By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sunday, 29 March 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Ekonomi > Harga Minyak Naik, APBN dan Konsumsi Rakyat Harus Dikelola Hati-hati!
Ekonomi

Harga Minyak Naik, APBN dan Konsumsi Rakyat Harus Dikelola Hati-hati!

Diajeng Maharani
Last updated: March 17, 2026 1:48 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id– Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemerintah sedang menyiapkan langkah-langkah efisiensi anggaran menyusul fluktuasi harga minyak dunia yang terus meningkat. Purbaya mengatakan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah meminta kementerian dan lembaga teknis untuk menyiapkan daftar program yang anggarannya bisa dipotong, termasuk besaran persentase pemangkasan yang memungkinkan dilakukan.

“Ada tadi didiskusikan tadi kalau memang harga naik terus kan itu langkah pertama efisiensi. Kita sudah persiapkan langkah-langkah yang diperlukan,” ujarnya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026).

Penundaan Anggaran Tambahan

Purbaya menjelaskan bahwa sejumlah program memiliki tambahan anggaran belanja tambahan (ABT), yang membuat alokasi anggaran membengkak. Dalam kondisi seperti ini, pemerintah akan lebih memprioritaskan anggaran yang ada. Untuk anggaran tambahan, akan ditunda terlebih dahulu hingga kondisi fiskal dinilai lebih memungkinkan.

“Kita fokus ke anggaran yang ada, maksimalkan anggaran yang ada. Nanti mungkin dalam seminggu ke depan, Kementerian Keuangan akan menentukan langkah awal mereka untuk siap-siap,” jelas Purbaya.

Mengelola Anggaran dalam Situasi Tidak Pasti

Menurut Purbaya, langkah utama pemerintah saat ini adalah menjaga agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terkendali. Meskipun harga minyak dunia diperkirakan tidak akan melonjak hingga US$150 per barel, pemerintah tetap harus mengantisipasi dampak kenaikan harga minyak terhadap APBN dan ekonomi domestik.

“Belum (ada angkanya). Jadi kita pertama jaga APBN terkendali. Nanti kalau enggak bisa lagi, harganya (minyak dunia) enggak terkendali, ya kita kerjakan yang lain,” ujar Purbaya.

You Might Also Like

Ronald Tannur Dituntut 14 Tahun, Partai X: Ini Bukan Prestasi Hukum, Tapi Akhir dari Pembiaran Panjang!
Penyelewengan Bahan Baku MBG, Partai X: Rakyat Jadi Korban Lagi!
Menakar Batas Kekuasaan Pemimpin dalam Sistem Demokrasi Modern
Revisi UU P2SK, Partai X: BI Harus Independen, Bukan Juga Jadi Alat Kekuasaan!

Purbaya juga menyatakan bahwa meskipun perekonomian global tidak akan mampu menahan harga minyak yang terlalu tinggi, hal ini tetap perlu diwaspadai karena dapat memicu resesi di banyak negara.

Pentingnya Pengelolaan APBN yang Bijak

Anggota Majelis Tinggi Partai X dan Direktur X Institute, Prayogi R Saputra, menyampaikan bahwa langkah-langkah efisiensi yang diambil pemerintah harus disertai dengan pengelolaan yang hati-hati dan bijak. “Tugas negara itu tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Dalam kondisi seperti ini, pemerintah harus mampu menjaga kestabilan ekonomi agar tidak merugikan rakyat,” ujar Prayogi.

Menurutnya, meskipun efisiensi sangat penting, pemerintah harus memastikan bahwa pemangkasan anggaran tidak mengurangi kualitas layanan publik, terutama dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. “Pengelolaan APBN harus didasarkan pada prinsip keadilan, transparansi, dan keberlanjutan. Pemerintah harus memastikan bahwa kebijakan efisiensi tidak mempengaruhi daya beli masyarakat,” tambah Prayogi.

Prinsip Partai X:

  1. Keadilan Sosial: Pemerintah harus memastikan bahwa kebijakan anggaran tetap berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya golongan yang rentan.
  2. Transparansi: Semua kebijakan pengelolaan anggaran harus dilakukan dengan keterbukaan agar rakyat bisa memahami dan mengawasi jalannya pemerintahan.
  3. Keberlanjutan: Langkah efisiensi harus dilakukan dengan mempertimbangkan dampak jangka panjang, menjaga pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.

Solusi Partai X:

  1. Efisiensi Tanpa Mengorbankan Sektor Penting: Efisiensi anggaran seharusnya dilakukan tanpa memotong anggaran untuk sektor-sektor yang vital seperti pendidikan dan kesehatan.
  2. Diversifikasi Sumber Pendanaan: Pemerintah harus mengeksplorasi berbagai sumber pendanaan alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada pendapatan dari sumber yang fluktuatif seperti minyak.
  3. Peningkatan Pengawasan Penggunaan Anggaran: Pengawasan yang ketat terhadap penggunaan anggaran harus diperkuat agar tidak ada pemborosan dalam pengeluaran negara.

Kesimpulan

Pemerintah Indonesia perlu menghadapi tantangan global yang memengaruhi perekonomian domestik, seperti fluktuasi harga minyak dunia. Langkah efisiensi anggaran yang direncanakan oleh Kemenkeu harus dilaksanakan dengan bijaksana dan hati-hati agar tidak mengorbankan kualitas layanan publik yang sangat dibutuhkan rakyat. Partai X mengingatkan bahwa kebijakan pengelolaan anggaran harus selalu didasarkan pada prinsip keadilan sosial, transparansi, dan keberlanjutan. Pemerintah harus memastikan bahwa kebijakan yang diambil memberikan manfaat jangka panjang dan tidak membebani rakyat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Bencana Rp136 Miliar, Bantuan Harus Tepat Sasaran!
Next Article Menkop Bahas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Dukungan Harus Efektif untuk Petani!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Ekonomi

Menkop Bahas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Dukungan Harus Efektif untuk Petani!

March 17, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Cak Nun, bukan hanya penyair spiritual, tapi juga seorang filsuf bangsa yang telah mewariskan “tegangan tinggi” pemikiran ketatanegaraan.
Pemerintah

Konstitusi Langit: Saat Gagasan Ketatanegaraan Cak Nun Butuh Penerima yang Siap!

June 24, 2025
Pemerintah

Soemitro dan Prabowo, Formula Baru? Partai X: Jangan Gabungkan Teori Lama Demi Justifikasi Kuasa!

June 10, 2025
Pemerintah

Warga Surabaya Rumahnya Diserobot, Pelindo Harus Bertanggung Jawab!

January 28, 2026
Ekonomi

Kolaborasi Ekraf Terkini! Partai X: Inovasi Nyata atau Sekadar Gertak Sambal?

April 1, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.