By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 1 April 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Ekonomi > Swasembada Pangan Bawa Indonesia Diakui Dunia: Prestasi atau Hype?
Ekonomi

Swasembada Pangan Bawa Indonesia Diakui Dunia: Prestasi atau Hype?

Diajeng Maharani
Last updated: March 30, 2026 11:47 am
By Diajeng Maharani
Share
5 Min Read
SHARE

beritax.id– Indonesia kini menjadi acuan global dalam sektor pangan. Sebuah pencapaian yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga menunjukkan arah yang benar menuju kemandirian pangan. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa Indonesia telah meraih penghargaan internasional dalam bidang pangan, yang semakin mempertegas posisi negara ini di mata dunia.

Indonesia Jadi Acuan Global dalam Pangan

Menurut Mentan Amran, berbagai negara mulai dari Jepang hingga Belarus datang untuk belajar dari Indonesia dalam bidang pangan. “Ini bukti bahwa kita berada di jalur yang benar menuju swasembada pangan,” katanya pada acara Pembukaan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI di Makassar, Jumat, 27 Maret 2026. Pengakuan global ini tidak hanya terkait dengan pencapaian Indonesia dalam swasembada pangan. Tetapi juga mencerminkan bahwa negara ini memiliki kemampuan untuk menjadi pemain utama dalam industri pangan dunia.

Krisis Pangan dan Dampaknya terhadap Stabilitas Negara

Namun, di balik pencapaian ini, Mentan juga mengingatkan bahwa krisis pangan adalah ancaman serius yang dapat mengganggu stabilitas negara. Ketergantungan terhadap impor pangan, terutama beras, menurutnya, tidak hanya berisiko pada aspek ekonomi tetapi juga dapat membawa dampak yang besar. “Satu juta ton impor beras bisa membawa tekanan besar dari negara pengekspor,” ujar Mentan.

Di sinilah peran pemerintah menjadi sangat krusial. Peningkatan ketahanan pangan melalui swasembada harus dijaga agar Indonesia tidak lagi tergantung pada impor yang dapat menimbulkan ketidakstabilan. Pencapaian swasembada pangan ini harus dijadikan langkah lanjutan untuk mendorong kemandirian dan meningkatkan daya saing global Indonesia dalam sektor pangan.

Filosofi Kerja Keras: Landasan Keberhasilan

Mentan Amran juga menekankan filosofi kerja keras sebagai kunci keberhasilan. “Doa tanpa tindakan adalah nol. Sukses itu tidak gratis. Kita harus bersatu dan bekerja nyata,” ujarnya. Dalam konteks ini, keberhasilan Indonesia dalam sektor pangan tidak hanya bergantung pada kebijakan. Tetapi juga pada upaya konkret dari seluruh lapisan masyarakat untuk mencapai tujuan bersama.

Hilirisasi dan Ekspor Pangan: Pilar Ekonomi Nasional

Selain swasembada pangan, pemerintah juga mendorong hilirisasi komoditas unggulan sebagai bagian dari penguatan sektor pangan dan agribisnis. Amran menjelaskan bahwa hilirisasi kelapa berpotensi menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp 5.000 triliun. Tidak hanya itu, Indonesia telah mendominasi pasar global minyak kelapa sawit (CPO) dan menunjukkan kemampuan untuk memimpin sektor pangan di tingkat dunia.

You Might Also Like

Tunjangan Guru Langsung ke Rekening! Partai X: Solusi Praktis atau Celah Baru Kecurangan?
Isi pidato lengkap Prabowo di Hari Lahir Pancasila 2025
Kasus SPBU Digital, Partai X: Korupsi Teknologi Sama Berbahayanya dengan Manual!
Keberhasilan yang Salah Arah: Ketika Gotong Royong Tanpa Keadilan Menghancurkan Prinsip Demokrasi

Keberhasilan Indonesia dalam mengekspor 10.000 ton beras ke Palestina menjadi bukti nyata bahwa negara ini mulai memperluas pengaruhnya dalam pasar global. Pencapaian ini menjadi ekspor perdana ke wilayah tersebut, yang tidak hanya menunjukkan kekuatan sektor pangan Indonesia. Tetapi juga komitmen untuk memberikan kontribusi kepada negara-negara yang membutuhkan.

Mentan Amran menekankan bahwa kemandirian pangan merupakan fondasi utama kekuatan suatu bangsa. Program-program strategis, seperti hilirisasi dan peningkatan produksi dalam negeri, harus dijalankan secara maksimal agar Indonesia semakin memperkuat posisinya di pasar global.

Solusi Partai X untuk Peningkatan Ketahanan Pangan

  1. Meningkatkan Infrastruktur Pertanian: Pemerintah harus fokus pada pembangunan infrastruktur yang mendukung sektor pertanian. Adapun seperti irigasi dan fasilitas pasca-panen, untuk memastikan keberlanjutan produksi pangan domestik.
  2. Diversifikasi Sumber Pangan: Meningkatkan ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada satu komoditas, melainkan dengan mendorong diversifikasi pangan lokal untuk mengurangi ketergantungan pada impor.
  3. Pemberdayaan Petani dan Nelayan: Penguatan koperasi petani dan nelayan melalui program Kopdes Merah Putih yang mendorong kesejahteraan masyarakat di daerah harus menjadi prioritas dalam pembangunan ekonomi.
  4. Sistem Distribusi yang Efisien: Memastikan distribusi pangan yang efisien dari hulu ke hilir akan meminimalkan pemborosan dan menjaga kestabilan harga di pasar domestik.

Kesimpulan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah menggarisbawahi pentingnya mencapai kemandirian pangan sebagai fondasi untuk ketahanan nasional. Dengan capaian Indonesia yang semakin diakui dunia, langkah selanjutnya adalah memastikan agar sektor pangan ini terus berkembang tanpa terganggu oleh ketergantungan pada impor. Partai X mengajak pemerintah untuk terus fokus pada pemberdayaan petani, penguatan infrastruktur pertanian, dan peningkatan daya saing komoditas Indonesia di pasar internasional.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Jabatan Sebagai Transaksi: Rekrutmen Pejabat Patronase Menghancurkan Meritokrasi
Next Article Krisis Pemerintahan: Rekrutmen Pejabat Berdasarkan Patronase, Bukan Kinerja

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pendidikan

Kasus Laptop Diselidiki, Partai X: Pendidikan Jangan Jadi Proyek Penguasa, Tapi Hak Anak Bangsa!

June 9, 2025
Peta Parpol Kabinet Merah Putih, Partai X: Kursi Berebut, Rakyat Terlupakan!
Pemerintah

Peta Parpol Kabinet Merah Putih, Partai X: Kursi Berebut, Rakyat Terlupakan!

September 19, 2025
Seputar Pajak

Coretax Salah Desain: Pengakuan Menkeu Menguatkan Kritik IWPI

March 29, 2026
Mahkamah Konstitusi (MK) melalui Putusan 128/PUU-XXIII/2025 resmi melarang menteri dan wakil menteri merangkap jabatan
Pemerintah

Rancangan Perpres Rangkap Jabatan, Partai X: Pejabat Rangkap, Rakyat Terus Terhimpit!

September 24, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.