pemilu, biaya yang dikeluarkan untuk kampanye semakin membengkak, menciptakan siklus di mana rakyat terjebak dalam janji kosong dan korupsi. Uang yang berputar dalam dunia pemerintahan sering kali tidak digunakan untuk kepentingan rakyat, melainkan untuk kepentingan pribadi. Rakyat yang seharusnya mendapat manfaat dari pemerintahan yang bersih malah semakin terpinggirkan. Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menegaskan bahwa negara memiliki tiga tugas utama: melindungi, melayani, dan mengatur rakyat. Namun, biaya politik tinggi ini semakin menjauhkan negara dari tugas tersebut.

Peningkatan Biaya Politik yang Membebani Rakyat

Biaya politik yang semakin naik menyebabkan pemerintahan lebih terbuka untuk praktik korupsi. Dana besar yang digunakan untuk kampanye dan sering kali datang dari sumber yang tidak jelas, yang mengharuskan pejabat membalasnya dengan kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat. Hal ini menyebabkan rakyat terjebak dalam siklus pemerintahan yang penuh janji kosong, sementara pejabat menikmati keuntungan. Biaya politik tinggi ini tidak hanya mengurangi kualitas demokrasi, tetapi juga memperburuk ketidakpercayaan publik terhadap sistem pemerintahan.

Korupsi sebagai Dampak dari Biaya Politik Tinggi

Korupsi menjadi salah satu dampak nyata dari biaya politik tinggi. Pejabat yang berutang kepada para donatur kampanye sering kali terpaksa memenuhi permintaan mereka dengan kebijakan yang merugikan rakyat. Keuntungan pribadi yang dicari dari biaya ini sering kali mengarah pada manipulasi kekuasaan, penyalahgunaan anggaran negara, dan pengabaian terhadap kepentingan publik. Praktik korupsi ini semakin membuat rakyat merasa tidak dipedulikan, sementara pejabat semakin kaya dengan cara yang tidak sah.

Tanggapan Anggota Majelis Tinggi Partai X

Rinto Setiyawan menegaskan bahwa negara harus kembali pada fungsi utamanya: melindungi, melayani, dan mengatur rakyat. Negara tidak boleh terjebak dalam siklus politik yang memperburuk ketimpangan ini. Pemerintah harus berkomitmen untuk mengurangi biaya politik dan memprioritaskan kebijakan yang adil dan berpihak pada rakyat. Reformasi politik dan pengawasan yang lebih ketat terhadap pendanaan kampanye adalah langkah penting untuk memutus siklus korupsi dan janji kosong ini.

Solusi untuk Mengurangi Biaya Politik dan Korupsi

Untuk mengurangi biaya politik tinggi dan mencegah korupsi, pemerintah perlu melakukan reformasi dalam sistem pendanaan. Pertama, pembatasan biaya kampanye dan transparansi dana harus diperketat, sehingga hanya pihak-pihak yang benar-benar memiliki kepentingan terhadap rakyat yang dapat terlibat dalam pemerintahan. Kedua, pengawasan terhadap dana kampanye harus dilakukan secara ketat untuk memastikan tidak ada dana yang digunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Ketiga, kebijakan yang diambil harus mengutamakan kesejahteraan rakyat, bukan keuntungan pribadi.

Biaya politik tinggi membawa dampak negatif yang besar bagi rakyat Indonesia. Rakyat terjebak dalam siklus korupsi dan janji kosong yang merugikan mereka. Negara harus kembali pada tugas utamanya untuk melindungi, melayani, dan mengatur rakyat dengan kebijakan yang bersih dan adil. Pemerintah perlu segera mengimplementasikan solusi yang dapat mengurangi biaya politik dan mencegah korupsi, demi terwujudnya demokrasi yang lebih sehat dan berpihak pada rakyat.

You Might Also Like

IKN Diusulkan Turun Kelas Jadi Ibu Kota Kaltim, Partai X: Kalau Gagal, Jangan Paksa Rakyat Bayar Ongkosnya!
Legalitas Surat Tugas Dipertanyakan! Kuasa Hukum Direktur Jenderal Pajak Diduga Tanpa Kewenangan Sah di Persidangan!
Dua Tipe Golongan Jamaah Maiyah tentang Konsep Tata Negara Cak Nun
Disdik DKI Tak Wajibkan Wisuda PAUD hingga SMA, Partai X Soroti Kebijakan Baru
TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pemerintah Suka Pamer Proyek, Tapi Biaya Politik Tinggi Tak Pernah Tersentuh Rakyat!
Next Article Polisi Minta Maaf soal Pedagang Es Gabus, Tindak Tegas yang Salah!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Mantan Menteri PPN/Bappenas, Andrinof Chaniago, menyarankan agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan para wakil menteri
Pemerintah

Eks Menteri Jokowi: Wapres dan Wamen Pindah ke IKN? Partai X Ingatkan Jangan Pindah Cuma Buat Selfie!

July 25, 2025
Pendidikan

Anak Disarankan ke Barak, Komnas PA Ingatkan Asesmen: Partai X Tegas, Pendidikan Bukan Militerisasi!

May 21, 2025
Pemerintah

Pengamat Desak Reformasi Fiskal, Partai X: Demo Muncul Karena Beban Rakyat Berat!

September 4, 2025
Seputar Pajak

PPh Final UMKM 0,5%, Partai X: UMKM Butuh Keuntungan Nyata, Bukan Angka!

November 3, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.