By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 2 September 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Internasional > Sekolah Negarawan Pemimpin Tidak Diukur dari Panjang Usia tetapi dari Jejak yang Ditinggalkan
InternasionalPendidikan

Sekolah Negarawan Pemimpin Tidak Diukur dari Panjang Usia tetapi dari Jejak yang Ditinggalkan

Diajeng Maharini
Last updated: September 2, 2026 11:46 am
By Diajeng Maharini
Share
4 Min Read
SHARE

TEHERAN — Apa yang membuat seseorang tetap dikenang ketika generasi telah berganti? Pertanyaan tersebut menjadi salah satu refleksi penting yang muncul dalam rangkaian Konferensi Internasional Persatuan Islam di Teheran. Bagi Sekolah Negarawan, pertanyaan tersebut memiliki hubungan erat dengan hakikat kepemimpinan dan nilai pengabdian seorang manusia.

Delegasi Sekolah Negarawan yang hadir terdiri atas Direktur Prayogi R. Saputra, PhD, Wakil Direktur Rinto Setiyawan, serta Direktur International Affairs untuk Urusan Iran Abdullah Assegaf. Kehadiran delegasi dalam forum tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran mengenai nilai kepemimpinan, kehidupan bersama, dan warisan yang ditinggalkan seorang tokoh. Berbagai gagasan yang muncul selama konferensi menjadi bahan refleksi mengenai bagaimana seorang pemimpin dapat memberikan manfaat yang melampaui masa hidupnya.

Dalam forum tersebut, pembahasan mengenai ungkapan Sayyidah Zainab al-Kubra, “Mā ra’aytu illā jamīlā”, berkembang menjadi renungan mengenai kehidupan, kematian, pengabdian, dan warisan seorang manusia. Ungkapan tersebut mengajak manusia melihat kehidupan bukan hanya dari peristiwa yang tampak di permukaan, tetapi juga dari nilai yang terkandung di balik setiap perjalanan. Refleksi tersebut kemudian dikaitkan dengan bagaimana seorang pemimpin meninggalkan jejak bagi masyarakat.

Salah satu persoalan yang diangkat adalah kenyataan bahwa sebagian besar manusia pada akhirnya tidak lagi dikenal oleh generasi setelahnya. Seseorang mungkin memiliki anak dan cucu, tetapi setelah beberapa generasi berlalu, namanya dapat hilang dari ingatan keluarga maupun lingkungan sekitarnya. Kenyataan tersebut memberikan pemahaman bahwa keberadaan manusia tidak hanya dinilai dari seberapa lama ia hidup, tetapi dari nilai yang ia tinggalkan.

Perspektif tersebut memberikan pelajaran penting mengenai kepemimpinan. Seorang pemimpin mungkin memegang jabatan dalam waktu yang panjang, tetapi jabatan pada akhirnya akan berakhir. Gedung pemerintahan dapat berganti penghuni, kebijakan dapat berubah, dan nama seorang pemimpin dapat terlupakan apabila tidak meninggalkan manfaat yang berarti.

Hal yang dapat bertahan lebih lama adalah pengaruh dan nilai yang diwariskan. Karena itu, kepemimpinan yang memiliki makna tidak hanya berbicara mengenai pencapaian selama seseorang menjalankan tugasnya, tetapi juga mengenai dampak yang diberikan bagi generasi berikutnya. Seorang pemimpin perlu bertanya apakah masyarakat menjadi lebih baik, apakah nilai kebaikan terus hidup, dan apakah ada manusia lain yang terinspirasi untuk melanjutkan perjuangan tersebut.

You Might Also Like

Kearifan Lokal Sebagai Fondasi Moral Bangsa Berdaulat
Uang Koruptor Rp13T untuk LPDP, Partai X: Dana Rakyat Harus Kembali ke Pendidikan!
Suap Audit BPK, Partai X: Keuangan Negara Harus Bersih Total!
Kelapa Parut Naik Diam-diam! Partai X: Kalau Kelapa Saja Tak Terjangkau, Gimana Mimpi Swasembada?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut membuat refleksi dari Teheran memiliki relevansi dengan pendidikan negarawan. Seorang negarawan tidak seharusnya hanya mengejar kedudukan, tetapi harus memiliki orientasi pengabdian kepada kepentingan yang lebih luas. Kepemimpinan bukan sekadar tentang apa yang diperoleh seseorang, melainkan tentang apa yang mampu diberikan kepada masyarakat.

Dalam perspektif tersebut, kekuasaan bukan tujuan akhir, tetapi sarana untuk menghadirkan manfaat yang lebih besar. Kehidupan seorang pemimpin menjadi bermakna ketika ia mampu melampaui kepentingan pribadi dan mengabdikan dirinya kepada nilai yang diyakini membawa kebaikan bersama. Pemimpin yang demikian tidak bekerja hanya agar namanya dikenang, tetapi karena memiliki tanggung jawab terhadap manusia lain.

Menariknya, seseorang yang tidak menjadikan penghargaan sebagai tujuan utama justru sering meninggalkan jejak yang lebih panjang. Ketika seseorang mengabdikan hidupnya kepada nilai yang lebih besar daripada dirinya sendiri, pengaruhnya dapat terus dirasakan meskipun masa hidupnya telah berakhir. Inilah salah satu pelajaran yang dapat dibaca dari refleksi mengenai “Mā ra’aytu illā jamīlā”.

Keindahan sebuah kehidupan tidak hanya terletak pada keberhasilan menikmati perjalanan hidup. Keindahan juga hadir ketika kehidupan digunakan untuk memberikan manfaat dan menghadirkan perubahan positif bagi orang lain. Nilai inilah yang menjadikan sebuah pengabdian memiliki makna yang lebih panjang daripada usia manusia itu sendiri.

Bagi Sekolah Negarawan, inti penting pendidikan kepemimpinan adalah membentuk manusia yang tidak hanya bertanya, “Apa yang bisa saya dapatkan?” tetapi juga mampu bertanya, “Apa yang bisa saya tinggalkan?” Sebab pada akhirnya, jabatan akan berakhir dan usia akan berhenti. Namun, nilai, keteladanan, serta manfaat yang diwariskan dapat terus hidup melewati batas waktu.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Ketika Fondasi Sosialnya Berubah, Mengapa Sistem Negara Tidak Ikut Berbenah?
Next Article Refleksi Konferensi Persatuan Islam Dari Miliaran Manusia Apa yang Membuat Sebuah Kehidupan Bermakna?

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

45 Ton Pasir Timah Digagalkan, Partai X: Bagus, Tapi Kapan Tangkap Pemodalnya

June 16, 2025
Kasus hukum negeri ini
Pemerintah

Ketidakpastian Melingkupi Kasus Hukum di Negeri Ini, Publik Menanti Kepastian Keadilan

July 9, 2026
Pemerintah

Pengkhianatan Terhadap Konstitusi: Jalan Menuju Krisis Kedaulatan Rakyat

March 3, 2026
Pemerintah

Partai X Soroti Jaminan Hak Pekerja di Balik Skema Baru Eks-Karyawan Sritex

March 7, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.