By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 2 September 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Internasional > Refleksi Konferensi Persatuan Islam Dari Miliaran Manusia Apa yang Membuat Sebuah Kehidupan Bermakna?
Internasional

Refleksi Konferensi Persatuan Islam Dari Miliaran Manusia Apa yang Membuat Sebuah Kehidupan Bermakna?

Diajeng Maharini
Last updated: September 2, 2026 11:51 am
By Diajeng Maharini
Share
5 Min Read
SHARE

TEHERAN — Ada satu pertanyaan sederhana yang dapat membuat manusia berhenti sejenak dan merenung: siapakah kita di antara miliaran manusia yang hidup di muka bumi? Pertanyaan tersebut menjadi salah satu refleksi filosofis yang muncul dalam rangkaian Konferensi Internasional Persatuan Islam di Teheran. Bagi Sekolah Negarawan, pertanyaan tersebut memiliki hubungan erat dengan bagaimana manusia memahami makna kehidupan, pengabdian, dan jejak yang ditinggalkan.

Delegasi Sekolah Negarawan yang mengikuti rangkaian forum tersebut terdiri atas Direktur Prayogi R. Saputra, PhD, Wakil Direktur Rinto Setiyawan, serta Direktur International Affairs untuk Urusan Iran Abdullah Assegaf. Kehadiran delegasi menjadi bagian dari proses pembelajaran mengenai nilai kehidupan, kepemimpinan, dan peran manusia dalam masyarakat. Berbagai gagasan yang muncul dalam konferensi menjadi ruang refleksi mengenai bagaimana sebuah kehidupan dapat memiliki arti yang melampaui batas waktu.

Manusia dapat memulai pertanyaan tersebut dari lingkaran paling dekat. Siapa saya di antara orang-orang yang berada di sekitar saya? Kemudian pertanyaan itu berkembang menjadi lebih luas, siapa saya di antara jutaan penduduk sebuah kota, puluhan juta penduduk sebuah negara, hingga miliaran manusia yang hidup di bumi.

Pertanyaan tersebut kemudian bergerak ke dimensi waktu. Berapa lama manusia hidup? Berapa banyak manusia yang telah lahir sebelum kita? Berapa banyak manusia yang telah meninggalkan dunia ini? Dalam perjalanan sejarah Islam selama lebih dari seribu tahun, jutaan manusia telah hadir dengan cerita masing-masing, memiliki keluarga, pekerjaan, cita-cita, ketakutan, dan harapan.

Namun, sebagian besar nama manusia pada akhirnya hilang dari ingatan generasi berikutnya. Kenyataan tersebut menghadirkan pertanyaan yang lebih mendalam: jika sebagian besar manusia akhirnya dilupakan, apa yang membuat sebagian orang tetap dikenang selama berabad-abad? Jawabannya berkaitan dengan nilai, pengaruh, dan manfaat yang ditinggalkan selama seseorang menjalani kehidupan.

Sejarah memberikan banyak contoh mengenai hal tersebut. Ada manusia yang menjalani kehidupan biasa dan kemudian hilang dari catatan sejarah. Namun, ada pula manusia yang meninggalkan gagasan, keteladanan, dan nilai yang terus bergerak melewati berbagai generasi.

You Might Also Like

Indonesia Hari Ini Pergeseran Kedaulatan Rakyat: Republik Partai, Bukan Republik Proklamasi
Demokrasi Tanpa Keadilan: Ketimpangan dalam Sistem yang Seharusnya Menyatukan Semua Pihak
Kemendagri Tunda Kenaikan PBB, Partai X: Tunda Saja Pajak, Tapi Jangan Tunda Kesejahteraan Rakyat!
Perubahan Sistem Pemerintahan, Antara Harapan dan Realitas

Dalam perspektif Islam, Nabi Muhammad ﷺ menjadi salah satu contoh paling kuat mengenai kehidupan yang meninggalkan pengaruh besar. Kehidupan beliau tidak berhenti ketika masa hidupnya berakhir, tetapi nilai dan ajaran yang dibawanya terus menjadi pedoman bagi banyak manusia hingga saat ini. Demikian pula tokoh-tokoh sejarah lainnya yang menjadikan kehidupannya sebagai bentuk pengabdian terhadap nilai yang lebih besar.

Dari sinilah muncul pemahaman bahwa umur biologis bukan satu-satunya ukuran keberadaan manusia. Seseorang dapat hidup dalam waktu yang panjang, tetapi meninggalkan pengaruh yang terbatas. Sebaliknya, seseorang dapat memiliki usia yang lebih singkat, namun meninggalkan gagasan dan keteladanan yang terus hidup setelah kepergiannya.

Bagi Sekolah Negarawan, perspektif tersebut memiliki hubungan erat dengan pendidikan kepemimpinan. Kepemimpinan bukan hanya berbicara tentang berapa lama seseorang menjalankan sebuah amanah. Kepemimpinan juga berkaitan dengan apa yang diwariskan kepada generasi berikutnya dan manfaat apa yang diberikan kepada masyarakat.

Jabatan pada akhirnya akan berakhir. Peran seseorang dapat berganti. Generasi akan terus berubah. Namun, nilai, gagasan, dan keteladanan yang dibangun dengan kesungguhan dapat bertahan lebih lama daripada keberadaan seseorang secara fisik.

Karena itu, pertanyaan “siapakah saya?” pada akhirnya berkembang menjadi pertanyaan yang lebih penting: “Apa arti keberadaan saya bagi orang lain?” Pertanyaan tersebut mengajak manusia untuk melihat kehidupan bukan hanya dari apa yang diperoleh, tetapi juga dari apa yang mampu diberikan.

Refleksi dari Teheran tersebut membawa pesan bahwa kehidupan manusia memperoleh kedalaman ketika tidak hanya berpusat pada dirinya sendiri. Ketika kehidupan diarahkan kepada sesuatu yang lebih besar seperti pengabdian, kebenaran, kemanusiaan, ilmu, dan nilai-nilai Ilahi, keberadaan manusia dapat meninggalkan jejak yang melampaui batas usia.

Manusia mungkin tidak dapat menghindari akhir kehidupan. Namun, manusia memiliki kesempatan untuk menentukan bagaimana kehidupannya dikenang. Apakah ia berlalu tanpa meninggalkan makna, atau mampu menghadirkan cahaya dan manfaat bagi mereka yang datang setelahnya.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Sekolah Negarawan Pemimpin Tidak Diukur dari Panjang Usia tetapi dari Jejak yang Ditinggalkan
Next Article Sekolah Negarawan Menghadiri Konferensi Persatuan Islam Mengapa Kesyahidan Dapat Mengubah Kesadaran Sejarah

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Program MBG Dievaluasi, Ingatkan Agar Transparansi

June 18, 2026
Fraksi Partai Nasdem meminta penghentian gaji, tunjangan, dan fasilitas Ahmad Sahroni serta Nafa Urbach. Ketua Fraksi Nasdem,
Pemerintah

Nasdem Minta Stop Gaji Sahroni, Partai X: Hentikan Juga Privilege DPR!

September 3, 2025
Presiden RI Prabowo Subianto resmi mencabut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli).
Sosial

Prabowo Cabut Satgas Saber Pungli, Partai X: Punglinya Masih Ada, Satgasnya yang Hilang!

June 21, 2025
Pemerintah

Tukin Naik di ESDM, Partai X: Kinerja Harus Naik, Bukan Gaya Hidup!

October 28, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.