By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 9 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Bahlil Lahadalia Bicara Pembangunan, Warga Bicara Penggusuran
Pemerintah

Bahlil Lahadalia Bicara Pembangunan, Warga Bicara Penggusuran

Diajeng Maharani
Last updated: December 22, 2025 10:45 am
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Pemerintah kembali menggaungkan narasi pembangunan sebagai jalan menuju kemajuan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia kerap menekankan pentingnya proyek strategis, investasi besar, dan percepatan pembangunan nasional. Namun di balik optimisme tersebut, suara lain justru menguat dari lapangan: warga yang kehilangan ruang hidup akibat penggusuran.

Contents
Pembangunan Tidak Boleh Menghilangkan HakSolusi: Menata Ulang Arah Pembangunan

Bagi masyarakat terdampak, pembangunan bukan hadir sebagai harapan, melainkan sebagai ancaman atas tempat tinggal, mata pencaharian, dan keberlanjutan hidup.

Penggusuran sebagai Konsekuensi yang Dinormalisasi

Dalam berbagai proyek baik kawasan industri, pertambangan, infrastruktur, maupun pengembangan wilayah penggusuran sering diposisikan sebagai “konsekuensi yang tak terhindarkan”. Bahasa teknokratis pembangunan kerap menutupi kenyataan bahwa warga dipaksa pindah tanpa proses partisipatif yang adil dan perlindungan yang memadai.

Ketika pembangunan hanya diukur dari nilai investasi dan target fisik, maka manusia yang terdampak berubah menjadi angka statistik belaka.

Kesenjangan antara Pusat Kebijakan dan Realitas Lapangan

Apa yang dipresentasikan sebagai keberhasilan pembangunan di ruang konferensi sering kali berbanding terbalik dengan realitas di tingkat lokal. Warga menghadapi:

  • Hilangnya tempat tinggal tanpa jaminan pemulihan layak
  • Ketidakpastian ekonomi pascapenggusuran
  • Minimnya dialog dan akses informasi

Kesenjangan ini menandakan bahwa pembangunan masih dijalankan secara top-down, dengan rakyat ditempatkan sebagai objek, bukan subjek.

You Might Also Like

Saat Rumah Rakyat Tenggelam, APBD Justru Bergeser Tanpa Penjelasan
Dedi Mulyadi Minta Pencairan TKD, Dana Harus Segera Sampai ke Rakyat!
Ketika Aturan Tajam ke Bawah Tapi Tumpul ke Atas: Keadilan Mati Pelan-Pelan
7 Jurnalis, Prabowo Menjawab: Partai X Minta Bukti!

Tanggapan Rinto Setiyawan

Menanggapi situasi tersebut, Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menegaskan kembali prinsip dasar peran negara.

“Negara memiliki tiga tugas utama: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Pembangunan yang mengorbankan warga justru bertentangan dengan mandat itu,” ujar Rinto.

Ia menilai bahwa pembangunan seharusnya memperkuat posisi rakyat, bukan meminggirkan mereka demi kepentingan investasi.

Pembangunan Tidak Boleh Menghilangkan Hak

Rinto menekankan bahwa pembangunan tanpa perlindungan sosial dan keadilan prosedural hanya akan melahirkan konflik dan ketidakpercayaan publik.

“Jika warga bicara penggusuran sementara pejabat bicara pembangunan, berarti ada yang tidak sinkron. Negara seharusnya hadir sebagai penengah yang adil, bukan sebagai fasilitator penggusuran,” tegasnya.

Solusi: Menata Ulang Arah Pembangunan

Agar pembangunan benar-benar berpihak pada rakyat, diperlukan langkah korektif yang serius:

  • Menempatkan perlindungan warga sebagai prioritas utama dalam setiap proyek pembangunan
  • Mewajibkan konsultasi publik yang bermakna, bukan sekadar formalitas administratif
  • Menjamin relokasi yang adil dan layak, mencakup tempat tinggal, pekerjaan, dan akses layanan dasar
  • Mengevaluasi proyek pembangunan yang berpotensi melanggar hak warga
  • Menggeser paradigma pembangunan, dari sekadar mengejar investasi menjadi membangun kesejahteraan berkelanjutan

Tanpa perubahan arah kebijakan, pembangunan akan terus meninggalkan luka sosial. Negara seharusnya memastikan bahwa kemajuan tidak dibangun di atas penggusuran, dan bahwa suara warga didengar setara dengan suara para pemegang modal.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Menteri Keuangan Menghindar Mikrofon, Publik Menghindar Pajak
Next Article DPR Rapat, Warga Demonstrasi

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Badan Gizi Nasional (BGN) memaparkan rincian penggunaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 sebesar Rp268 triliun.
Ekonomi

BGN Paparkan Anggaran MBG Rp268 T, Partai X: Rakyat Butuh Makan, Bukan Anggaran!

September 16, 2025
Ekonomi

Menkeu Purbaya Bicara IHSG 36.000, Partai X: Rakyat Tak Bisa Makan Grafik!

September 10, 2025
Pemerintah

Keadilan Sosial Tidak Terjadi Sendiri, Harus Diperjuangkan Rakyat

November 25, 2025
Pemerintah

8 Catatan DPR Soal UU Saksi, Partai X: Lindungi Rakyat, Bukan Hanya Aturan!

September 19, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.