By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Tuesday, 17 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Rp1,8 Triliun Habis Padat Karya, Partai X: Rakyat Kerja, Pejabat Kenyang!
Pemerintah

Rp1,8 Triliun Habis Padat Karya, Partai X: Rakyat Kerja, Pejabat Kenyang!

Diajeng Maharani
Last updated: October 3, 2025 1:59 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengucurkan dana Rp1,8 triliun untuk Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI). Program padat karya tunai ini menyasar 8.000 titik lokasi di seluruh Indonesia. Hingga akhir September 2025, progres fisik program tercatat 54,52 persen dengan realisasi keuangan 76,88 persen. Kegiatan ini juga telah menyerap 65.424 tenaga kerja dengan total 2,94 juta hari orang kerja (HOK). 

Contents
Kritik Partai XPrinsip Partai XSolusi Partai XPenutup

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan program padat karya membuka lapangan kerja dan meningkatkan daya beli masyarakat. Pelaksanaan P3TGAI dilakukan dengan pola swakelola, sehingga dana berputar langsung di desa. Dody menambahkan, mekanisme ini menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap infrastruktur yang dibangun. Tahun depan, P3TGAI direncanakan diperluas hingga 12.000 lokasi, meningkat 50 persen dari tahun ini. Meski demikian, Partai X menilai manfaat program tidak sepenuhnya dirasakan rakyat kecil.

Kritik Partai X

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R Saputra, menyampaikan kritik keras. Menurutnya, tugas negara itu tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. 

“Kalau rakyat hanya jadi pekerja sementara pejabat menikmati keuntungan, ini bukan keadilan sosial,” ujarnya. 

Ia menilai program padat karya seharusnya meningkatkan taraf hidup rakyat, bukan sekadar proyek penghabisan anggaran. 

“Rakyat bekerja keras di lapangan, tetapi pejabat kenyang dengan laporan dan penghargaan,” tambah Prayogi. 

You Might Also Like

Penjajahan Modern Fiskal: Ketika Pajak Jadi Alat Penguasaan
Sri Mulyani dan Penjarahan Rumahnya: Benarkah Karma Mafia Berkeley?
Ekonomi Indonesia Naik di Data, Kelas Menengah Kuras Tabungan
Kebijakan Visa Dievaluasi, Partai X: Wisata Harus Mudah dan Aman

Partai X menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh berhenti pada seremonial penyerapan tenaga kerja. Kebijakan harus menghasilkan perubahan nyata, bukan sekadar angka dalam laporan kementerian.

Prinsip Partai X

Partai X menegaskan bahwa rakyat adalah pemilik kedaulatan negara. Pemerintah hanyalah pelayan rakyat dengan mandat terbatas, bukan penguasa atas rakyat. Sejahtera berarti kebutuhan dasar rakyat terpenuhi, termasuk sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan. Jika dana triliunan rupiah habis, namun rakyat tetap miskin, program dianggap gagal. Setiap rupiah dari APBN adalah uang rakyat, sehingga penggunaannya wajib transparan dan berdampak nyata.

Solusi Partai X

Partai X menawarkan solusi agar program padat karya tidak hanya jadi proyek penghabisan anggaran. Pertama, transformasi birokrasi digital agar anggaran padat karya transparan, mudah diawasi rakyat, dan bebas manipulasi. Kedua, reformasi hukum berbasis kepakaran untuk memperkuat pengawasan atas pengadaan dan distribusi dana pembangunan. Ketiga, musyawarah kenegarawanan lintas unsur rakyat dalam menentukan prioritas program pembangunan desa. Keempat, pendidikan moral dan berbasis Pancasila bagi pejabat agar pembangunan berpihak pada rakyat, bukan kelompok penguasa. Kelima, evaluasi berbasis kesejahteraan rakyat, bukan sekadar persentase realisasi fisik atau laporan serapan dana. Dengan langkah itu, padat karya dapat menjadi instrumen pemerataan ekonomi, bukan alat kekuasaan anggaran.

Penutup

Program P3TGAI menyerap banyak tenaga kerja dan mengalirkan dana triliunan rupiah ke desa-desa. Namun, Partai X mengingatkan, keberhasilan pembangunan harus diukur dari kesejahteraan rakyat, bukan laporan kementerian. Jika rakyat tetap miskin sementara pejabat menikmati kenyamanan, pembangunan telah kehilangan arah. Negara ada untuk rakyat, dan pembangunan harus memastikan rakyat merasakan hasil, bukan sekadar bekerja keras. Rakyat adalah raja, dan pejabat hanyalah pelayan yang wajib bekerja dengan jujur demi keadilan sosial.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Penyelewengan Bahan Baku MBG, Partai X: Rakyat Jadi Korban Lagi!
Next Article Kementerian Haji Mitra DPR, Partai X: Jangan Mitra Proyek, Mitra Rakyat!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Pembangunan Tanpa Kesejahteraan: Pajak Mencekik Ekonomi dan Menambah Ketimpangan Sosial

February 16, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Pajak Mencekik Rakyat: Ketika Pemerintah Hanya Menggunakan Pajak untuk Memperkuat Posisi Kekuasaan

February 16, 2026
Pemerintah

Dapur MBG Dapat Insentif, Partai X: Rakyat Butuh Insentif, Bukan Proyek!

November 14, 2025
Meski memiliki lahan pertanian terluas dan menjadi penghasil padi serta garam terbesar nasional, Indramayu tetap termiskin di Jawa Barat.
Ekonomi

Indramayu Termiskin Meski Penghasil Pangan Terbesar, Partai X: Ini Bukti Negara Tak Adil pada Petani!

July 22, 2025
Menteri Keuangan Sri Mulyani menekankan pentingnya peran strategis Danantara dalam memperkuat pertumbuhan investasi
Pemerintah

Sri Mulyani Sebut Danantara Strategis, Partai X: Investasinya Naik, Tapi Kesenjangan Tak Pernah Turun!

July 4, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.