By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 1 July 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Ketidakjelasan IKN Bebani Rakyat, Biaya Infrastruktur Terus Membengkak
Pemerintah

Ketidakjelasan IKN Bebani Rakyat, Biaya Infrastruktur Terus Membengkak

Diajeng Maharini
Last updated: June 29, 2026 1:08 pm
By Diajeng Maharini
Share
5 Min Read
SHARE

beritax.id – Ekonom Senior Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menilai Ibu Kota Nusantara merupakan aset negara yang harus dimanfaatkan optimal. Ia menegaskan biaya operasional dan perawatan IKN tetap harus ditanggung negara melalui APBN. Menurutnya, fasilitas mahal di IKN akan sia-sia jika tidak segera difungsikan secara maksimal. Sementara itu, biaya operasional dan pemeliharaan IKN tahun 2027 mencapai Rp585 miliar dari APBN.

Wijayanto menyatakan IKN seharusnya segera memiliki fungsi yang jelas dan produktif.
Ia menyebut opsi pemanfaatan IKN sebagai pusat pendidikan atau ibu kota alternatif perlu dipertimbangkan. Namun, ia menilai prospek IKN sebagai ibu kota negara semakin tidak pasti. Secara politik, keberlanjutan proyek tersebut juga dinilai semakin kurang mendapatkan dukungan luas. Kondisi ini membuat pemanfaatan IKN sebagai fasilitas non-ibu kota menjadi opsi yang mengemuka. Namun, keputusan tersebut memerlukan kajian serius agar tidak menambah beban fiskal negara.

Ketergantungan pada APBN dan Investasi

Ekonom tersebut menyoroti ketergantungan IKN terhadap APBN yang semakin besar. Padahal sebelumnya, proyek IKN digadang-gadang akan didominasi oleh investasi swasta. Target awal menunjukkan 80 persen pembiayaan berasal dari investor swasta. Namun realisasi menunjukkan investasi swasta masih jauh dari harapan awal pemerintah.

Nilai investasi swasta yang masuk baru sekitar Rp72 triliun dari total Rp466 triliun. Angka tersebut setara sekitar 15 persen dari total kebutuhan investasi proyek. Hal ini menunjukkan kesenjangan besar antara rencana awal dan realisasi pembangunan. Akibatnya, APBN menjadi penopang utama keberlanjutan pembangunan IKN.

Biaya Operasional dan Pemeliharaan IKN

Biaya operasional dan pemeliharaan IKN tahun anggaran 2027 ditetapkan sebesar Rp585 miliar. Angka tersebut mengalami kenaikan sekitar Rp100 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Otorita IKN menyebut kenaikan disebabkan bertambahnya jumlah aset bangunan yang selesai dibangun. Aset tersebut kemudian diserahkan oleh kementerian dan lembaga kepada pengelola IKN. Pemerintah menegaskan bahwa kenaikan anggaran masih dalam batas yang wajar. Namun, pengamat menilai setiap tambahan anggaran harus diuji berdasarkan urgensi dan manfaat.

Sorotan Tata Kelola dan Transparansi

Otorita IKN menyatakan pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Anggaran disusun untuk menjaga keandalan aset negara yang telah dibangun.

You Might Also Like

Pajak Disamakan dengan Zakat, Cak Nun: Pengkhianatan Moral pada Rakyat
Partai X Soroti Jaminan Hak Pekerja di Balik Skema Baru Eks-Karyawan Sritex
Buruh Sampaikan Aspirasi, Partai X: DPR Dengar, Rakyat Tunggu Bukti!
Partai Politik atau Pelaku Kejahatan Politik?

Namun, publik tetap mempertanyakan efektivitas penggunaan anggaran dalam proyek jangka panjang ini. Kekhawatiran muncul bahwa IKN berpotensi menjadi beban fiskal berkelanjutan.

Pandangan Anggota Majelis Tinggi Partai X

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R Saputra, menyoroti kondisi tersebut. Ia menegaskan bahwa tugas negara mencakup tiga hal utama yang tidak dapat diabaikan. Negara wajib melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat secara adil dan efektif. Menurutnya, setiap kebijakan pembangunan harus mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan rakyat. Ia menilai ketidakjelasan arah IKN berpotensi membebani masyarakat secara fiskal. Anggaran negara seharusnya difokuskan pada kebutuhan dasar rakyat yang lebih mendesak.

Prinsip Partai X

Partai X menegaskan bahwa setiap pembangunan nasional harus berbasis manfaat nyata bagi rakyat. Proyek negara tidak boleh menjadi beban jangka panjang tanpa kepastian fungsi. Partai X juga menekankan prinsip efisiensi fiskal dalam setiap penggunaan APBN. Setiap rupiah anggaran wajib memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Selain itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam pengelolaan proyek strategis nasional. Negara harus memastikan tidak ada pemborosan dalam pembangunan infrastruktur besar.

Solusi Partai X

Partai X mendorong evaluasi total terhadap arah dan fungsi IKN secara menyeluruh.
Evaluasi harus mencakup aspek ekonomi, sosial, dan keberlanjutan fiskal negara.Selain itu, pemanfaatan aset IKN harus segera dioptimalkan agar tidak mangkrak. Pemerintah perlu memastikan setiap fasilitas memiliki fungsi produktif yang jelas.

Partai X juga mendorong percepatan masuknya investasi swasta secara realistis dan terukur. Skema pembiayaan harus dikoreksi agar tidak bergantung pada APBN semata. Penguatan model kerja sama pemerintah dan swasta perlu diperluas secara transparan. Hal ini untuk mengurangi beban fiskal dan meningkatkan efisiensi proyek.

Penutup

Ketidakjelasan arah IKN menjadi perhatian serius dalam pengelolaan keuangan negara.
Tanpa kejelasan fungsi, beban fiskal berpotensi terus meningkat dan membebani rakyat. Negara dituntut memastikan setiap proyek strategis memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Keseimbangan antara pembangunan dan kesejahteraan rakyat harus menjadi prioritas utama kebijakan nasional.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pendidikan Manajer Kopdes Harus Humanis, Tanpa Pendekatan Militer
Next Article petugas yang digaji rakyat Keadilan Dimulai dari Petugas yang Digaji Rakyat

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Kekuasaan Tidak Boleh Mengendalikan Petugas yang Digaji Rakyat

June 30, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

KPK Keluarkan SE Internal, Partai X: Bukan Surat Edaran yang Dibutuhkan, Tapi Nyali Hukum!

May 22, 2025
Pemerintah

Kepentingan Pejabat di Balik Revisi UU Minerba yang Kontroversial

December 17, 2025
Pemerintah

Dirut BPJS Kesehatan: Menonaktifkan PBI, Sistem Harus Meningkatkan Layanan Rakyat!

February 9, 2026
Anggota Komisi XII DPR RI, Dewi Yustisiana, mendorong agar RUU Ketenagalistrikan yang sedang dibahas DPR mampu menjawab
Pemerintah

RUU Ketenagalistrikan Dibahas, Partai X: Jangan Cuma Perkuat EBT, Pastikan Rakyat Tak Lagi Bayar Mahal!

July 23, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.