By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 1 August 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Sidang MK Jadi Ruang Karaoke, Partai X: Kalau Hak Cipta Dianggap Mainan, Demokrasi Kita Dipermalukan!
Pemerintah

Sidang MK Jadi Ruang Karaoke, Partai X: Kalau Hak Cipta Dianggap Mainan, Demokrasi Kita Dipermalukan!

Diajeng Maharini
Last updated: July 25, 2025 12:01 pm
By Diajeng Maharini
Share
3 Min Read
Ruang sidang Mahkamah Konstitusi (MK) mendadak berubah menjadi ajang karaoke saat uji materi Undang-Undang Hak Cipta berlangsung.
SHARE

beritax.id — Ruang sidang Mahkamah Konstitusi (MK) mendadak berubah menjadi ajang karaoke saat uji materi Undang-Undang Hak Cipta berlangsung. Dua penyanyi ternama, Lesti Kejora dan Sammy Simorangkir, diminta menyanyi langsung oleh Ketua MK Suhartoyo dalam proses sidang tersebut.

Contents
Hukum Jadi PertunjukanSolusi Partai X: Hukum Berpihak dan Berwibawa

Keduanya hadir sebagai saksi musisi pemohon uji materi yang menggugat beberapa pasal dalam UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Mereka mengangkat keresahan banyak musisi terkait ketidakpastian hukum atas hak cipta dan pembayaran royalti dalam industri pertunjukan di Indonesia.

Hukum Jadi Pertunjukan

Dalam proses yang seharusnya penuh integritas, suasana sidang berubah menjadi santai dan mengundang tawa. Ketua MK sendiri memancing musisi menyanyi di ruang persidangan, tanpa mempertimbangkan urgensi persoalan yang dibawa ke Mahkamah.

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X-Institute, Prayogi R Saputra, menilai peristiwa ini sangat memalukan. “Kalau hak cipta dianggap mainan, demokrasi kita dipertaruhkan. Rakyat butuh kepastian hukum, bukan panggung hiburan,” tegasnya.

Partai X menegaskan, negara dibentuk untuk melindungi rakyat, melayani kepentingan umum, dan mengatur kekuasaan dengan adil. Jika pengadilan tertinggi berperilaku sembrono, bagaimana rakyat bisa percaya pada sistem hukum?

Prayogi menambahkan, “Sidang MK bukan tempat bercanda. Hak konstitusional warga, termasuk seniman, harus dihormati. Bukan ditertawakan.”

You Might Also Like

Kegagalan Coretax, IWPI Desak KPK Tindak Tegas Dugaan Korupsi Rp1,3 Triliun
Krisis Kebutuhan Batu Bara PLN Ancam Stabilitas Energi Rakyat
Ketika Kesejahteraan Menjadi Angka: Rakyat Jadi Statistika dalam Sistem Pemerintahan
Hunian Layak, Partai X: Rakyat Butuh Tempat Tinggal, Bukan Janji!

Menurut Partai X, negara adalah entitas berdaulat yang wajib menjalankan kewenangan secara efektif, efisien, dan transparan. Pemerintah dan lembaga yudikatif merupakan representasi rakyat. Maka, mereka wajib menjaga marwah dan integritas setiap ruang sidang, termasuk MK.

Dalam hal ini, hakim konstitusi tidak menunjukkan sikap negarawan. Seharusnya, mereka menjadi teladan dalam menjunjung tinggi konstitusi, bukan justru menciptakan panggung untuk ketidakseriusan dalam proses hukum.

Solusi Partai X: Hukum Berpihak dan Berwibawa

Partai X mendesak MK untuk kembali pada marwah konstitusionalnya. Perkara hak cipta harus ditangani serius, dengan mendengarkan para musisi sebagai pencipta karya.

Partai X mendorong revisi UU Hak Cipta dengan prinsip keberpihakan pada pencipta, perlindungan hukum yang tegas, dan sistem royalti yang adil. Negara wajib hadir bukan hanya mengatur, tetapi melindungi dan melayani para pekerja seni sebagai bagian dari rakyat yang berdaulat.

Demokrasi hanya mungkin tumbuh jika hukum dijalankan dengan wibawa, bukan dengan candaan. Rakyat berhak atas proses hukum yang bermartabat. Bukan tontonan yang mempermalukan negara di mata publik.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pernyataan itu dilatarbelakangi belum terbitnya Keputusan Presiden tentang pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke IKN. IKN Diusulkan Turun Kelas Jadi Ibu Kota Kaltim, Partai X: Kalau Gagal, Jangan Paksa Rakyat Bayar Ongkosnya!
Next Article Presiden Prabowo Subianto kembali menekankan pentingnya deregulasi serta belanja negara yang tepat sasaran. Prabowo Dorong Deregulasi, Partai X: Kalau Aturan Disederhanakan, Siapa yang Kawal Kepentingan Publik?

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Penguasa tentukan kandidat
Pemerintah

Ketika Kandidasi Dikunci, Penguasa Tentukan Kandidat Menguat

May 11, 2026
Pemerintah

Penyimpangan Konstitusional Sunyi: Membangun Ketidakpercayaan dengan Setiap Kebijakan

March 3, 2026
menggunakan istilah "fault tree", atau pohon kesalahan. Menurut Cak Nun, "struktur kesalahan bernegara kita akarnya salah
Pemerintah

Cak Nun: Kesalahan Merawat “Pohon Negara”, Generasi Z Jadi Tumbal Termahal

July 11, 2025
Pemerintah

Praktik Pemerintahan di Indonesia: Banyak Aturan, Minim Keadilan

May 6, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.