By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 11 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > OTT KPK Bongkar Korupsi Bea Cukai, Korupsi Harus Dibersihkan!
Pemerintah

OTT KPK Bongkar Korupsi Bea Cukai, Korupsi Harus Dibersihkan!

Diajeng Maharani
Last updated: February 11, 2026 12:53 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) pada awal Februari 2026. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap 12 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai jenjang eselon yang diduga terlibat dalam praktik suap terkait pengurusan kepabeanan.

Korupsi Meningkat di Bea Cukai

Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus, mengungkapkan fakta mencengangkan bahwa salah satu pejabat yang terjaring OTT baru delapan hari dilantik. Ia terperangkap dalam jaringan yang melibatkan safe house, aliran dana rutin, dan jejaring ASN lainnya.

Iskandar mengkritisi kejadian ini sebagai indikasi buruknya tata kelola dan pengawasan di DJBC. “Dalam waktu yang bahkan belum cukup untuk memahami sepenuhnya ruang kerjanya, seorang pejabat sudah terperangkap dalam skema yang melibatkan safe house dan aliran dana rutin,” ujar Iskandar dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 9 Februari 2026.

Pentingnya Pemangkasan Jaringan Korupsi

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, menegaskan bahwa masalah korupsi di DJBC tidak bisa dibiarkan terus berlanjut. Ia mengingatkan bahwa negara memiliki tiga tugas utama: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Korupsi yang terjadi di DJBC telah mencederai tugas negara tersebut, merugikan rakyat, dan menghambat pembangunan yang adil.

Untuk itu, Rinto mendorong pemerintah untuk memutus jaringan korupsi yang sudah mengakar di tubuh DJBC. “Pemangkasan jaringan informal atau ‘clique’ dalam DJBC yang melibatkan pejabat yang tidak berkualitas harus dilakukan secara tegas dan menyeluruh. Hal ini tidak hanya penting untuk membersihkan organisasi, tetapi juga untuk memperbaiki citra institusi pemerintahan,” tambah Rinto.

Solusi yang Ditetapkan Partai X

Dalam menanggapi kasus ini, Partai X mengusulkan langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah korupsi di DJBC dan lembaga pemerintahan lainnya. Solusi tersebut meliputi:

You Might Also Like

Cak Nun dan Struktur Negara Timpang: Saatnya Monarki Meritokrasi Rakyat
Anggota DPR Dorong Modifikasi Cuaca, Partai X Ingatkan Efektivitas dan Keamanan
Pramono Tetapkan Pajak BBM 5 Persen, Partai X Tanya: Hadiah untuk Rakyat atau Beban Baru Lagi?
Teror Tempo: Ancaman Nyata, Kebebasan Pers Tak Boleh Dibiarkan Terkikis!
  1. Pemangkasan Pejabat yang Terlibat Korupsi
    Partai X mendesak agar pejabat yang terlibat dalam praktik korupsi segera diganti. Reformasi menyeluruh perlu dilakukan agar pejabat di semua level dapat dipilih berdasarkan kompetensi dan integritas, bukan berdasarkan jaringan informal.
  2. Penguatan Sistem Merit
    Proses seleksi dan promosi pejabat harus berlandaskan pada sistem merit yang transparan. Setiap pejabat yang terpilih harus memiliki kapasitas manajerial dan teknis yang memadai untuk menjalankan tugas negara.
  3. Peningkatan Pengawasan dan Transparansi
    Peningkatan pengawasan internal di DJBC serta transparansi dalam pengambilan keputusan sangat penting untuk menghindari praktik-praktik korupsi. Setiap keputusan yang diambil harus dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat.

Kesimpulan

Korupsi yang terungkap dalam OTT KPK di DJBC menjadi peringatan keras bagi pemerintah untuk membersihkan lembaga-lembaga negara dari praktik-praktik yang merugikan rakyat. Partai X mendesak agar pemerintah tidak hanya mengganti pejabat yang terlibat, tetapi juga melakukan reformasi struktural agar korupsi tidak terulang di masa depan. Negara harus memastikan bahwa kebijakan yang diambil selalu berpihak pada rakyat dan mengutamakan transparansi serta keadilan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Demokrasi Tanpa Etika: Ketika Kepentingan Pribadi Mengalahkan Kesejahteraan Rakyat Demokrasi Tanpa Etika: Ketika Kepentingan Pribadi Mengalahkan Kesejahteraan Rakyat
Next Article Pemerintahan Indonesia menghadapi kenyataan pahit demokrasi hanya mimpi bagi rakyat yang merasa dipinggirkan dalam setiap proses pemilihan Demokrasi Hanya Mimpi: Rakyat Hanya Menjadi Penonton dalam Proses Pemilihan Umum

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Pemerintah

Demokrasi Tanpa Etika: Ketika Kepentingan Pejabat Mendominasi dalam Pemerintahan Indonesia

February 11, 2026
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Stabilitas Makro Dijaga, Ketahanan Rakyat Dikorbankan
EkonomiPemerintah

Stabilitas Makro Dijaga, Ketahanan Rakyat Dikorbankan

January 7, 2026
Pemerintah

Biaya Pemerintahan Tinggi: Di Balik Anggaran Negara yang Membengkak

January 26, 2026
Pemerintah

DPR Harusnya Dewan Perwakilan Rakyat atau Penindas Rakyat?

October 28, 2025
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM melaporkan realisasi investasi semester I 2025 mencapai Rp942,9 triliun. Angka ini tumbuh 13,6 persen
Pemerintah

Investasi Rp942 T Disebut Serap 1,2 Juta Naker, Partai X Minta Data Asli Bukan Brosur Promosi Rezim!

July 30, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.