By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 13 June 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > “Negara Salah Desain”: Sekolah Negarawan Bedah 5 Kategori Rakyat di Panggung Guru Gembul, Kamu Termasuk yang Mana?
Pemerintah

“Negara Salah Desain”: Sekolah Negarawan Bedah 5 Kategori Rakyat di Panggung Guru Gembul, Kamu Termasuk yang Mana?

Diajeng Maharini
Last updated: January 15, 2026 4:35 pm
By Diajeng Maharini
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – BANDUNG – Aula Pikiran Rakyat di Jalan Asia Afrika, Bandung, menjadi saksi diskusi panas dan penuh refleksi pada Rabu malam (14/01/2026). Dalam acara bertajuk “Negara Salah Desain, Gen-Z Harus Tanggung Akibatnya”, kolaborasi antara Guru Gembul dan Sekolah Negarawan tidak hanya membongkar carut-marut sistem tata negara, tetapi juga menodong kesadaran audiens tentang posisi mereka di tengah kerusakan tersebut.

Contents
1. Set: Penikmat Kerusakan3. Iritasi: Pemarah Tanpa IlmuGen-Z: Korban atau Penyelamat?

Salah satu sorotan utama dalam acara ini adalah paparan dari Rinto Setiyawan, Wakil Direktur Sekolah Negarawan. Di tengah narasi pesimis tentang kondisi negara yang dianggap “salah desain”, Rinto memberikan kerangka analisis yang menohok melalui konsep “Kategori Rakyat”.

Rinto menegaskan bahwa dalam sebuah negara yang sedang mengalami kerusakan sistemik, respons masyarakat terbelah menjadi lima entitas berbeda. Berikut adalah bedah materi yang disampaikan:

1. Set: Penikmat Kerusakan

Di lapisan terbawah, Rinto memperkenalkan kategori “Set”. Ini adalah tipikal rakyat yang justru merasa senang atau terhibur dengan cerita kerusakan negara. Mereka tidak peduli pada solusi, melainkan menikmati kekacauan sebagai tontonan belaka. Kelompok ini digambarkan seperti tumpukan sampah yang tidak memiliki nilai kontributif.

2. Belatung: Parasit Oportunis

Lebih berbahaya dari sekadar penonton, kategori kedua adalah “Belatung”. Menurut Rinto, ini adalah golongan rakyat yang hidup dan mencari makan dari masalah akibat kerusakan negara. Mereka adalah oportunis yang justru akan mati jika negara menjadi bersih dan teratur. Dalam ekosistem yang rusak, mereka berpesta di atas penderitaan sistem yang membusuk.

You Might Also Like

Ketika Sungai Dipaksa Menahan Ambisi Korporasi, Lalu Ia Mengamuk?
Presiden Panggil Menteri Bahas Krisis Global, Partai X: Dunia Ribut, Tapi Masalah di Dapur Rakyat Tak Kunjung Dibahas!
Hukum yang Tak Adil: Ketika Penguasa Kebal dari Hukum
Keterbatasan Demokrasi Elektoral: Hak Memilih Tanpa Hak Menentukan

3. Iritasi: Pemarah Tanpa Ilmu

Naik ke level berikutnya, ada kelompok “Iritasi”. Ini adalah representasi rakyat yang memiliki kepedulian dan rasa marah terhadap ketidakadilan, namun tidak mau belajar. Energi mereka habis untuk berteriak dan memaki tanpa basis pemahaman yang cukup. Mereka sadar ada yang sakit, namun respons mereka hanya menimbulkan peradangan (iritasi) sosial tanpa menawarkan obat.

4. Sel Imun: Pembelajar dan Pencari Solusi

Menjadi antitesis dari tiga kategori sebelumnya, Rinto memperkenalkan “Sel Imun”. Ini adalah rakyat yang sadar akan bahaya yang mengancam (seperti virus korupsi atau kebijakan buruk), namun meresponsnya dengan ilmu. Mereka mau belajar, memetakan masalah, dan menyusun solusi. Seperti sel darah putih, mereka adalah pertahanan pertama yang mencoba menjaga tubuh negara agar tidak mati total.

5. Regenerasi Jaringan: Pembangun Sistem Baru

Kasta tertinggi dalam hierarki yang dipaparkan Rinto adalah “Regenerasi Jaringan”. Mereka bukan hanya bertahan, tetapi bergerak aktif membangun kembali bagian yang hancur. Kelompok ini adalah rakyat yang bekerja menyusun sistem baru untuk menggantikan sistem lama yang telah usang dan rusak (“salah desain”). Merekalah arsitek masa depan yang sesungguhnya.

Gen-Z: Korban atau Penyelamat?

Dalam konteks tema acara, paparan Rinto Setiyawan ini menjadi tamparan keras sekaligus peta jalan bagi Gen-Z. Guru Gembul, sebagai pembicara utama, menyoroti bagaimana generasi muda dipaksa menanggung beban utang, kerusakan lingkungan, dan kebijakan ugal-ugalan akibat desain negara yang keliru.

Namun, klasifikasi Rinto menegaskan bahwa sekadar menjadi korban yang marah (Iritasi) tidaklah cukup. Untuk memperbaiki negara yang salah desain, Gen-Z dituntut untuk berevolusi menjadi Sel Imun dan Regenerasi Jaringan.

Acara yang dipadati peserta hingga sesi akhir “dibubarin” ini menyisakan pekerjaan rumah besar bagi para hadirin: Di tengah negara yang sedang sakit, apakah kita akan menjadi belatung yang memperparah luka, atau sel imun yang siap menyembuhkan?

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Independensi Pers Tergerus oleh Media Bayaran Pemerintah Independensi Pers Tergerus oleh Media Bayaran Pemerintah
Next Article Cepy merasa perlu merekam diam-diam pertemuan virtual yang membahas spesifikasi Chromebook karena mencurigai pengadaan Rekam Diam-diam Rapat Spesifikasi Chromebook, Keterbukaan Harus Dijaga!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Sony Sonjaya Bantu Korban Phishing, Fokus Perlindungan Warga

June 10, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Pemerintah Bukan Reality Show, Presiden Jangan Baper!

March 18, 2026
Ekonomi

PDIP Komitmen Jaga Pangan, Partai X: Pastikan Rakyat Tak Lagi Kelaparan!

September 25, 2025
Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan agar Sekolah Rakyat tidak berubah menjadi lembaga eksklusif yang justru bersaing
Pendidikan

Ketua DPR Soroti Sekolah Rakyat, Partai X: Yang Takut Rakyat Cerdas Biasanya yang Paling Butuh Kursus Etika!

July 16, 2025
Ia diberhentikan tidak hormat karena kasus kendaraan taktis Brimob yang melindas dan menewaskan pengemudi ojek online, Affan Kurniawan,
Kriminal

Kasus Brimob Lindas Ojol, Partai X: Banding Polisi, Keadilan Rakyat Diabaikan!

September 11, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.