By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 30 April 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Kedaulatan Fiskal Tergerus: Ketika Kebijakan Pajak Indonesia Lebih Melayani Pemodal Asing!
Pemerintah

Kedaulatan Fiskal Tergerus: Ketika Kebijakan Pajak Indonesia Lebih Melayani Pemodal Asing!

Diajeng Maharani
Last updated: January 28, 2026 1:52 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Kedaulatan fiskal Indonesia tergerus akibat kebijakan pajak yang lebih mengutamakan kepentingan pemodal asing daripada rakyat. Meskipun Indonesia telah berupaya untuk meningkatkan pendapatan negara, kebijakan pajak yang diterapkan sering kali lebih menguntungkan perusahaan multinasional dan pemodal asing. Hal ini mengarah pada ketimpangan yang semakin besar, di mana sektor-sektor vital negara, seperti pendidikan dan kesehatan, tidak mendapatkan perhatian yang cukup. Ketergantungan pada kebijakan yang tidak berpihak pada kepentingan nasional ini hanya akan menghambat kemajuan ekonomi dan sosial rakyat Indonesia.

Pajak yang Lebih Menguntungkan Pemodal Asing

Kebijakan pajak Indonesia selama ini cenderung lebih menguntungkan pemodal asing daripada rakyat. Salah satu contohnya adalah pemberian insentif pajak yang besar bagi perusahaan multinasional melalui fasilitas seperti Tax Holiday. Kebijakan ini membuat negara kehilangan potensi pendapatan yang seharusnya dapat digunakan untuk pembangunan nasional. Sementara itu, rakyat Indonesia, yang bergantung pada pajak konsumsi seperti PPN, justru semakin terbebani. Rakyat yang sudah terhimpit dengan biaya hidup tinggi harus menanggung beban pajak yang terus meningkat, sementara pemodal asing mendapat fasilitas yang tidak seimbang.

Kebijakan Pajak yang Diktator oleh Pemodal Global

Keterlibatan Indonesia dalam kebijakan pajak global yang dipengaruhi oleh lembaga-lembaga internasional, seperti OECD, semakin memperburuk situasi. Indonesia, meskipun bukan anggota penuh, sering kali dipaksa untuk mengikuti aturan yang ditetapkan oleh negara-negara maju. Melalui mekanisme seperti BEPS (Base Erosion and Profit Shifting), Indonesia harus mematuhi standar perpajakan yang lebih berpihak pada negara-negara besar dan pemodal asing. Hal ini mengurangi kedaulatan Indonesia dalam menentukan kebijakan fiskalnya sendiri, dan justru memperburuk posisi ekonomi domestik.

Solusi: Memperjuangkan Kedaulatan Fiskal dan Menata Ulang Kebijakan Pajak

Untuk mengembalikan kedaulatan fiskal Indonesia, diperlukan reformasi struktural dalam kebijakan pajak. Pemerintah harus mengurangi ketergantungan pada kebijakan internasional yang tidak adil bagi negara berkembang. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan mengalihkan beban pajak dari rakyat kepada sektor yang lebih mampu, seperti pemodal asing dan perusahaan besar. Kebijakan pajak harus lebih berfokus pada penguatan basis pajak domestik dan mengurangi ketergantungan pada insentif pajak yang merugikan negara.

Indonesia perlu meningkatkan kapasitas untuk mengelola kebijakan fiskalnya secara mandiri. Salah satu cara untuk mencapai ini adalah dengan membangun kebijakan pajak yang lebih adil dan sesuai dengan kebutuhan nasional. Pemerintah harus berupaya untuk memperluas basis pajak dengan mengurangi ketergantungan pada pajak konsumsi yang regresif dan lebih mengandalkan pajak kekayaan dan pendapatan yang lebih progresif. Dengan cara ini, negara dapat lebih mandiri dalam mengelola sumber daya fiskal dan tidak tergantung pada kebijakan yang dipaksakan oleh pemodal asing.

Kesimpulan

Kedaulatan fiskal Indonesia semakin tergerus dengan kebijakan pajak yang lebih menguntungkan pemodal asing daripada rakyat. Untuk mengembalikan kedaulatan fiskal, pemerintah perlu melakukan reformasi pajak yang berpihak pada kepentingan nasional. Dengan mengalihkan beban pajak kepada sektor yang lebih mampu dan memperkuat kapasitas fiskal domestik. Indonesia dapat menciptakan sistem perpajakan yang lebih adil dan berkelanjutan. Langkah-langkah tersebut akan memastikan bahwa pendapatan negara digunakan untuk kesejahteraan rakyat, bukan hanya untuk menguntungkan pemodal asing.

You Might Also Like

Hapus Honorer Sekarang! Partai X: Guru Harus Sejahtera, Bukan Diperas Sistem!
Cak Nun dan 5 Tahapan Spiritualitas dalam Rancang Bangun Negara
Zulhas Gagal Paham Pajak Saat Rakyat Diminta Diam
Tagar Indonesia Gelap Trending, Partai X Ungkap Fakta Mengejutkan!

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Polisi Minta Maaf soal Pedagang Es Gabus, Tindak Tegas yang Salah!
Next Article Kedaulatan Fiskal Indonesia Hilang, Kini Negara Lebih Jadi Pelayan Bagi Kapitalis Global

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Demokrasi Prosedural Kosong: Antara Hak Memilih dan Ilusi Pilihan

April 28, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Dosen dan Guru Minta Larang Dana Pendidikan untuk MBG, Prioritaskan Pendidikan!

February 6, 2026
Pemerintah

Keterlambatan Pengawasan Proyek dan Potensi Korupsi yang Terabaikan

January 23, 2026
Menaker mengklaim tetap optimistis bahwa mayoritas penerima BSU akan menggunakan dana sesuai peruntukan.
Ekonomi

BSU Dipakai Judi Online, Partai X: Kalau Pemerintah Takut Menutup Server, Siapa Sebenarnya Bandar Besarnya?

July 9, 2025
Pemerintah

Kritik Media Dukung Demokrasi, Partai X: Suara Publik Harus Dijaga

November 24, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.