By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 9 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Amandemen Konstitusi Negara: Mengubah Aturan untuk Menguntungkan Pejabat
Pemerintah

Amandemen Konstitusi Negara: Mengubah Aturan untuk Menguntungkan Pejabat

Diajeng Maharani
Last updated: February 5, 2026 1:08 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id– Amandemen konstitusi negara sering kali menjadi alat bagi segelintir pejabat untuk memperkuat posisi mereka dalam struktur kekuasaan. Meskipun amandemen dilakukan dengan alasan untuk memperbaiki sistem pemerintahan atau untuk menciptakan kemajuan. Kenyataannya perubahan yang dilakukan lebih banyak menguntungkan kelompok-kelompok tertentu, bukan rakyat banyak. Di Indonesia, perubahan-perubahan ini sering kali dipengaruhi oleh kepentingan pejabat yang bertujuan mempertahankan kekuasaan dan meningkatkan pengaruh mereka.

Kebijakan yang Menguntungkan Pejabat 

Amandemen konstitusi yang seharusnya bertujuan untuk memperbaiki sistem pemerintahan, justru kadang digunakan untuk memperpanjang masa jabatan pejabat atau untuk mengubah aturan yang menguntungkan kelompok. Kebijakan seperti ini memusatkan kekuasaan di tangan sedikit orang. Sementara rakyat, yang seharusnya menjadi penerima manfaat dari kebijakan tersebut, tidak mendapatkan keadilan. Dengan kontrol yang semakin besar oleh segelintir orang, proses pengambilan keputusan menjadi semakin terpusat dan sulit dijangkau oleh masyarakat luas.

Amandemen yang hanya menguntungkan pejabat dan segelintir pejabat menciptakan ketidakadilan dalam proses demokrasi. Rakyat kehilangan kedaulatan mereka dalam menentukan arah negara, dan mereka terpinggirkan dalam setiap keputusan besar yang diambil. Padahal, tujuan utama dari konstitusi adalah untuk melindungi rakyat dan memastikan bahwa negara mengatur kebijakan yang sesuai dengan kepentingan mereka. Namun, dalam kenyataannya, kebijakan sering kali dipengaruhi oleh kekuatan eksternal dan kepentingan pribadi pejabat yang tidak lagi berpihak pada rakyat.

Tanggapan Rinto Setiyawan: Tugas Negara untuk Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat

Menurut Rinto Setiyawan, Anggota Majelis Tinggi Partai X, tugas negara haruslah untuk melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Negara tidak boleh dijadikan alat untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Konstitusi harus diperbarui untuk memastikan bahwa keputusan-keputusan yang diambil benar-benar mengutamakan kesejahteraan rakyat, bukan sekadar memperpanjang kekuasaan segelintir orang. Negara harus memiliki kedaulatan penuh dalam mengambil keputusan yang menguntungkan seluruh lapisan masyarakat.

Solusi untuk Mengembalikan Kedaulatan Rakyat dalam Amandemen Konstitusi

  1. Penyusunan Amandemen yang Berbasis Kepentingan Rakyat
    Setiap perubahan dalam konstitusi harus melibatkan partisipasi aktif dari rakyat. Proses amandemen harus dilakukan dengan cara yang transparan dan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Agar perubahan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kepentingan rakyat.
  2. Pemisahan Kekuasaan yang Lebih Tegas
    Struktur pemerintahan harus dipisahkan dengan lebih jelas antara negara dan pemerintah. Pemisahan ini penting untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil tidak hanya menguntungkan pejabat atau kelompok. Tetapi juga menciptakan sistem pemerintahan yang lebih efisien dan adil.
  3. Mengutamakan Kesejahteraan Rakyat dalam Setiap Kebijakan
    Setiap kebijakan yang diambil harus berfokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat, bukan pada kepentingan segelintir pejabat. Pembangunan yang dijalankan harus berpihak pada sektor-sektor yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan lapangan pekerjaan.
  4. Pendidikan Politik untuk Meningkatkan Partisipasi Rakyat
    Pendidikan politik yang lebih baik harus diberikan kepada masyarakat agar mereka lebih memahami peran mereka dalam demokrasi. Dengan pemahaman yang lebih baik, rakyat akan lebih mampu untuk terlibat dalam proses pemerintahan dan mengawasi pengambilan keputusan yang berdampak pada kehidupan mereka.
  5. Reformasi Sistem Hukum dan Pemerintahan
    Reformasi sistem hukum dan pemerintahan sangat diperlukan agar kebijakan yang diambil lebih adil dan tidak bisa dipengaruhi oleh kekuasaan yang tidak sah. Pemerintah harus bekerja untuk menciptakan sistem yang adil dan tidak menguntungkan segelintir orang atau kelompok.

Penutup: Mewujudkan Kedaulatan Rakyat melalui Amandemen yang Sejati

Amandemen konstitusi negara seharusnya menjadi alat untuk memperbaiki dan menguatkan sistem pemerintahan agar lebih berpihak pada rakyat. Rakyat tidak boleh terus menerus menjadi korban dari kebijakan yang hanya menguntungkan kelompok. Dengan mengikuti prinsip melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat, negara harus berkomitmen untuk menjamin bahwa setiap keputusan yang diambil selalu memperhatikan kesejahteraan masyarakat. Tanpa mengembalikan kedaulatan rakyat. Negara akan terus terjebak dalam ketidakadilan, di mana hanya segelintir orang yang merasakan manfaat dari kebijakan yang ada.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Rakyat Tanpa Kedaulatan: Menyusun Pembangunan Tanpa Rakyat yang Mengendalikan Kebijakan
Next Article Amandemen Konstitusi Negara: Sebuah Jalan Terbuka untuk Meningkatkan Ketimpangan Sosial

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Sosial

Hari Kartini 2025, 1.000 Profesi Perempuan? Partai X: Jangan Cuma Jadi Slogan Seremoni Tiap April!

April 14, 2025
Partai X Soroti Kebijakan Pemerintah: Rakyat Harus Awasi dan Kritisi
Pemerintah

Partai X Soroti Kebijakan Pemerintah: Rakyat Harus Awasi dan Kritisi

March 8, 2025
Pemerintah

Usulan Infrastruktur Ditindaklanjuti, Partai X Minta Prioritas Rakyat!

November 25, 2025
Pemerintah

PANRB Dukung Pemberantasan Korupsi, Partai X: Dukung Jangan Cuma di Forum, Tapi Juga di Anggaran dan Aksi!

May 14, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.