By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Friday, 21 August 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pendidikan > Tak Hanya Belajar Politik, Sekolah Negarawan Jelajahi Pendidikan, AI dan Tata Kelola Iran
Pendidikan

Tak Hanya Belajar Politik, Sekolah Negarawan Jelajahi Pendidikan, AI dan Tata Kelola Iran

Diajeng Maharini
Last updated: August 21, 2026 12:15 pm
By Diajeng Maharini
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – QOM, IRAN — Apa yang bisa dipelajari Indonesia dari Iran dalam membangun sumber daya manusia, pendidikan, teknologi, hingga tata kelola pemerintahan? Pertanyaan tersebut menjadi salah satu latar belakang kunjungan Sekolah Negarawan ke Iran selama dua pekan. Rangkaian agenda dimulai di Kota Qom pada Kamis (20/8/2026), ketika Tim Sekolah Negarawan mengunjungi Institut Research Imam Khomeini. Rombongan diterima oleh Hujjatul Islam wal Muslimin Dr. Mahmood Rafian dan mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bersama para dosen serta Hujjatul Islam di lingkungan institut tersebut.

Dalam diskusi, tim Sekolah Negarawan bertukar pandangan mengenai pendidikan, riset, pemikiran, serta pengembangan kapasitas kepemimpinan. Dialog tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana institusi pendidikan dan riset di Iran membangun tradisi keilmuan dan kaderisasi.

Agenda kemudian berlanjut ke Pusat Administrasi Hauzah Iran di Qom. Di sana, Tim Sekolah Negarawan diterima oleh Kepala Hubungan Internasional Hujjatul Islam wal Muslimin Dr. Sayyid Mofid Husseini Kohsari.

Pertemuan tersebut membahas pengelolaan pendidikan Hauzah, kelembagaan, serta hubungan internasional. Bagi Tim Sekolah Negarawan, pengalaman tersebut menjadi salah satu referensi untuk memahami bagaimana lembaga pendidikan dapat membangun sistem dan jaringan yang bertahan dalam jangka panjang.

Namun, kunjungan ke Qom baru menjadi awal dari rangkaian agenda yang lebih panjang.

Selama berada di Iran, Tim Sekolah Negarawan dijadwalkan mengunjungi berbagai organisasi pendidikan, pusat riset, pusat teknologi, serta lembaga yang bergerak di bidang kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI).

You Might Also Like

Pendamping Desa Dituding Langgar UU Pemilu! Partai X: Ada Potensi Kecurangan di Baliknya?
MBG, Utang Negara, dan Harga Masa Depan Bangsa
RKUHAP Dinilai Tak Pro HAM, Partai X: Kalau Penegakan Hukum Mundur, Demokrasi Mau Dibawa ke Mana?
Korban Mulai Demam dan Tifus, Partai X Minta Layanan Medis Diperkuat

Teknologi menjadi salah satu perhatian penting dalam kunjungan tersebut. Sekolah Negarawan ingin melihat bagaimana perkembangan teknologi dan AI ditempatkan dalam ekosistem pendidikan, riset, serta pembangunan kapasitas manusia.

Selain itu, tim juga akan melakukan benchmarking tata kelola pemerintahan Iran. Melalui agenda tersebut, berbagai pengalaman kelembagaan dan praktik pemerintahan Iran akan dipelajari dan dibandingkan dengan kebutuhan pengembangan tata kelola di Indonesia. Direktur Sekolah Negarawan Prayogi R. Saputra, PhD, mengatakan kunjungan tersebut dirancang sebagai proses pembelajaran yang lebih luas.

“Kita ingin melihat bagaimana pendidikan, riset, teknologi, dan tata kelola pemerintahan saling terhubung. Dari sana kita bisa mendapatkan perspektif baru untuk pengembangan pendidikan negarawan di Indonesia,” ujar Prayogi.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan dimaksudkan untuk menyalin sistem yang diterapkan Iran ke Indonesia. Sebaliknya, pengalaman berbagai institusi di Iran akan dipelajari secara kritis untuk melihat praktik mana yang relevan dengan konteks Indonesia. Dalam perjalanan tersebut, Prayogi didampingi Wakil Direktur Sekolah Negarawan Rinto Setiyawan serta Direktur Kerja Sama dan Hubungan Internasional sekaligus Direktur Iran Corner FISIP Universitas Brawijaya, Abdullah Assegaf.

Keterlibatan Abdullah Assegaf juga memperkuat dimensi hubungan akademik dan internasional dalam kunjungan tersebut, khususnya dalam membuka komunikasi dengan berbagai institusi di Iran. Selama dua pekan, Tim Sekolah Negarawan akan melakukan serangkaian pertemuan dan kunjungan untuk mengumpulkan pengalaman, gagasan, serta pengetahuan dari berbagai sektor.

Mulai dari Qom sebagai salah satu pusat pendidikan dan keilmuan, pusat-pusat riset, lembaga teknologi dan AI, hingga institusi yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan. Bagi Sekolah Negarawan, perjalanan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun pendidikan kepemimpinan yang tidak hanya memahami teori kenegaraan, tetapi juga mampu membaca perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta dinamika tata kelola pemerintahan di berbagai negara. Dari Iran, Sekolah Negarawan ingin membawa pulang bukan sekadar cerita perjalanan, tetapi gagasan, jejaring, dan pelajaran yang dapat menjadi bahan untuk membangun model pendidikan negarawan Indonesia di masa depan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Sekolah Negarawan Dialog dengan Akademisi Iran, Dalami Model Pendidikan Kepemimpinan di Qom
Next Article Dewan Perwakilan adalah Bagian Lembaga Segitiga Kepemerintahan, Mengapa Perannya Dipertanyakan?

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Internasional

Di Balik Agenda Isu Global: Mengorbankan Keadilan untuk Kepentingan

January 21, 2026
Pemerintah

Kerugian Terkait Scam Warga Rp 9,1 Triliun, Keamanan Ekonomi Harus Diperkuat!

February 23, 2026
Pemerintah

Proyek Siluman Indonesia dan Patologi Birokrasi yang Mengakar

January 20, 2026
Pemerintah

Prabowo Ajak Pemuda Setia Bangsa, Partai X: Wujudkan dengan Aksi!

October 30, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.