By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sunday, 18 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Peran Sri Mulyani di Balik Kontroversi Gaji DPR yang Picu Gelombang Protes
Pemerintah

Peran Sri Mulyani di Balik Kontroversi Gaji DPR yang Picu Gelombang Protes

Diajeng Maharani
Last updated: August 30, 2025 5:41 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

Oleh: Rinto Setiyawan
Ketua Umum Ikatan Wajib Pajak Indonesia
Anggota Majelis Tinggi Partai X
Wakil Direktur Sekolah Negarawan X Institute

beritax.id – Gelombang demonstrasi pecah di berbagai kota besar sejak 25 Agustus hingga 30 Agustus 2025. Dari Jakarta, Solo, Semarang, Bandung, Malang, Surabaya, hingga Makassar, ribuan massa turun ke jalan menolak kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR RI.

Pemicunya bermula dari sikap sejumlah anggota DPR yang tampak berjoget-joget dalam rapat usai diumumkannya kenaikan gaji dan tunjangan. Video tersebut cepat beredar dan memicu kemarahan publik, yang merasa dilecehkan karena di saat rakyat semakin sulit secara ekonomi, wakilnya justru berpesta.

Situasi semakin panas pada 28 Agustus 2025, ketika seorang driver ojek online tertabrak polisi saat mengikuti aksi demonstrasi menolak kenaikan gaji DPR. Insiden ini menjadi simbol ketegangan antara rakyat dan aparat, sekaligus memperlebar gelombang protes di berbagai daerah.

Kemarahan rakyat juga diperkuat dengan pernyataan kontroversial beberapa anggota DPR. Ahmad Sahroni menyebut “tolol” bagi rakyat yang ingin membubarkan DPR. Adies Kadir, Nafa Urbach, dan Eko Patrio pun mengeluarkan komentar yang dinilai merendahkan publik, sehingga memperuncing ketidakpuasan masyarakat.

Mekanisme Kenaikan Gaji DPR

Kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR melewati jalur formal:

  1. Usulan Teknis – diajukan kementerian/lembaga terkait atau Kementerian PAN-RB.
  2. Hitung Fiskal – Kementerian Keuangan menghitung dampak kenaikan gaji terhadap APBN dan menyiapkan rekomendasi.
  3. Keputusan Presiden – Presiden menetapkan melalui PP atau Kepres.
  4. Pelaksanaan – Kemenkeu mengatur teknis pencairan melalui PMK atau Surat Edaran.

Meski Presiden menandatangani keputusan, Menteri Keuangan Sri Mulyani berperan sentral. Sebagai Bendahara Umum Negara, ia yang menghitung kelayakan fiskal dan memastikan ada alokasi anggaran sebelum kebijakan bisa jalan.

You Might Also Like

Narasi Dibangun, Penderitaan Rakyat Tak Kunjung Usai
Rano Karno Cek Banjir Naik Perahu Karet! Partai X: Aksi Heroik atau Cari Panggung?
DPR Bentuk Pansus Agraria, Partai X: Tanah Subur, Rakyat Tetap Tergusur!
Ketuhanan yang Maha Esa Sebagai Fondasi Etika Bernegara

Peran Sentral Sri Mulyani

Sesuai UU No. 17/2003 tentang Keuangan Negara dan UU No. 1/2004 tentang Perbendaharaan Negara, Menkeu memegang kendali atas penerimaan dan pengeluaran negara. Itu berarti Sri Mulyani punya andil langsung dalam:

  • Menghitung kelayakan fiskal kenaikan gaji DPR.
  • Menentukan alokasi dalam RAPBN dan menyampaikan ke Presiden serta DPR.
  • Menerbitkan aturan teknis pelaksanaan berupa PMK atau SE untuk pencairan.

Tanpa rekomendasi Kemenkeu, kenaikan gaji DPR tidak mungkin terealisasi. Karena itu, publik wajar mempertanyakan peran Sri Mulyani dalam kontroversi ini.

Ironi di Tengah Kesulitan Rakyat

Bagi rakyat, keputusan menaikkan gaji DPR di saat kondisi ekonomi sulit adalah ironi. Pajak terus dipungut dengan alasan demi keadilan sosial, sementara wakil rakyat mendapat fasilitas berlebih.

Video joget anggota DPR dan pernyataan kasar beberapa anggotanya hanya mempertebal rasa ketidakadilan. Ketika insiden 28 Agustus 2025 menimpa driver ojek online, protes rakyat berubah menjadi gelombang besar.

Penutup

Kenaikan gaji DPR tidak bisa dilepaskan dari peran Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan. Walau keputusan final ada di tangan Presiden, Menkeu adalah pintu utama perhitungan dan pelaksanaan kebijakan.

Kini, pertanyaan besar muncul: apakah prioritas fiskal negara benar untuk menaikkan gaji pejabat, sementara rakyat masih bergulat dengan harga kebutuhan pokok yang melambung?

Rakyat menuntut transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan nyata dari para pengelola negara. Tanpa itu, kebijakan fiskal hanya akan dipandang sebagai bentuk pengkhianatan terhadap keadilan sosial.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pakar hukum tata negara Mahfud MD menolak keras usulan pembubaran DPR RI. Menurut Mahfud, gagasan tersebut terlalu mengada-ada Mahfud MD Singgung DPR Tak Dibubarkan, Partai X: Buruk Tetap Lebih Buruk dari Kosong
Next Article Pajak Penghasilan Pejabat: DTP alias Ditanggung Pajak Rakyat?

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

RUU tersebut mengatur agar upaya paksa seperti penyadapan, penyelidikan, dan pencekalan harus dikoordinir pihak lain.
Pemerintah

RUU KUHAP Dikritik KPK, Partai X: Kalau Penyadapan Harus Koordinasi, Koruptor Bisa Tepuk Tangan!

July 18, 2025
TKDN
Ekonomi

Wamenkeu Bocorkan Deregulasi TKDN, Partai X: Industri Lokal Bisa-Bisa Ditinggal Demi Investor Global!

May 16, 2025
Ekonomi

Rencana HET Beras, Pemerintah Harus Pastikan Kesejahteraan Rakyat!

January 2, 2026
Pemerintah

Kemenperin Punya Pabrik Obat Herbal — Partai X: Sembuhkan Industri, Bukan Cuma Produksi Daun!

April 20, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.