By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sunday, 1 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Korporasi Global Menguasai: Dari Pengendalian Pasar ke Dominasi Kebijakan Negara
Pemerintah

Korporasi Global Menguasai: Dari Pengendalian Pasar ke Dominasi Kebijakan Negara

Diajeng Maharani
Last updated: January 30, 2026 1:50 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Korporasi global menguasai perekonomian dunia, bukan hanya melalui pengendalian pasar tetapi juga dengan dominasi kebijakan negara. Perusahaan besar kini memiliki kekuatan untuk mempengaruhi kebijakan ekonomi dan fiskal di banyak negara. Mereka menggunakan lobi pemerintahan, penghindaran pajak, dan pengaturan pasar untuk mempertahankan keuntungan mereka, sering kali merugikan kesejahteraan rakyat. Dominasi ini menciptakan ketimpangan ekonomi, di mana kepentingan korporasi lebih diperhatikan daripada kebutuhan masyarakat.

Pengendalian Pasar oleh Korporasi Global

Korporasi global memiliki kontrol besar atas pasar, mengatur harga dan distribusi barang serta jasa. Mereka sering menggunakan kekuatan finansial mereka untuk mendominasi industri tertentu, mengeksploitasi sumber daya alam, dan mempengaruhi kebijakan pemerintah. Dengan pengaruh besar di pasar internasional, mereka dapat memanipulasi harga dan mengurangi persaingan, yang berakibat pada keterbatasan pilihan dan harga yang lebih tinggi bagi konsumen.

Korporasi global juga memiliki kemampuan untuk mempengaruhi kebijakan negara melalui lobi, sumbangan, dan negosiasi perjanjian perdagangan internasional. Penghindaran pajak dan insentif pajak yang diberikan kepada mereka semakin memperburuk ketimpangan. Negara-negara sering kali tidak mampu melawan tekanan ini, sehingga kebijakan yang diambil lebih menguntungkan korporasi daripada rakyatnya.

Tanggapan Prayogi R Saputra: Tugas Negara untuk Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat

Prayogi R Saputra, Anggota Majelis Tinggi Partai X, menegaskan bahwa tugas negara adalah melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Negara harus bisa mengatur perekonomian tanpa terpengaruh oleh kepentingan korporasi besar. Pemerintah harus memastikan kebijakan ekonomi dan fiskal berpihak pada kepentingan rakyat dan tidak hanya menguntungkan perusahaan besar atau investor asing.

Solusi untuk Mengatasi Dominasi Korporasi Global dalam Perekonomian

  1. Peningkatan Regulasi untuk Penghindaran Pajak
    Pemerintah perlu memperkenalkan regulasi yang lebih ketat untuk mengurangi penghindaran pajak oleh korporasi besar. Penegakan hukum yang tegas terhadap praktik penghindaran pajak sangat diperlukan.
  2. Memperkuat Kedaulatan Ekonomi Negara
    Negara harus memperkuat kedaulatan ekonomi dengan membuat kebijakan yang mengutamakan kepentingan domestik. Kebijakan ekonomi harus disesuaikan dengan kebutuhan rakyat, bukan hanya dengan tuntutan pasar global.
  3. Reformasi Sistem Pajak untuk Meningkatkan Keadilan
    Pemerintah harus merumuskan sistem pajak yang lebih adil, dengan menargetkan pajak yang lebih tinggi pada korporasi besar. Pajak yang lebih progresif akan membantu mendanai program pembangunan sosial dan infrastruktur.
  4. Peningkatan Transparansi dalam Perdagangan Internasional
    Negara harus mendorong transparansi dalam perjanjian perdagangan internasional dan pengelolaan sumber daya alam. Setiap kesepakatan yang dibuat harus jelas manfaatnya bagi rakyat dan tidak hanya menguntungkan perusahaan besar.
  5. Pemberdayaan UMKM untuk Mengurangi Ketergantungan pada Korporasi Global
    Negara harus mendukung UMKM agar tidak tergantung pada korporasi besar. Penyediaan insentif dan akses pasar yang lebih luas bagi UMKM akan meningkatkan daya saing domestik dan mengurangi dominasi korporasi global.

Penutup: Menjaga Kesejahteraan Rakyat dari Dominasi Korporasi Global

Korporasi global yang menguasai pasar dan kebijakan negara semakin memperburuk ketimpangan ekonomi. Prayogi R Saputra menekankan bahwa negara harus melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat dengan kebijakan yang berpihak pada rakyat, bukan hanya pada perusahaan besar. Dengan langkah-langkah reformasi yang tepat, Indonesia dapat mengurangi dominasi korporasi global dan menciptakan perekonomian yang lebih adil dan berkelanjutan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Insentif Pajak Global dan Ketidakadilan dalam Sistem Perpajakan Internasional

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Seputar Pajak

Insentif Pajak Global dan Ketidakadilan dalam Sistem Perpajakan Internasional

January 30, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Media Bayaran Indonesia dan Krisis Independensi Pers

January 13, 2026
Pemerintah

Direktur Kemenag Diperiksa, Partai X: Rakyat Tunggu Keadilan, Bukan Klarifikasi!

October 9, 2025
ucius Karus, menyoroti keanehan mekanisme absensi di DPR RI. Ia menyebut DPR merusak logika bahasa karena anggota yang izin tetap dihitung hadir dalam rapat paripurna.
Pemerintah

Izin Tapi Dianggap Hadir, Partai X: Rapat Paripurna atau Drama Absensi Nasional?

July 7, 2025
Pemerintah

SPBU Swasta Wajib Beli Pertamina, Negara Harus Tegakkan Kedaulatan Energi

January 13, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.