By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 2 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Mengatasi Ketimpangan: Korporasi Global Menguasai Negara Maju dan Berkembang
Pemerintah

Mengatasi Ketimpangan: Korporasi Global Menguasai Negara Maju dan Berkembang

Diajeng Maharani
Last updated: January 30, 2026 1:48 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Korporasi global menguasai pasar di negara maju dan berkembang, menciptakan ketimpangan ekonomi yang semakin tajam. Perusahaan besar dengan modal tak terbatas memiliki pengaruh besar dalam pengambilan kebijakan ekonomi, perpajakan, dan perdagangan internasional. Dengan kontrol mereka atas sumber daya dan kebijakan negara, korporasi ini mengurangi peluang ekonomi bagi sektor lokal dan UMKM, terutama di negara berkembang. Ketimpangan ekonomi semakin lebar, di mana perusahaan besar mendapatkan keuntungan besar sementara rakyat biasa terjebak dalam ketidaksetaraan.

Pengaruh Korporasi Global pada Negara Maju dan Berkembang

Korporasi global menggunakan kekuatan finansial dan lobi pemerintahan untuk mempengaruhi kebijakan negara, baik di negara maju maupun negara berkembang. Mereka mendapatkan insentif pajak, menghindari regulasi, dan memaksimalkan keuntungan melalui monopoli pasar. Negara-negara berkembang sering kali terpaksa menerima kondisi yang merugikan mereka, sedangkan negara maju semakin dipengaruhi oleh kepentingan korporasi besar, memperburuk ketimpangan yang ada di kedua belah pihak.

Tanggapan Prayogi R Saputra: Tugas Negara untuk Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat

Prayogi R Saputra, Anggota Majelis Tinggi Partai X, menegaskan bahwa tugas negara adalah melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Negara harus berani mengambil langkah tegas untuk melawan dominasi korporasi global yang merugikan perekonomian lokal. Pemerintah harus memastikan bahwa kebijakan ekonomi berpihak pada rakyat dan bukan hanya pada kepentingan korporasi besar.

Solusi untuk Mengatasi Ketimpangan yang Diciptakan oleh Korporasi Global

  1. Reformasi Pajak yang Lebih Adil
    Negara harus memperkenalkan kebijakan pajak yang lebih progresif untuk korporasi besar. Pajak yang adil akan membantu mengurangi ketimpangan dan memastikan kontribusi yang lebih besar dari perusahaan besar untuk negara.
  2. Penguatan Regulasi Perdagangan Internasional
    Negara harus mendorong perjanjian perdagangan internasional yang lebih adil, yang tidak hanya menguntungkan korporasi besar. Regulasi yang ketat dapat membantu mengurangi dominasi pasar oleh perusahaan besar.
  3. Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Lokal
    Negara harus lebih fokus pada pemberdayaan ekonomi lokal dan UMKM. Memberikan akses pasar yang lebih luas dan insentif pajak dapat membantu mereka bersaing dengan korporasi global.
  4. Meningkatkan Transparansi dalam Proses Kebijakan
    Negara harus memastikan transparansi dalam proses pembuatan kebijakan ekonomi dan fiskal. Setiap kebijakan yang diambil harus melibatkan masyarakat dan memperhatikan kesejahteraan umum, bukan hanya kepentingan perusahaan besar.
  5. Pengawasan yang Lebih Ketat terhadap Korporasi Global
    Pemerintah harus meningkatkan pengawasan terhadap korporasi besar untuk mencegah penghindaran pajak dan pelanggaran lainnya. Sanksi yang lebih tegas bagi perusahaan yang melanggar hukum akan menciptakan sistem yang lebih adil.

Penutup: Mewujudkan Ekonomi yang Lebih Adil dan Berkelanjutan

Korporasi global yang menguasai perekonomian negara maju dan berkembang semakin memperburuk ketimpangan ekonomi. Prayogi R Saputra menekankan bahwa negara harus melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat dengan kebijakan yang mendukung keadilan sosial dan ekonomi. Dengan langkah-langkah reformasi yang tepat, Indonesia dapat menciptakan ekonomi yang lebih berkelanjutan, di mana sektor lokal dan UMKM dapat berkembang tanpa terbelenggu oleh dominasi korporasi global.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Korporasi Global Menguasai: Dari Pengendalian Pasar ke Dominasi Kebijakan Negara
Next Article Insentif Pajak Global: Ketika Kebijakan Pajak Diatur oleh Korporasi Besar

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno meminta pelaku pemerkosaan terhadap anak di bawah umur di Cianjur dihukum seberat-beratnya.
Kriminal

Pemerkosa di Cianjur Harus Dihukum Berat, Partai X: Jangan Cuma Berat di Pidana, Ringan Saat Eksekusi!

July 15, 2025
Ilham Akbar Habibie menilai perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok menjadi tantangan serius bagi stabilitas industri global
Internasional

Perang Dagang Lebih Bahaya dari Konflik, Partai X: Jangan Tutupi Luka Bangsa dengan Wacana Global!

July 8, 2025
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Sekretaris Jenderal MPR RI, Ma’ruf Cahyono, sebagai tersangka kasus gratifikasi.
Pemerintah

Eks Sekjen MPR Jadi Tersangka, Partai X: Giliran Sudah Tak Berkuasa, Baru Digilir Penegakan Hukum!

July 4, 2025
residen Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meresmikan kantor resmi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara
Pemerintah

Prabowo Resmikan Kantor Danantara, Partai X: Gedung Baru Mewah, Tapi Lapangan Kerja Rakyat Masih Kosong!

July 1, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.