By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 26 September 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Penguasa Tentukan Kandidat: Pemilu atau Seleksi Pejabat?
Pemerintah

Penguasa Tentukan Kandidat: Pemilu atau Seleksi Pejabat?

Diajeng Maharini
Last updated: May 11, 2026 2:10 pm
By Diajeng Maharini
Share
5 Min Read
SHARE

beritax.id – Penguasa tentukan kandidat menjadi kritik utama dalam dinamika demokrasi Indonesia saat ini. Penguasa tentukan kandidat menimbulkan pertanyaan mengenai makna pemilu dalam sistem demokrasi nasional. Pemilu dinilai hanya menjadi formalitas untuk mengesahkan kandidat pilihan penguasa. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terhadap kualitas kedaulatan rakyat dalam praktik demokrasi. Secara konstitusional, rakyat merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam negara. Namun, proses kandidasi lebih banyak dikendalikan partai dan lingkaran penguasa. Penguasa menentukan kandidat membuat ruang partisipasi masyarakat semakin terbatas. Demokrasi akhirnya berjalan secara prosedural tanpa keterlibatan rakyat dalam tahap penentuan kandidat. Hal ini memperlihatkan adanya kesenjangan antara prinsip demokrasi dan realitas pemerintahan nasional.

Kandidat Ditentukan Sebelum Pemilu

Penguasa tentukan kandidat terlihat jelas dalam proses pencalonan melalui partai politik. Partai memiliki kewenangan dominan menentukan siapa yang layak maju dalam pemilu. Rakyat tidak memiliki akses langsung untuk mengajukan kandidat alternatif secara mandiri. Kandidat yang tersedia sering berasal dari lingkaran penguasa yang sama. Kondisi ini mempersempit pilihan masyarakat dalam pemilu nasional. Penguasa menentukan kandidat menciptakan kesan bahwa pemilu hanya tahap pengesahan administratif. Rakyat hanya memilih nama yang sebelumnya sudah ditentukan penguasa. Hal ini memunculkan pertanyaan apakah pemilu masih mencerminkan kedaulatan rakyat. Demokrasi akhirnya kehilangan fungsi sebagai mekanisme seleksi terbuka dan adil.

Pemilu atau Seleksi Pejabat?

Penguasa tentukan kandidat membuat pemilu menyerupai proses seleksi pejabat oleh kelompok tertentu. Rakyat tidak menentukan siapa yang masuk dalam kontestasi pemerintahan nasional. Penentuan kandidat dilakukan melalui mekanisme internal partai yang tertutup. Kondisi ini mengurangi makna partisipasi rakyat dalam demokrasi modern. Penguasa tentukan kandidat menjadikan pemilu sekadar prosedur legitimasi kekuasaan. Kandidat dipilih berdasarkan kepentingan dan kekuatan ekonomi tertentu. Akibatnya, kualitas kepemimpinan sering kalah oleh popularitas dan modal. Hal ini memperlihatkan bahwa demokrasi prosedural belum menjamin demokrasi substantif. Rakyat memiliki hak memilih, tetapi terbatas dalam menentukan pilihan awal.

Dominasi Penguasa dan Oligarki 

Penguasa tentukan kandidat juga berkaitan dengan dominasi penguasa dalam struktur partai politik. Struktur internal partai sering dikendalikan kelompok tertentu secara dominan dan tertutup. Kaderisasi berjalan terbatas dan tidak sepenuhnya demokratis. Kondisi ini memperkuat praktik oligarki dalam sistem demokrasi modern. Penguasa tentukan kandidat membuat kekuasaan politik terkonsentrasi pada kelompok tertentu. Selain itu, pengaruh ekonomi memiliki peran besar dalam proses pencalonan. Kandidat dengan modal besar lebih mudah memperoleh dukungan dan akses kekuasaan. Hal ini menunjukkan bahwa demokrasi masih dipengaruhi kepentingan modal dan penguasa.

