By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 2 September 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pendidikan > Sekolah Negarawan Menghadiri Konferensi Persatuan Islam Mengapa Kesyahidan Dapat Mengubah Kesadaran Sejarah
Pendidikan

Sekolah Negarawan Menghadiri Konferensi Persatuan Islam Mengapa Kesyahidan Dapat Mengubah Kesadaran Sejarah

Diajeng Maharini
Last updated: September 2, 2026 11:57 am
By Diajeng Maharini
Share
4 Min Read
SHARE

TEHERAN — Ada perbedaan antara sebuah peristiwa yang hanya terjadi dan sebuah peristiwa yang terus dikenang oleh generasi setelahnya. Salah satu pembahasan dalam Gala Dinner rangkaian Konferensi Persatuan Islam di Teheran menempatkan kesyahidan dalam ruang yang lebih luas sebagai pengalaman yang dapat membentuk kesadaran sejarah. Bagi delegasi Sekolah Negarawan, pembahasan tersebut menjadi refleksi mengenai bagaimana sebuah pengorbanan dapat memengaruhi cara masyarakat memahami nilai, perjuangan, dan perjalanan sejarah.

Para peserta dari berbagai negara diajak melihat bahwa ukuran penting dari sebuah kehidupan bukan hanya terletak pada berapa lama seseorang hidup. Lebih dari itu, makna kehidupan juga terlihat dari nilai, gagasan, dan keteladanan yang ditinggalkan setelah seseorang tiada. Dalam konteks tersebut, pengorbanan memperoleh dimensi sejarah karena sebuah perjuangan dapat terus hidup melalui ingatan dan nilai yang diwariskan.

Delegasi Sekolah Negarawan menangkap pesan tersebut sebagai salah satu pelajaran penting mengenai kepemimpinan. Direktur Sekolah Negarawan Prayogi R. Saputra, PhD, menilai bahwa pembelajaran sejarah tidak seharusnya berhenti pada hafalan mengenai nama dan tanggal. Sejarah juga perlu dipahami sebagai proses terbentuknya nilai, keberanian, identitas, dan arah kehidupan sebuah masyarakat.

Kehadiran Wakil Direktur Rinto Setiyawan serta Direktur International Affairs Abdullah Assegaf dalam forum tersebut turut memperkuat perspektif Sekolah Negarawan bahwa pengalaman antarbangsa perlu dipelajari secara terbuka. Setiap masyarakat memiliki cara tersendiri dalam membangun ingatan kolektif terhadap tokoh dan peristiwa yang dianggap memiliki makna besar. Dari proses tersebut, generasi berikutnya dapat memahami nilai yang membentuk perjalanan suatu bangsa.

Dalam pembahasan mengenai kesyahidan, terdapat satu gagasan penting bahwa sebuah pengorbanan dapat menjadi titik perubahan antara kondisi sebelum dan sesudah suatu peristiwa. Sebelum sebuah kejadian besar berlangsung, masyarakat mungkin memiliki cara tertentu dalam memahami keadaan yang mereka hadapi. Setelah peristiwa tersebut, dapat muncul kesadaran baru, simbol baru, dan cara pandang baru dalam membaca perjalanan sejarah.

Namun, warisan sebuah peristiwa tidak dapat bertahan dengan sendirinya. Nilai yang terkandung di dalamnya membutuhkan proses pendidikan, penyampaian keteladanan, pembentukan pemahaman, dan ruang pembelajaran agar dapat diteruskan oleh generasi berikutnya. Tanpa proses tersebut, sebuah peristiwa bersejarah dapat kehilangan makna yang ingin diwariskan.

You Might Also Like

Majelis Permusyawaratan adalah Lembaga Negara dalam Pergulatan Tata Kelola Kekuasaan Indonesia
Pesangon & Pensiun Kena Pajak, Partai X: Hentikan Pajak atas Jerih Payah Rakyat!
Korupsi Anggaran Pendidikan dan Stagnasi Pembangunan SDM
Pemilu Dibajak Uang: Demokrasi Kita Tertukar dengan Kepentingan Penguasa

Di sinilah kesyahidan memiliki hubungan dengan persoalan kepemimpinan. Sebuah pengorbanan menjadi bermakna bagi masyarakat ketika nilai yang menyertainya mampu diterjemahkan menjadi tindakan positif. Nilai tersebut dapat diwujudkan melalui upaya membangun masyarakat, memperkuat pendidikan, menjaga persatuan, serta mempertahankan martabat manusia.

Bagi Sekolah Negarawan, perspektif tersebut penting dalam memahami bagaimana sebuah bangsa membangun ketahanan. Ketahanan tidak hanya lahir dari kekuatan material, tetapi juga dari kemampuan masyarakat memahami jati diri, nilai yang dijaga, dan pengalaman sejarah yang membentuk perjalanan mereka. Masyarakat yang memahami sejarahnya memiliki dasar yang lebih kuat dalam menentukan arah masa depannya.

Gala Dinner di Teheran pada akhirnya tidak hanya menjadi pertemuan antartokoh dari berbagai negara. Forum tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai bagaimana sejarah membentuk manusia dan bagaimana manusia melalui pengorbanan serta keteladanan dapat membentuk sejarah. Dari pertemuan tersebut, Sekolah Negarawan melihat bahwa nilai yang diwariskan oleh sebuah kehidupan dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi yang datang setelahnya.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Refleksi Konferensi Persatuan Islam Dari Miliaran Manusia Apa yang Membuat Sebuah Kehidupan Bermakna?
Next Article Negara Indonesia Menjadi Modern: Antara Kemajuan Teknologi dan Kemajuan Peradaban

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Indonesia Mengalami Krisis Total, Saatnya Berbenah

July 1, 2026
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menegaskan komitmennya memperkuat sistem deteksi dini dalam mencegah aksi terorisme.
Pemerintah

BNPT Siap Deteksi Dini Terorisme, Partai X: Tapi Jangan Tutup Mata pada Ketimpangan yang Jadi Bibit Radikalisme!

July 17, 2025
Pemerintah

Swasembada Gula Harus Sejalan dengan Kesejahteraan Petani dan Rakyat

July 20, 2026
Pemerintah

DPR Soroti Biaya Latihan Militer Kopdes Mayal, Ingatkan Harus Pikirkan Kesejahteraan Rakyat

July 2, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.