By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Friday, 28 August 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Kemendagri Dorong Kepala Daerah Perkuat Pencegahan Korupsi demi Pelayanan Publik
Pemerintah

Kemendagri Dorong Kepala Daerah Perkuat Pencegahan Korupsi demi Pelayanan Publik

Diajeng Maharini
Last updated: August 21, 2026 2:52 pm
By Diajeng Maharini
Share
7 Min Read
SHARE

beritax.id – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya kemauan para pimpinan daerah untuk terus mempelajari regulasi pengelolaan keuangan negara serta memperkuat integritas seluruh kepala daerah guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi. Hal tersebut disampaikan Wiyagus dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jawa Tengah.

Contents
Negara Memiliki Tanggung Jawab Melindungi, Melayani, dan Mengatur RakyatPencegahan Korupsi Tidak Cukup dengan PenindakanPrinsip Partai X: Kekuasaan Harus Dijalankan Secara Efektif, Efisien, dan TransparanEmpat Pilar Tata Kelola Pemerintahan Harus DiperkuatSolusi Partai X: Membangun Pemerintahan Bersih Berbasis Sistem dan KepakaranPemerintahan Bersih Adalah Kunci Pelayanan Publik Berkualitas

Menurutnya, pemahaman terhadap aturan hukum menjadi perlindungan utama bagi kepala daerah dalam menjalankan kewenangan. Terutama karena banyak kepala daerah berasal dari berbagai latar belakang seperti pejabat maupun pengusaha yang belum seluruhnya terbiasa dengan ketentuan pengelolaan keuangan publik. Wiyagus menegaskan bahwa Kementerian Dalam Negeri hadir bukan hanya untuk memberikan sanksi, tetapi juga menjalankan fungsi pembinaan agar pemerintah daerah dapat bekerja sesuai koridor hukum. Penguatan tata kelola tersebut dilakukan untuk membentuk pemimpin daerah yang berintegritas, adaptif, dan mampu menjalankan pemerintahan secara bertanggung jawab.

Negara Memiliki Tanggung Jawab Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R Saputra, menilai penguatan pencegahan korupsi di daerah merupakan bagian penting dari tanggung jawab negara dalam memastikan pelayanan publik berjalan secara adil dan berkualitas. Menurut Prayogi, negara memiliki tiga tugas utama yang harus dijalankan secara bersamaan.”Tugas negara itu tiga, yaitu melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Dalam konteks pemerintahan daerah, pencegahan korupsi merupakan bagian dari upaya negara melindungi hak rakyat. Agar anggaran publik benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Prayogi.

Ia menjelaskan bahwa korupsi tidak hanya menyebabkan kerugian keuangan negara. Tetapi juga mengurangi kualitas pelayanan publik dan menghambat masyarakat mendapatkan haknya. “Ketika anggaran tidak dikelola dengan baik, yang paling terdampak adalah rakyat. Karena itu, integritas pemimpin daerah menjadi kunci agar kewenangan yang diberikan negara benar-benar digunakan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Pencegahan Korupsi Tidak Cukup dengan Penindakan

Prayogi mengapresiasi langkah Kemendagri yang menekankan pentingnya pembinaan dan edukasi kepada kepala daerah. Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak boleh hanya mengandalkan penindakan setelah pelanggaran terjadi. Tetapi harus dimulai dari pembangunan sistem pemerintahan yang mampu mencegah penyimpangan.

“Pemerintah harus membangun budaya pencegahan. Kepala daerah harus memahami aturan, memperkuat integritas, dan memiliki kesadaran bahwa jabatan publik adalah amanah rakyat,” ujar Prayogi.

You Might Also Like

Pemda Bisa Pinjam ke Pusat, Partai X: Jangan Tambah Beban Rakyat!
Ketika Prosedur Mengalahkan Nurani: Potret Demokrasi Tanpa Empati
Daerah Diminta Bantu Sumatera, Partai X Serukan Solidaritas Nasional
Formalitas Menggantikan Kepedulian: Banyak Regulasi, Sedikit Keberpihakan

Ia menilai pendekatan pembinaan menjadi penting karena banyak risiko hukum dalam pemerintahan daerah muncul akibat lemahnya pemahaman terhadap regulasi, tata kelola anggaran, serta proses pengadaan barang dan jasa.

Prinsip Partai X: Kekuasaan Harus Dijalankan Secara Efektif, Efisien, dan Transparan

Prayogi menjelaskan bahwa prinsip Partai X menempatkan negara sebagai entitas yang terdiri atas wilayah, rakyat, dan pemerintah yang menjalankan kewenangan secara efektif, efisien, dan transparan dengan tujuan mewujudkan kedaulatan, keadilan, serta kesejahteraan seluruh rakyat. Dalam prinsip tersebut, pemerintah merupakan bagian dari rakyat yang diberikan kewenangan untuk membuat kebijakan dan menjalankannya secara efektif, efisien. Serta transparan demi mewujudkan keadilan dan kesejahteraan rakyat.

Menurut Prayogi, prinsip tersebut harus menjadi pedoman seluruh kepala daerah dalam menggunakan kewenangan.” Jabatan pemerintahan bukan hak istimewa untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Jabatan adalah mandat yang harus digunakan untuk memberikan manfaat kepada rakyat,” tegasnya.

