By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 4 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Kemajuan Tanpa Kedaulatan: Indonesia Emas 2026 dan Keadilan Sosial yang Tertinggal
Pemerintah

Kemajuan Tanpa Kedaulatan: Indonesia Emas 2026 dan Keadilan Sosial yang Tertinggal

Diajeng Maharani
Last updated: February 3, 2026 1:19 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Indonesia Emas 2026 sering dijanjikan sebagai puncak kemajuan ekonomi dan sosial. Namun, kemajuan tanpa kedaulatan hanya akan menciptakan ketidakadilan. Ketika negara lebih mengutamakan kebijakan yang menguntungkan kekuatan global atau perusahaan besar, keadilan sosial untuk rakyat sering terabaikan. Tanpa kedaulatan dalam mengelola sumber daya dan kebijakan domestik, Indonesia Emas 2026 hanya akan menjadi slogan kosong yang tidak berfungsi untuk kepentingan rakyat.

Ketimpangan Sosial dalam Kemajuan yang Dicanangkan

Visi Indonesia Emas 2026 sering kali dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat. Namun, angka-angka ekonomi ini tidak selalu mencerminkan kenyataan di lapangan. Ketimpangan sosial yang terus melebar menunjukkan bahwa meskipun negara mengalami pertumbuhan ekonomi, sebagian besar rakyat masih terperosok dalam kemiskinan. Proyek besar yang diklaim sebagai bagian dari Indonesia Emas seringkali tidak memperhatikan kebutuhan dasar rakyat, seperti pendidikan yang terjangkau, layanan kesehatan yang memadai, dan pekerjaan yang layak.

Kebijakan ekonomi yang terlalu bergantung pada investasi asing dan utang luar negeri dapat berisiko merugikan kedaulatan ekonomi negara. Kebijakan tersebut cenderung lebih menguntungkan negara-negara maju dan perusahaan besar. Rakyat Indonesia, yang seharusnya merasakan manfaat dari kemajuan ini, justru terpinggirkan. Keuntungan dari kebijakan ini sering kali hanya dinikmati oleh segelintir pejabat, sementara rakyat tetap menghadapi kesulitan ekonomi yang semakin mendalam.

Tanggapan Rinto Setiyawan: Tugas Negara untuk Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat

Rinto Setiyawan, Anggota Majelis Tinggi Partai X, mengingatkan bahwa tugas negara adalah melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Negara harus dapat mengembalikan kedaulatan pemerintahan dan ekonomi untuk memastikan bahwa kebijakan pembangunan benar-benar berpihak pada rakyat. Kemajuan yang sesungguhnya harus diukur dengan sejauh mana kebijakan tersebut meningkatkan kesejahteraan sosial dan mengurangi ketimpangan.

Solusi untuk Mengembalikan Kedaulatan dan Mewujudkan Keadilan Sosial

  1. Pembangunan yang Berfokus pada Kesejahteraan Rakyat
    Pembangunan infrastruktur dan kebijakan ekonomi harus berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar rakyat. Negara harus memastikan bahwa proyek pembangunan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat luas.
  2. Mengurangi Ketergantungan pada Kebijakan Luar Negeri
    Negara harus mengurangi ketergantungan pada utang luar negeri dan kebijakan luar negeri yang merugikan. Indonesia harus memperkuat ekonomi domestik untuk menciptakan kemandirian.
  3. Reformasi Kebijakan Pajak untuk Redistribusi Kekayaan
    Pemerintah harus menerapkan kebijakan pajak yang progresif untuk meningkatkan redistribusi kekayaan. Program-program sosial yang berkelanjutan dapat membantu mengurangi ketimpangan sosial.
  4. Pemberdayaan Ekonomi Lokal dan UMKM
    Sektor UMKM dan ekonomi lokal harus diberikan insentif agar dapat bersaing di pasar domestik dan internasional. Kebijakan yang mendukung sektor ini akan menciptakan lapangan kerja dan memperkuat perekonomian.
  5. Peningkatan Partisipasi Rakyat dalam Pengambilan Keputusan
    Pemerintah harus memperkuat mekanisme partisipasi rakyat dalam pengambilan keputusan penting. Kebijakan yang diambil harus melalui proses konsultasi yang melibatkan masyarakat untuk memastikan bahwa suara rakyat didengar.

Kemajuan tanpa kedaulatan hanya akan mengarah pada ketidakadilan dan kesenjangan sosial yang semakin melebar. Rinto Setiyawan menegaskan bahwa negara harus melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat dengan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan bersama. Indonesia Emas 2026 hanya akan terwujud jika kebijakan yang diambil benar-benar mengutamakan rakyat, bukan hanya kepentingan segelintir pihak. Dengan langkah-langkah yang tepat, Indonesia dapat mencapai kemajuan yang berkelanjutan dan berpihak pada rakyat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Nadiem Makarim Kaget Pejabat Terima Uang Chromebook, Korupsi Harus Diusut Tuntas!
Next Article Kemajuan Tanpa Kedaulatan: Ketika Mengabaikan Rakyat untuk Keuntungan Global

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Sinau Kebangsaan Mengajak Bangsa Kembali ke Spirit Proklamasi

November 17, 2025
Pemerintah

Kepatuhan Administratif Rumit: Beban Ekstra untuk Pengusaha Lokal di Indonesia

January 29, 2026
Hasto menyatakan bahwa penyidik KPK memaksakan konstruksi hukum yang tidak sesuai fakta persidangan sebelumnya.
Pemerintah

Hasto Beberkan Rekayasa Hukum, Partai X: Kalau Hukum Bisa Diatur, Rakyat Mau Lapor ke Siapa Lagi?

July 11, 2025
Pemerintah

Ketika Kritik Dibungkam oleh Media Bayaran Pemerintah

January 15, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.