By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 5 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Ketika Rakyat Tidak Dilibatkan dalam Amandemen Konstitusi Negara: Pembangunan Tanpa Partisipasi
Pemerintah

Ketika Rakyat Tidak Dilibatkan dalam Amandemen Konstitusi Negara: Pembangunan Tanpa Partisipasi

Diajeng Maharani
Last updated: February 5, 2026 1:11 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Amandemen konstitusi negara seharusnya menjadi proses yang inklusif dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Namun, dalam kenyataannya, banyak amandemen yang dilakukan tanpa melibatkan rakyat secara aktif. Kebijakan besar yang seharusnya mencerminkan kehendak rakyat justru ditentukan oleh segelintir pejabat yang tidak mewakili kepentingan seluruh rakyat. Ini menciptakan pembangunan tanpa partisipasi yang mengarah pada ketidakadilan sosial, di mana rakyat terpinggirkan dalam proses yang seharusnya memberi manfaat bagi mereka.

Proses Amandemen yang Tidak Mencerminkan Kedaulatan Rakyat

Amandemen yang hanya melibatkan sekelompok pejabat dan tidak melibatkan suara rakyat bertentangan dengan prinsip dasar demokrasi. Pembangunan yang diputuskan tanpa partisipasi rakyat akan menghasilkan kebijakan yang tidak menggambarkan kebutuhan nyata masyarakat. Sebaliknya, kebijakan yang diambil oleh penguasa tanpa suara rakyat hanya memperkuat dominasi pejabat dan memperburuk ketimpangan sosial. Demokrasi yang sehat mengharuskan adanya partisipasi aktif dari rakyat dalam setiap keputusan yang berpengaruh besar terhadap hidup mereka.

Meskipun amandemen konstitusi negara dilakukan dengan alasan untuk memperbaiki sistem pemerintahan, kenyataannya, kebijakan tersebut lebih banyak menguntungkan pihak-pihak tertentu. Dalam banyak kasus, proyek pembangunan dan kebijakan yang dihasilkan dari amandemen tersebut lebih mengutamakan keuntungan segelintir orang, sementara kebutuhan rakyat diabaikan. Proses pembangunan yang tanpa partisipasi rakyat sering kali berakhir dengan ketimpangan yang semakin besar, di mana sebagian besar masyarakat tetap tertinggal dalam akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan.

Tanggapan Prayogi R Saputra: Tugas Negara untuk Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat

Prayogi R Saputra, Anggota Majelis Tinggi Partai X, menegaskan bahwa tugas negara adalah melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Negara tidak boleh hanya mengandalkan pejabat untuk menentukan kebijakan besar tanpa mendengarkan suara rakyat. Amandemen konstitusi harus dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan seluruh lapisan masyarakat dan bukan hanya untuk kepentingan kelompok tertentu. Negara harus memastikan bahwa setiap perubahan yang dilakukan mengarah pada kesejahteraan rakyat dan bukan hanya memperpanjang kekuasaan segelintir orang.

Solusi untuk Mengembalikan Partisipasi Rakyat dalam Proses Amandemen

  1. Peningkatan Partisipasi Rakyat dalam Setiap Amandemen
    Amandemen konstitusi harus dilakukan melalui konsultasi publik yang lebih luas. Pemerintah harus membuka ruang bagi rakyat untuk memberi masukan dan terlibat dalam setiap langkah proses pengambilan keputusan.
  2. Pendidikan Politik untuk Meningkatkan Kesadaran Rakyat
    Negara harus memperkuat pendidikan politik bagi rakyat agar mereka lebih memahami hak-hak mereka dalam demokrasi. Dengan pendidikan politik yang baik, rakyat akan lebih mampu untuk terlibat dalam proses pembuatan keputusan.
  3. Transparansi dalam Proses Amandemen dan Pengambilan Keputusan
    Setiap amandemen konstitusi harus dilakukan dengan transparansi penuh. Pemerintah dan lembaga legislatif harus memberikan akses yang jelas kepada publik mengenai perubahan yang diusulkan dan alasan di baliknya.
  4. Menguatkan Sistem Pengawasan Terhadap Proses Amandemen
    Pemerintah harus menguatkan sistem pengawasan yang independen untuk memastikan bahwa amandemen yang dilakukan benar-benar berpihak pada rakyat dan bukan hanya untuk kepentingan penguasa.
  5. Reformasi Kebijakan Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat
    Pembangunan harus lebih fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar rakyat, seperti pendidikan, kesehatan, dan penciptaan lapangan kerja. Negara harus memastikan bahwa kebijakan yang diambil berorientasi pada kesejahteraan seluruh masyarakat.

Penutup: Mengembalikan Kedaulatan Rakyat dalam Amandemen Konstitusi

Amandemen konstitusi negara harus mencerminkan kehendak rakyat dan meningkatkan kualitas demokrasi. Jika perubahan hanya menguntungkan pejabat dan tidak melibatkan rakyat, maka tujuan dari amandemen tersebut menjadi kabur. Negara harus melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat dengan kebijakan yang lebih adil dan inklusif. Hanya dengan mengembalikan kedaulatan rakyat dalam setiap keputusan besar, Indonesia dapat menciptakan pembangunan yang merata dan berkeadilan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Ketimpangan dalam Demokrasi: Ketika Kepentingan Korporasi Menghancurkan Proses Demokratis
Next Article Pemerintah membuka ruang keberatan bagi 28 perusahaan yang izinnya dicabut terkait pelanggaran lingkungan, dengan menekankan kehati-hatian Pemerintah Buka Ruang Keberatan, Izin Usaha Harus Diperjelas!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Rakyat Tanpa Kedaulatan: Kebijakan Negara yang Tidak Memihak Pada Kesejahteraan Rakyat

February 5, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Krisis Kesadaran dalam Tubuh Pemerintah Bayaran

January 9, 2026
Pemerintah

ASN PPPK Dikorbankan Sistem, Partai X: Negara Harus Tanggung Jawab, Bukan Lempar Masalah ke BKN!

July 18, 2025
Ekonomi

Mendagri Tekankan Efisiensi TKD, Partai X: Efisiensi untuk Rakyat, Bukan Kantor!

September 30, 2025
Pemerintah

Sistem Negara dalam Perspektif Analogi Handphone

December 17, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.