beritax.id – Ketergantungan teknologi asing membuka celah yang besar bagi ketergantungan ekonomi. Negara berkembang, termasuk Indonesia, semakin bergantung pada teknologi asing untuk membangun infrastruktur dan sistem informasi penting. Namun, ketergantungan ini tidak hanya mengancam kedaulatan teknologi, tetapi juga mengarah pada ketergantungan ekonomi yang lebih besar. Negara menjadi rentan terhadap perubahan kebijakan dari negara penyedia teknologi dan kesulitan dalam mengembangkan sektor domestik secara mandiri.
Teknologi asing sering kali mengontrol data dan infrastruktur penting, seperti jaringan komunikasi dan sistem keuangan. Negara yang bergantung pada penyedia teknologi asing menjadi rentan terhadap perubahan harga, kebijakan, dan bahkan potensi manipulasi oleh perusahaan besar. Selain itu, ketergantungan ini menghambat pengembangan industri lokal, menciptakan ketergantungan yang lebih besar terhadap impor dan merugikan sektor-sektor domestik yang seharusnya bisa berkembang.
Tanggapan Prayogi R Saputra: Tugas Negara untuk Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat
Prayogi R Saputra, Anggota Majelis Tinggi Partai X, menekankan bahwa tugas negara adalah melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Dalam menghadapi ketergantungan teknologi asing, negara harus berfokus pada penguatan sektor teknologi domestik. Negara tidak boleh membiarkan ketergantungan pada teknologi asing merugikan kedaulatan ekonomi dan meresahkan rakyat.
Solusi untuk Mengurangi Ketergantungan Teknologi Asing dan Meningkatkan Kemandirian Ekonomi
- Pemberdayaan Industri Teknologi Domestik
Negara harus berinvestasi dalam pengembangan industri teknologi domestik. Insentif untuk riset dan pengembangan (R&D) serta dukungan kepada start-up teknologi lokal akan membantu mengurangi ketergantungan pada teknologi asing. - Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan Teknologi
Pemerintah perlu meningkatkan pendidikan teknologi dan keterampilan digital di kalangan generasi muda. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor teknologi akan memperkuat daya saing domestik dan mengurangi ketergantungan. - Investasi dalam Infrastruktur Teknologi Mandiri
Negara harus membangun infrastruktur teknologi yang lebih mandiri, seperti pusat data lokal, jaringan komunikasi nasional, dan perangkat lunak buatan dalam negeri. Infrastruktur ini akan mengurangi ketergantungan pada teknologi. - Mendorong Kerja Sama Internasional dengan Prinsip Keadilan
Meskipun perlu mengurangi ketergantungan, negara tetap perlu bekerja sama dengan negara lain dalam bidang teknologi. Namun, kerja sama ini harus dilakukan dengan prinsip keadilan dan tidak merugikan kedaulatan ekonomi nasional. - Regulasi untuk Melindungi Data dan Keamanan Nasional
Negara harus menerapkan regulasi yang ketat terkait pengelolaan data dan keamanan siber. Keamanan data sensitif dan infrastruktur kritis harus dijaga dari potensi risiko yang dapat ditimbulkan oleh ketergantungan pada teknologi asing.
Ketergantungan teknologi asing membuka celah bagi ketergantungan ekonomi yang merugikan negara. Prayogi R Saputra menekankan bahwa negara harus melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat dengan kebijakan yang mengutamakan pengembangan sektor domestik. Dengan langkah-langkah yang tepat, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan dan membangun ekonomi yang lebih mandiri, berkelanjutan, dan aman.



