By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sunday, 8 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Krisis Moral Aparatur Pajak: KPK Ungkap Penyelewengan di Direktorat Pajak, Rakyat Terus Dirugikan!
Pemerintah

Krisis Moral Aparatur Pajak: KPK Ungkap Penyelewengan di Direktorat Pajak, Rakyat Terus Dirugikan!

Diajeng Maharani
Last updated: February 6, 2026 10:20 am
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
Krisis moral aparatur pajak
SHARE

beritax.id – Krisis moral aparatur pajak semakin mengkhawatirkan setelah KPK mengungkap penyelewengan yang melibatkan Abdul Rachman, Supervisor Tim Pemeriksa Pajak di KPP Pratama Pare. Abdul Rachman diduga menerima suap senilai Rp1 miliar untuk menyetujui restitusi pajak yang diajukan oleh Tri Atmoko, Kuasa Joint Operation China Road and Bridge Corporation (CBRC). Kasus ini menunjukkan betapa dalamnya krisis moral di sektor pajak, yang seharusnya menjadi lembaga yang adil dan transparan, namun justru menjadi ajang praktik korupsi yang merugikan negara dan rakyat.

Suap dan Penyelewengan yang Merusak Kepercayaan Publik

Abdul Rachman menerima imbalan dari PT Wijaya Karya dan PT Pembangunan Perumahan yang tergabung dalam proyek pembangunan Jalan Tol Solo-Kertosono. Tindakan ini menggambarkan betapa aparat pajak yang seharusnya menjaga kepentingan negara, malah terlibat dalam praktik suap yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga memperburuk citra Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Setiap suap yang diterima oleh aparat pajak menurunkan potensi penerimaan negara, yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dampak Krisis Moral pada Penerimaan Negara dan Layanan Publik

Korupsi yang terjadi di sektor pajak tidak hanya merugikan negara dalam hal pendapatan, tetapi juga mengurangi kualitas layanan publik. Ketika para pejabat pajak lebih mengutamakan keuntungan pribadi, pembangunan yang seharusnya dibiayai oleh pajak menjadi terganggu. Masyarakat yang membayar pajak dengan harapan mendapatkan layanan yang baik, justru merasa dirugikan karena dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan publik diselewengkan untuk keuntungan segelintir orang.

Tanggapan Rinto Setiyawan: Tugas Negara untuk Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat

Rinto Setiyawan, Anggota Majelis Tinggi Partai X, mengingatkan bahwa tugas negara adalah melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Tindakan seperti yang dilakukan Abdul Rachman harus dihentikan, karena bertentangan dengan prinsip dasar negara yang mengutamakan kepentingan rakyat. Negara harus memastikan bahwa aparat pajak bertindak dengan integritas dan menjalankan tugasnya untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk keuntungan pribadi.

Solusi untuk Mengatasi Krisis Moral Aparatur Pajak

  1. Peningkatan Pengawasan Internal di Direktorat Jenderal Pajak
    Pengawasan internal di DJP harus diperkuat untuk mencegah praktik suap dan korupsi. Proses pemeriksaan pajak harus dilakukan dengan transparansi dan akuntabilitas yang tinggi.
  2. Pendidikan Etika dan Integritas untuk Pegawai Pajak
    Pegawai pajak harus diberikan pelatihan intensif mengenai etika dan integritas. Ini akan memastikan bahwa mereka memahami pentingnya menjalankan tugas negara dengan jujur dan adil.
  3. Penegakan Hukum yang Tegas terhadap Korupsi di Sektor Pajak
    Aparat pajak yang terlibat dalam praktik korupsi harus dikenakan sanksi yang tegas. Penegakan hukum yang transparan akan memberikan efek jera dan mencegah penyalahgunaan wewenang lebih lanjut.
  4. Penerapan Teknologi untuk Transparansi Pajak
    Penggunaan teknologi digital dapat meningkatkan transparansi dalam proses perpajakan. Sistem berbasis teknologi dapat mengurangi kemungkinan praktik suap dan mempercepat proses pajak yang lebih efisien.
  5. Meningkatkan Partisipasi Publik dalam Pengawasan Pajak
    Masyarakat harus diberikan saluran yang lebih mudah untuk melaporkan kecurangan dalam perpajakan. Partisipasi publik yang aktif dalam mengawasi kebijakan pajak akan memastikan bahwa setiap kebijakan perpajakan dilakukan untuk kepentingan rakyat.

Krisis moral aparatur pajak menunjukkan bahwa sudah saatnya pemerintah melakukan reformasi besar-besaran dalam sektor pajak. Negara harus berkomitmen untuk melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat dengan sistem perpajakan yang transparan dan adil. Hanya dengan memperbaiki integritas sektor pajak, Indonesia dapat memastikan bahwa pajak yang dibayar oleh rakyat digunakan untuk kemajuan negara dan kesejahteraan bersama.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Krisis Moral Pegawai Pajak Makin Parah dengan OTT Terbaru!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Fasilitas Haji Layak, Partai X: Ibadah Suci, Jangan Jadi Bisnis!

October 31, 2025
EkonomiPemerintah

Krisis Kesejahteraan: Buruh Terpinggirkan di Negeri Pekerja Keras

January 2, 2026
Pemerintah

Izin Tambang Dicabut di Wawonii, Partai X: Bagus, Asal Tak Diam-diam Diberi ke Pemain Baru!

June 18, 2025
Pendidikan

Anak Disarankan ke Barak, Komnas PA Ingatkan Asesmen: Partai X Tegas, Pendidikan Bukan Militerisasi!

May 21, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.