By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 31 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Ekonomi > Bulog Jadi Lembaga di Bawah Presiden, Pastikan Pengelolaan Bebas Korupsi!
Ekonomi

Bulog Jadi Lembaga di Bawah Presiden, Pastikan Pengelolaan Bebas Korupsi!

Diajeng Maharani
Last updated: January 29, 2026 1:26 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Pemerintah tengah merencanakan transformasi Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menjadi lembaga di bawah Presiden. Hal ini dilakukan untuk memperkuat peran Bulog dalam pengelolaan pangan nasional, terutama dalam menjaga stabilitas dan pasokan pangan. Namun, pengamat menilai perubahan ini berisiko menciptakan monopoli pasar oleh pemerintah.

Menurut Direktur Ekonomi Digital Center of Economics and Law Studies (Celios), Nailul Huda, langkah menjadikan Bulog sebagai badan mandiri di bawah Presiden berpotensi menimbulkan distorsi pasar. Hal ini karena Bulog akan mengontrol distribusi pangan yang sangat vital di pasar. Huda menilai, Bulog sebaiknya tetap berada di bawah BUMN sektoral, mengingat perannya yang sangat strategis dalam distribusi pangan.

Potensi Distorsi Pasar

Huda memperingatkan bahwa transformasi ini dapat menciptakan monopoli pasar pangan yang dikuasai oleh badan pemerintah. Menurutnya, perubahan ini bisa mengulang pengalaman buruk dari Badan Pengelola Pasar Pangan (BPPC) yang sempat ada sebelumnya.

“Jika Bulog kembali menjadi badan khusus, pasar pangan akan kembali dimonopoli oleh badan pemerintah. Ini dapat menimbulkan ketimpangan,” ujar Huda. Ia juga menekankan pentingnya peran Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang saat ini mengkoordinasikan kebijakan pangan. Jika Bapanas dilebur, fungsi strategisnya bisa terganggu.

Keberhasilan atau Risiko?

Meski demikian, ada pendapat yang lebih optimis dari ekonom senior Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin. Ia melihat penyederhanaan struktur menjadi dua institusi, yakni Bulog dan Kementerian Pertanian, bisa mempercepat pengambilan keputusan terkait pangan. “Dengan pengaturan yang lebih efisien, prioritas berikutnya adalah pengisian posisi dengan profesional yang terbaik,” ujarnya.

Namun, Wijayanto juga menekankan pentingnya mekanisme koordinasi yang jelas. “Koordinasi antar lembaga di bawah Presiden harus dipastikan agar tidak menambah beban pengawasan yang lebih besar,” jelasnya.

You Might Also Like

Aksi Buruh Demo Tuntut Upah Naik, Partai X: Suara Rakyat Harus Didengar
Ketua DPRD Sebut Kesenian Lokomotif Ekonomi! Partai X: Tapi Seniman Masih Bertahan di Pinggir Jalan?
Ketika Fakta Kalah oleh Klik dan Disinformasi Media Sosial
IMF Prediksi RI Nomor Dua Pengangguran Terbesar, Partai X: Proyek Banyak, Tapi Kerja Tak Ada!

Tantangan Bagi Bulog

Transformasi Bulog menjadi lembaga di bawah Presiden bertujuan agar Bulog dapat fokus pada pengelolaan komoditas pangan strategis, seperti beras, gula, minyak goreng, dan daging. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa tujuan perubahan ini adalah untuk menjaga pasokan pangan dan memastikan stabilitas harga di pasar. Hal ini akan mengurangi ketergantungan pada mekanisme pasar yang lebih rawan terhadap spekulasi dan ketidakpastian.

Solusi dan Langkah Ke Depan

Partai X menekankan bahwa perubahan kebijakan ini harus diimbangi dengan pengawasan yang ketat agar tidak menimbulkan potensi penyalahgunaan kekuasaan. Sebagai lembaga yang memegang peran vital dalam pengelolaan pangan, Bulog harus dikelola dengan transparansi dan bebas dari praktik korupsi.

Pemerintah harus memastikan bahwa Bulog yang beroperasi di bawah Presiden tidak hanya efektif dalam distribusi pangan, tetapi juga bebas dari distorsi pasar yang merugikan masyarakat. Solusi yang ditawarkan oleh Partai X adalah pembentukan mekanisme kontrol yang tegas serta penerapan sistem akuntabilitas yang transparan di setiap tahapan pengelolaan pangan.

Masyarakat harus diutamakan dalam setiap kebijakan pangan. Pemerintah perlu memastikan bahwa distribusi pangan tetap merata dan tidak memihak pada satu pihak saja. Dengan adanya perubahan ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaatnya dalam bentuk harga pangan yang stabil dan terjangkau.

Prinsip Partai X yang menekankan pada keadilan sosial dan transparansi harus menjadi pedoman dalam setiap langkah perubahan ini. Keberhasilan transformasi Bulog akan sangat bergantung pada kemampuan pemerintah untuk mengelola perubahan dengan bijaksana dan hati-hati, menjaga keseimbangan antara kebutuhan pasar dan kepentingan rakyat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kepatuhan Administratif Rumit: Pajak yang Tidak Ramah bagi UMKM
Next Article Menyembunyikan Ketimpangan Sosial di Balik Insentif Pajak Global Menyembunyikan Ketimpangan Sosial di Balik Insentif Pajak Global

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

BGN Pastikan PPPK Dapat THR, Kesejahteraan Pegawai Harus Diutamakan!

January 30, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Seputar Pajak

Pemeriksaan Pajak Lewat Waktu adalah Maladministrasi: Ujian Konsistensi Negara Hukum Indonesia

June 3, 2025
Pemerintah

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab di Tengah Krisis Moral

October 28, 2025
Seputar Pajak

PBB Cirebon Naik 1.000 Persen, Partai X: Pajak atau Percobaan Pembunuhan Ekonomi Rakyat?

August 15, 2025
Pemerintah

Pemerintah Hapus Kurungan di Perda, Partai X Ingatkan Proteksi Publik

November 25, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.