Kritik terhadap Demokrasi Elektoral

Penguasa tentukan kandidat memperlihatkan kelemahan demokrasi elektoral berbasis one-man-one-vote. Sistem ini menekankan kesetaraan suara dalam pemilihan umum secara formal. Namun, kesetaraan tersebut tidak menjamin keterbukaan dalam proses kandidasi pemerintahan. Kandidat tetap ditentukan oleh penguasa partai dan kekuatan modal. Hal ini menciptakan paradoks dalam sistem demokrasi modern. Rakyat memiliki hak memilih, tetapi tidak menentukan kandidat sejak awal. Penguasa tentukan kandidat menyebabkan demokrasi kehilangan dimensi partisipatif yang sebenarnya. Demokrasi akhirnya hanya menjadi alat legitimasi bagi kekuasaan kelompok tertentu.

You Might Also Like

Masyarakat Terpecah Belah oleh Pilpres dan Ancaman Retaknya Persatuan Indonesia
Coretax Salah Desain: Pengakuan Menkeu Menguatkan Kritik IWPI
Ketika Kehancuran Ekonomi Total Menjadi Tanda Krisis Negara dalam Buku Free Indonesia Save Nusantara Jilid 1
Bangsa yang Kehilangan Kedaulatan: Ketika Instrumen Negara Bertindak sebagai Pemilik dalam Buku Free Indonesia Save Nusantara Jilid 1

Solusi: Mengembalikan Kedaulatan Rakyat

Untuk mengatasi masalah penguasa tentukan kandidat, diperlukan reformasi pemerintahan secara menyeluruh. Pertama, memperkuat demokrasi internal partai secara terbuka dan transparan. Partai harus memberikan ruang partisipasi lebih luas kepada masyarakat. Kedua, membuka mekanisme pencalonan alternatif di luar dominasi partai. Langkah ini penting untuk memperluas pilihan rakyat dalam pemilu. Ketiga, memperkuat mekanisme seleksi calon berbasis integritas dan kompetensi kepemimpinan. Seleksi awal dapat melibatkan lembaga negara yang memiliki legitimasi konstitusional. Keempat, membatasi pengaruh modal besar dalam proses pemerintahan dan pencalonan. Transparansi pendanaan harus diperkuat untuk mencegah dominasi oligarki. Kelima, meningkatkan pendidikan politik masyarakat berbasis etika dan kesadaran demokrasi. Pendidikan politik penting untuk memperkuat partisipasi rakyat dalam sistem demokrasi nasional.

Penutup

Penguasa tentukan kandidat menunjukkan adanya persoalan serius dalam praktik demokrasi Indonesia. Pemilu kehilangan makna ketika kandidat telah ditentukan sebelum rakyat memberikan suara. Demokrasi tidak boleh hanya menjadi prosedur legitimasi bagi kekuasaan tertentu. Rakyat harus memiliki ruang nyata dalam menentukan arah kepemimpinan nasional. Tanpa reformasi, demokrasi akan terus dikuasai penguasa dan kepentingan oligarki. Melalui pembenahan sistem yang menyeluruh, demokrasi dapat kembali pada prinsip kedaulatan rakyat yang sesungguhnya.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Ketika Rakyat Tak Punya Akses, Penguasa Tentukan Kandidat Terjadi
Next Article Apakah Indonesia Masih Bisa Disebut Negara?

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Saat Hak Asasi Terkurung dalam Kekeliruan, Keadilan Dipertanyakan

July 10, 2026
Seputar Pajak

Purbaya Datangkan Ahli IT, Partai X: Perbaiki Coretax Harus Disertai Transparansi!

October 28, 2025
Pemerintah

Bencana Dibiarkan, Anggaran Dibelokkan: Pola Lama dalam Wajah Baru

December 12, 2025
Pemerintah

Ketika Keuntungan Mengalahkan Keadilan: Korporasi Global Menguasai Perekonomian Dunia

January 30, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.