Empat Pilar Tata Kelola Pemerintahan Harus Diperkuat

Prayogi menilai empat dimensi tata kelola pemerintahan yang disampaikan Kemendagri, yaitu kepemimpinan dan pemerintahan, kebijakan tata kelola, pengawasan dan akuntabilitas, serta integritas, merupakan fondasi penting dalam membangun pemerintahan yang bersih.

1. Kepemimpinan yang Berintegritas

Menurut Prayogi, kepala daerah merupakan figur utama dalam menentukan budaya pemerintahan. Pemimpin yang memiliki integritas akan membangun birokrasi yang menjunjung kepatuhan hukum dan pelayanan masyarakat. “Karakter pemimpin menentukan arah organisasi. Jika pemimpinnya berintegritas, maka aparatur akan terdorong menjalankan pemerintahan secara profesional,” katanya.

2. Tata Kelola Anggaran yang Transparan

Prayogi mengatakan pengelolaan keuangan daerah menjadi salah satu titik rawan korupsi yang harus mendapatkan perhatian. Setiap kebijakan anggaran harus memiliki tujuan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Menurutnya, transparansi anggaran merupakan bentuk penghormatan terhadap hak rakyat untuk mengetahui bagaimana uang negara digunakan.

3. Penguatan Pengawasan dan Akuntabilitas

Pengawasan tidak boleh hanya dilakukan setelah terjadi pelanggaran.Prayogi menilai sistem pengawasan harus mampu mendeteksi potensi penyimpangan sejak awal.”Pengawasan yang baik bukan hanya mencari kesalahan, tetapi memastikan pemerintahan berjalan sesuai tujuan,” ujarnya.

4. Membangun Budaya Integritas Aparatur

Menurut Prayogi, pemberantasan korupsi tidak dapat hanya bergantung pada aturan, tetapi juga membutuhkan perubahan budaya kerja aparatur.Integritas harus menjadi nilai yang melekat dalam setiap pengambilan keputusan pemerintahan.

Solusi Partai X: Membangun Pemerintahan Bersih Berbasis Sistem dan Kepakaran

Berdasarkan prinsip Partai X, Prayogi menyampaikan sejumlah solusi untuk memperkuat pencegahan korupsi di pemerintahan daerah.

Pertama, memperkuat pendidikan dan pembinaan kepala daerah

Kepala daerah perlu mendapatkan pembekalan berkelanjutan mengenai regulasi keuangan negara, tata kelola pemerintahan, serta risiko hukum dalam pengambilan keputusan.Menurut Prayogi, pembelajaran berkelanjutan menjadi investasi untuk mencegah kesalahan dan penyalahgunaan kewenangan.

Kedua, memperkuat reformasi hukum dan tata kelola berbasis kepakaran

Prinsip Partai X mendorong reformasi hukum berbasis kepakaran untuk mengurangi ruang korupsi dan memastikan keadilan berpihak kepada kebenaran.

Menurut Prayogi, kebijakan publik harus dibuat berdasarkan data, kajian, dan keahlian agar keputusan pemerintah tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketiga, mempercepat transformasi birokrasi digital

Partai X mendorong transformasi birokrasi digital untuk mengurangi ruang manipulasi manual serta meningkatkan akuntabilitas pelayanan publik. Prayogi menilai digitalisasi dapat membantu memperkuat transparansi pengelolaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, serta pelayanan masyarakat.

Keempat, memperkuat pengawasan publik

Menurut Prayogi, masyarakat harus diberikan ruang untuk ikut mengawasi jalannya pemerintahan. Pemerintahan yang terbuka akan lebih mudah membangun kepercayaan publik dan mencegah penyalahgunaan kewenangan.

Pemerintahan Bersih Adalah Kunci Pelayanan Publik Berkualitas

Prayogi menegaskan bahwa keberhasilan reformasi birokrasi tidak hanya diukur dari jumlah regulasi yang dibuat, tetapi dari kemampuan pemerintah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, pencegahan korupsi harus menjadi gerakan bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat pengawasan, dan masyarakat. “Rakyat membutuhkan pemerintahan yang hadir, bukan hanya dengan aturan, tetapi dengan pelayanan nyata. Pemerintahan yang bersih akan menghasilkan pelayanan publik yang berkualitas,” ujar Prayogi.

Ia menambahkan bahwa integritas kepala daerah menjadi fondasi utama agar kewenangan negara benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat. “Ketika pemimpin memiliki integritas, sistem diperkuat, dan pengawasan berjalan, maka tujuan negara untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan rakyat akan semakin dekat,” pungkas Prayogi.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Belajar Kepemimpinan dari Makam Imam Khomeini, Sekolah Negarawan Menyerap Pelajaran Sejarah Iran
Next Article Pemerintah adalah Petugas “Rumah Tangga”, Rakyat Bukan Bawahan Kekuasaan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Ekonomi

Buruh Hidup dari Upah ke Upah di Ekonomi Rapuh

January 6, 2026
Pemerintah

Membangun Negara yang Sehat Dimulai dengan Kesadaran bahwa Pemerintah Bukanlah Negara

August 20, 2026
Ekonomi

Minyak Naik Terus, Partai X: Jangan Salahkan AS Terus, Mana Kebijakan Energi Kita?

May 8, 2025
Pemerintah

DPR Dibentengi: Rakyat Dipisahkan dari Negaranya?

December 3, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.